Gejala Pikun yang Umum Terjadi dan Bedanya dengan Alzheimer


Gejala pikun dapat berupa penurunan daya ingat, sulit berkomunikasi, dll. Penyakit yang biasa menyerang usia tua ini memiliki perbedaan dengan alzheimer yang sama-sama mengganggu ingatan.

(0)
Gejala pikun salah satunya adalah penurunan daya ingatKenali perbedaan dan penyebab Alzheimer dan pikun pada kaum lansia
Apakah anda akhir-akhir ini sering sulit mengingat hal-hal yang baru saja terjadi, sering kebingungan, dan sulit berkonsentrasi. Bila anda mengalami gejala-gejala seperti itu, kemungkinan anda mengalami pikun.Apakah ini tandanya anda akan mengalami Alzheimer? Sebelum khawatir berlebihan, mari kenali perbedaan pikun dan Alzheimer terlebih dahulu.[[artikel-terkait]]

Pikun dan 4 ciri-cirinya

Istilah pikun atau demensia mengacu pada gejala-gejala yang memengaruhi daya ingat, daya berpikir, dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.Sekitar 40% orang di atas usia 65 tahun secara normal dapat mengalami penurunan daya ingat karena proses penuaan yang dianggap sebagai hal normal. Namun lain halnya dengan pikun dan Alzheimer, keduanya bukan proses penuaan yang normal.Lalu, bagaimana ciri-ciri pikun dan perbedaannya dengan penurunan daya ingat yang normal terjadi pada lansia?

1. Penurunan daya ingat

Pada orang tua normal, mungkin dapat terjadi penurunan daya ingat ringan. Misalnya mereka akan lupa kejadian yang terjadi sekitar satu tahun yang lalu.Sedangkan orang yang pikun mengalami gangguan daya ingat berat sampai mengganggu aktivitasnya sehari-hari seperti lupa kejadian atau pembicaraan yang baru saja terjadi.

2. Sulit berkomunikasi dan sulit mengingat kata-kata atau nama

Orang tua yang normal mungkin dapat lupa nama orang yang jarang ditemuinya dan kadang sulit mengingat apa yang ingin dikatakannya.Sebaliknya orang yang pikun dapat mengalami gangguan daya ingat yang berat, seperti lupa nama keluarga atau orang terdekatnya dan berulang kali berhenti untuk menemukan kata-kata yang ingin mereka utarakan.

3. Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari

Orang yang mengalami pikun dapat mengalami kesulitan ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti sering tersesat ketika berkendara, sulit menyelesaikan masalah, sulit membuat rencana, serta seringkali kebingungan.

4. Orang yang pikun juga rentan mengalami masalah psikis

Orang yang pikun rentan mengalami masalah psikis seperti perubahan perilaku atau kepribadian, depresi, kecemasan, sering merasa ketakutan, mudah marah, halusinasi,  dan gangguan tidur.

Perbedaan pikun dan Alzheimer

Setelah mengetahui ciri dan perbedaan pikun dengan lupa normal yang sering terjadi pada lansia, pertanyaan selanjutnya adalah apakah pikun dan Alzheimer itu sama?Walau keduanya sepertinya sama, namun sebenarnya berbeda. Perbedaannya adalah pikun merupakan gejala, sedangkan Alzheimer adalah sebuah penyakit atau penyebabnya.Contohnya adalah seperti seseorang yang mengalami gejala radang tenggorokan, penyebab pastinya bisa bermacam-macam seperti alergi, infeksi virus, dan sebagainya.Begitupun dengan pikun. Seperti contoh di atas, pikun adalah gejala, sedangkan  penyebabnya bisa bermacam-macam. Penyebab pikun antara lain penyakit Alzheimer, Huntington, Parkinson, dan Creutzfeldt-Jakob.Selain itu pikun dapat juga disebabkan oleh kekurangan vitamin tertentu, masalah tiroid, infeksi seperti HIV, stroke, gangguan mental seperti depresi, penggunaan obatan-obatan tertentu dalam jangka waktu lama, dan trauma kepala.Ada tipe pikun yang dapat disembuhkan yaitu pikun yang disebabkan oleh kekurangan vitamin dengan memenuhi kebutuhan vitamin. Pikun yang disebabkan kelainan tiroid dapat disembuhkan dengan mengatasi masalah tiroid.Sedangkan Alzheimer adalah tipe pikun yang tidak dapat disembuhkan. Hanya  ada obat untuk meringankan gejalanya saja.Pada proses penuaan yang normal, otak seseorang akan sedikit mengecil dan kehilangan sel saraf. Namun, pada penderita Alzheimer, sel saraf banyak yang mati. Akibatnya, penderita Alzheimer akan kesulitan dalam hal bahasa, berpikir, mengingat, berinteraksi sosial, bahkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Dapat disimpulkan pikun adalah salah satu gejala Alzheimer, namun tidak semua orang pikun mengalami Alzheimer.Sebab itu, penting bila anda atau kerabat anda yang mengalami gejala pikun memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapat penanganan yang tepat.
gangguan lansialansiakesehatan lansiaalzheimerdemensia
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/dementia-early-signs
Diakses 7 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dementia/symptoms-causes/syc-20352013
Diakses 7 Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323283.php
Diakses 7 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/alzheimers-disease/difference-dementia-alzheimers
Diakses 7 Mei 2019
Alzheimers.net. https://www.alzheimers.net/difference-between-alzheimers-and-dementia/
Diakses 7 Mei 2019
National Institute of Aging. https://www.nia.nih.gov/health/what-happens-brain-alzheimers-disease
Diakses 20 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait