Membedah Struktur Hati alias Anatomi Hepar Manusia Secara Lengkap

(0)
26 May 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Struktur hati terlihat sederhana, namun sebenarnya cukup kompleks dan melibatkan banyak bagianStruktur hati sebenarnya cukup kompleks
Tahukah Anda jika hati adalah organ tubuh terbesar kedua setelah kulit? Berat organ ini adalah sekitar 1,5 kg dan terletak di perut sebelah kanan atas, di bawah diafragma. Struktur hati yang paling terlihat adalah dua bagian atau lobus di sebelah kanan dan kirinya. Namun di balik itu, masih ada susunan lain yang menyusun organ ini.Fungsi hati yang utama adalah untuk menyaring darah yang berasal dari saluran pencernaan sebelum akhirnya membantu untuk mengalirkannya ke seluruh tubuh. Organ ini juga berfungsi untuk menyaring obat-obatan dan racun dari tubuh, memproduksi kolesterol untuk membantu membawa lemak ke seluruh tubuh, hingga sebagai penyimpanan zat besi.Hati juga akan menyimpan kelebihan gula di tubuh yang nantinya akan digunakan sebagai cadangan energi. Lebih lanjut, berikut ini bagian-bagian hati yang akan saling bekerjasama agar organ ini bisa menjalankan berbagai fungsinya.

Struktur hati dan bagian-bagiannya

Hati adalah organ berawarna cokelat kemerahan yang akan terasa kenyal jika disentuh secara langsung. Namun, Anda tidak bisa merasakan hati ketika menyentuh area perut sebelah kanan karena organ ini terlindungi oleh tulang rusuk.Di bawah hati terdapat kantung empedu, pankreas, dan usus. Hati dan organ-organ inilah yang akan selalu bekerja sama untuk menyerap, mencerna, dan mengolah makanan serta minuman yang kita konsumsi.Di bagian luarnya, organ ini ditutupi oleh lapisan seperti kapsul yang bernama Glisson’s capsule. Jika dilihat sekilas, hati terlihat hanya memiliki dua lobus. Namun pada kenyataannya, masih terdapat dua lobus tesembunyi di bagian belakangnya. Berikut ini lobus-lobus yang ada di hati:
  • Lobus kanan. Lobus ini berukuran enam kali lebih besar dibandingkan lobus kiri.
  • Lobus kiri. Lobus yang berukuran lebih kecil dan lebih pipih dibanding lobus kanan.
  • Lobus kaudatus. Lobus ini terletak di belakang lobus kanan dan menyelimuti meupun mengelilingi vena cava inferior atau pembuluh darah balik, yang mengarah ke jantung.
  • Lobus kuadrat. Lobus ini terletak di bawah lobus kaudatus dan terletak mengelilingi kantung empedu.
Lobus kanan dan lobus kiri dibatasi oleh suatu struktur yang dinamakan ligamen falsiformis. Ligamen ini adalah satu dari empat kelompok ligamen yang menjadi penyangga hati agar bisa tetap berada pada tempatnya.Lebih lanjut, berikut ini penjelasan seputar ligamen pada organ hati:

1. Ligamen falsiformis

Ligamen yang berbentuk seperti bulan sabit ini terletak di hati bagian depan, serta berperan untuk memisahkan lobus kanan dan lobus kiri. Ligamen ini menyangga hati bagian depan karena terhubung ke dinding perut bagian depan.

2. Ligamen koroner

Ligamen ini berada di bagian atas hati dan berlanjut hingga ke bagian bawah diafragma dan berfungsi menyangga bagian atas hati.

3. Ligamen triangular

Ligamen triangular terbagi menjadi dua bagian, kiri dan kanan. Ligamen triangular kiri merupakan gabungan dari ligamen koroner yang ada di puncak hati sebelah depan maupun belakang. Ligamen ini menempel dari lobus kiri hingga ke diafragma. Sementara itu, ligamen triangular kanan menempel dari lobus kanan hingga ke diafragma.

4. Lesser omentum

Lesser omentum menyangga hati dengan dua jenis ligamen, yaitu ligamen hepatoduodenal yang menghubungkan hati dengan usus dua belas jari atau duodenum, serta ligamen hepaogastric yang menghubungkan hati dengan lambung.

Struktur hati lainnya

Selain lobus dan ligamen, masih ada beberapa bagian hati yang memilki peran penting, yaitu:

• Lobulus

Struktur hati bagian dalam jika dilihat secara mikroskopik sebenarnya akan terlihat tersusun dari sekitar 100.000 unit lobulus berbentuk segi enam atau hexagonal. Di dalam lobulus terdapat banyak pembuluh darah yang dikaitkan oleh saluran bernama sinusoid.Sinusoid terdiri dari dua macam sel utama, yaitu sel kupffer dan hepatosit. Sel kupffer berperan dalam menyaring sel darah merah.Sementara itu, hepatosit adalah sel yang berperan dalam hampir semua fungsi hati, mulai dari metabolisme, pencernaan, hingga penyimpanan.

• Saluran empedu

Di dalam hati juga terdapat saluran empedu, yang menghubungkan antara hati dengan kantung empedu. Saluran ini jumlahnya cukup banyak dan susunannya bercabang menyerupai pohon kemudian menyatu di bagian tertentu, membentuk duktus hepatikus. Duktus hepatikus ini berperan sebagai saluran keluar masuknya cairan empedu.

• Pembuluh darah

Hati memiliki susunan pembuluh darah yang unik karena organ ini memiliki sistem sendiri yang dinamakan hepatic portal vein system. Oleh karena itu, hati bisa menyaring sel darah sebelum menyalurkannya ke seluruh tubuh dan mengembalikannya ke jantung.Bagian-bagian hati tersebut saling bekerjasama agar organ ini bisa tetap menjalankan fungsinya dengan baik. Mengingat fungsi hati sangatlah penting untuk tubuh, maka Anda haruslah terus menjaga kesehatannya dengan menjalani gaya hidup yang sehat dan berolahraga secara teratur.
penyakit hatifungsi organanatomi manusia
Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/liver-anatomy-and-functions
Diakses pada 12 Mei 2020
WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/picture-of-the-liver#1
Diakses pada 12 Mei 2020
Inner Body. https://www.innerbody.com/image_digeov/card10-new2.html
Diakses pada 12 Mei 2020
Teach Me Anatomy. https://teachmeanatomy.info/abdomen/viscera/liver/
Diakses pada 12 Mei 2020
https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/liver-anatomy-and-functions
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait