Cara Tahu Apakah Siklus Menstruasi Normal atau Tidak


Siklus menstruasi yang normal adalah 21 - 35 hari, namun rata-rata wanita memiliki siklus selama 28 hari. Siklus haid dihitung dari hari pertama haid bulan ini hingga hari pertama haid bulan berikutnya.

0,0
16 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Siklus menstruasi yang normal bisa berlangsung selama 21 - 35 hari, namun rata-ratanya adalah 28 hariSiklus menstruasi yang normal rata-rata berlangsung selama 28 hari
Siklus menstruasi atau siklus haid adalah rentang waktu yang dibutuhkan oleh tubuh, untuk menjalani perubahan sebagai usaha untuk mempersiapkan kehamilan. Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Lama siklus haid setiap wanita berbeda-beda, tapi normalnya adalah antara 21 hingga 35 hari dan rata-rata berlangsung selama 28 hari.
Siklus ini terjadi secara alami di tubuh wanita sebagai usaha untuk mempersiapkan kehamilan. Setiap bulannya, ovarium (indung telur) melepaskan sel telur. Proses ini dinamakan dengan ovulasiDi waktu yang sama, terjadi perubahan hormon di tubuh wanita untuk menebalkan dinding uterus (rahim) demi mempersiapkan kehamilan.Jika ovulasi telah terjadi namun tidak terjadi pembuahan karena sel telur tidak dibuahi sperma, maka sebagian lapisan dinding rahim akan luruh dan keluar melalui vagina. Proses inilah yang biasa kita sebut dengan menstruasi atau haid.

Bagaimana cara mengetahui siklus menstruasi yang normal?

Sebenarnya, kriteria siklus menstruasi yang normal bisa berbeda pada tiap wanita. Namun, secara umum, Anda dapat menggunakan acuan di bawah ini untuk memahami yang semestinya.

1. Dari segi waktu

Hari pertama siklus menstruasi dihitung dari hari pertama Anda terakhir kali mengalami menstruasi. Lalu, hari terakhir siklus, dihitung dari hari pertama menstruasi berikutnya. Misalnya, hari pertama menstruasi bulan lalu adalah tanggal 3, lalu hari pertama menstruasi bulan ini adalah tanggal 1, maka untuk mengetahui lama siklus menstruasi, Anda cukup menghitung jumlah hari dari tanggal 3 bulan lalu hingga tanggal 1 bulan ini.Rata-rata, siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari. Namun, siklus menstruasi yang berlangsung selama 21-35 hari juga masih masuk dalam jangka waktu normal. Melihat perbedaannya yang begitu jauh, tidak heran jika kriteria siklus menstruasi yang normal antarwanita pun bisa jauh berbeda.Berbagai hal dapat memengaruhi panjangnya siklus menstruasi seorang wanita. Salah satunya adalah usia.Selama tahun pertama hingga tahun kedua setelah seorang wanita mulai mengalami menstruasi, periode siklus menstruasinya cenderung lebih panjang. Lalu, seiring bertambahnya usia, lama-kelamaan wanita akan mengalami siklus menstruasi yang lebih pendek dan teratur.Selain itu, penggunaan alat kontrasepsi, seperti pil KB dan spiral, bisa memengaruhi siklus menstruasi. Lamanya seorang wanita mengalami menstruasi juga dapat berbeda-beda. Kebanyakan wanita mengalami menstruasi selama tiga hingga lima hari. Namun, menstruasi yang terjadi dalam 2 hingga 7 hari, masih dianggap normal.

2. Volume darah menstruasi

Normal atau tidaknya siklus menstruasi juga bisa dilihat dari volume darah yang keluar saat haid. Rata-rata, seorang wanita akan mengeluarkan darah sebanyak 15 hingga 90 ml selama masa ini berlangsung. Konsistensi darah yang keluar pun bisa sedikit cair atau sedikit kental disertai adanya gumpalan-gumpalan darah. Tidak hanya berwarna merah gelap, darah menstruasi yang keluar pun ada yang berwarna sedikit kecoklatan atau merah muda.  

3. Gejala yang dialami

Saat siklus menstruasi sudah akan berakhir, beberapa gejala pre menstrual syndrome (PMS) akan mulai muncul. Gejala yang dimaksud antara lain:
  • Payudara terasa lebih lunak dan nyeri
  • Perut terasa tidak enak
  • Suasana hati menjadi lebih buruk
  • Muncul jerawat
  • Muncul rasa sakit atau kram pada area perut bagian bawah dan punggung
  • Lebih sering lapar
  • Gangguan tidur

Cara mengetahui siklus menstruasi yang tidak normal

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait siklus menstruasi yang tidak normal:

1. Ciri siklus menstruasi tidak normal

Ciri siklus menstruasi yang tidak normal adalah:
  • Berlangsung kurang dari 21 hari dan lebih dari 35 hari
  • Tidak menstruasi tidak bulan berturut-turut
  • Darah yang keluar saat menstruasi sangat sedikit atau sangat banyak, jauh berbeda dari biasanya
  • Darah haid keluar lebih dari 7 hari
  • Menstruasi disertai dengan nyeri, kram, mual, atau muntah yang parah
  • Darah keluar di tengah-tengah siklus menstruasi, setelah berhubungan seks, atau setelah masa menopause

2. Penyebab siklus menstrusasi tidak normal

Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak normal:
  • Perubahan hormon di tubuh, akibat penyakit seperti polycystic ovary syndrome (PCOS), atau adanya gangguan pada hormon estrogen
  • Penyakit tertentu
  • Konsumsi obat tertentu
  • Terlalu banyak berolahraga
  • Pola makan yang tidak sehat
  • Stres
  • Kenaikan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Presentase lemak tubuh terlalu sedikit, yang biasanya terjadi pada atlet maupun wanita yang mengalami gangguan makan
  • Tanda menopause

3. Ciri menstruasi tidak normal yang harus segera diperiksakan ke dokter

Meski tidak semua gangguan siklus menstruasi menandakan kelainan, Anda tetap disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter apabila:
  • Sudah berhenti menstruasi selama 90 hari, padahal tidak sedang hamil
  • Siklus menstruasi tiba-tiba menjadi tidak teratur, padahal selama ini selalu teratur
  • Menstruasi berlangsung lebih dari tujuh hari
  • Mengalami pendarahan yang jauh lebih banyak dari biasanya hingga perlu mengganti pembalut setiap jam
  • Mengalami perdarahan di tengah-tengah siklus menstruasi
  • Pusing disertai denyut nadi yang cepat
  • Merasakan nyeri yang hebat saat menstruasi
  • Tiba-tiba merasakan demam dan sakit setelah menggunakan tampon

Catatan dari SehatQ

Jangan menunda periksakan kondisi Anda ke dokter apabila siklus menstruasi Anda dirasa tidak normal. Jika didiamkan, risiko penyakit yang mungkin menjadi penyebab terjadinya kondisi ini dapat terus berkembang semakin parah.
siklus haidmenstruasipenyakit wanitakesehatan wanitagangguan menstruasipcos
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/menstrual-cycle/art-20047186
Diakses pada 9 Mei 2019
Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/health-and-wellness/menstruation/how-do-i-know-if-my-menstrual-cycle-normal
Diakses pada 9 Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/women/normal-period
Diakses pada 9 Mei 2019
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14633-abnormal-menstruation-periods
Diakses pada 23 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait