Memahami Perbedaan Proses Katabolisme dan Anabolisme

(0)
23 Jun 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada sejumlah perbedaan anabolisme dan katabolismeProses katabolisme dan anabolisme merupakan bagian dari metabolisme
Proses metabolisme menghasilkan energi untuk keberlangsungan hidup manusia, mulai dari bergerak, berpikir, hingga tumbuh. Proses ini dibagi menjadi dua, yaitu katabolisme dan anabolisme yang berfungsi mengatur molekul untuk membuat tubuh dapat bekerja secara semestinya.Kedua proses ini melibatkan berbagai protein tertentu yang dihasilkan oleh tubuh. Ribuan reaksi metabolisme terus berlangsung dalam waktu yang sama. Semuanya telah diatur oleh tubuh untuk menjaga supaya sel-sel kita tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Mengenal proses katabolisme

Katabolisme adalah proses memecah molekul yang lebih besar atau rumit (kebanyakan karbohidrat dan lemak), menjadi molekul yang lebih kecil dan sederhana agar dapat dimanfaatkan oleh tubuh.Salah satu contoh katabolisme adalah proses glikolisis, yakni penguraian glukosa enam rantai karbon menjadi glukosa dua rantai karbon yang lebih mudah digunakan oleh tubuh.Fungsi katabolisme berkaitan dengan memecah jaringan tubuh dan simpanan energi untuk mendapatkan lebih banyak bahan bakar supaya berbagai fungsi tubuh bisa berjalan dengan semestinya.Proses katabolisme membantu melepaskan energi sehingga dapat menyediakan bahan bakar untuk:
  • Proses anabolisme
  • Memanaskan tubuh
  • Memungkinkan otot berkontraksi dan tubuh bergerak.
Saat molekul kompleks dipecah menjadi zat yang lebih sederhana, tubuh lalu melepaskan produk sisa metabolisme (limbah tubuh) melalui kulit, ginjal, paru-paru, dan usus.Proses katabolisme terdiri dari tiga tahapan, yakni:

1. Tahap pencernaan

Pada tahap pencernaan, molekul organik besar, seperti lipid, protein, dan polisakarida, dicerna menjadi komponen yang lebih kecil di luar sel. Tahap ini dilakukan pada zat pati, selulosa, atau protein yang tidak dapat langsung diserap oleh sel tubuh.

2. Pelepasan energi

Setelah dipecah, molekul-molekul tersebut kemudian diambil oleh sel tubuh dan diubah menjadi molekul-molekul yang lebih kecil, biasanya asetil koenzim A yang melepaskan sejumlah energi.

3. Energi tersimpan

Energi yang dilepaskan kemudian disimpan dengan mereduksi koenzim nikotinamida adenin dinukleotida menjadi NADH.

Mengenal proses anabolisme

Anabolisme adalah proses kebalikan dari katabolisme, di mana molekul kecil dan sederhana dibangun menjadi molekul yang lebih besar dan lebih kompleks. Salah satu contoh anabolisme adalah proses glukoneogenesis, yakni proses pembentukan glukosa oleh hati dan ginjal dari sumber nonkarbohidrat.Fungsi anabolisme berkaitan dengan membangun jaringan tubuh dan melakukan penyimpanan energi. Secara keseluruhan, proses anabolisme mendukung terjadinya:Melalui proses anabolisme, molekul-molekul kecil dapat diubah menjadi molekul-molekul karbohidrat, protein, dan lemak yang lebih besar sekaligus kompleks.Proses anabolisme terdiri dari tiga tahapan, yaitu:

1. Tahap produksi

Tahap ini melibatkan produksi senyawa prekursor, seperti asam amino, monosakarida, isoprenoid, dan nukleotida.

2. Aktivasi

Berbagai senyawa prekursor tersebut kemudian diaktifkan menjadi bentuk reaktif dengan menggunakan energi dari adenosin tripospat (ATP).

3. Pembangunan molekul kompleks

Pada proses ini, berbagai senyawa prekursor dibangun menjadi molekul-molekul kompleks, seperti protein, polisakarida, lipid, dan asam nukleat.

Perbedaan anabolisme dan katabolisme

Proses katabolisme dan anabolisme jelas berbeda. Berikut adalah beberapa perbedaan anabolisme dan katabolisme yang dapat Anda ketahui selain dari penjelasan di atas.
  • Pada proses anabolisme, hormon yang berperan adalah hormon estrogen, insulin, hormon pertumbuhan, dan testosteron. Sementara itu, proses katabolisme akan melibatkan hormon adrenalin, kortisol, sitokin, dan glukagon.
  • Perbedaan anabolisme dan katabolisme juga terletak dalam penggunaan energi dan oksigen. Anabolisme adalah proses yang tidak membutuhkan oksigen, tapi menggunakan energi yang cukup besar. Di sisi lain, katabolisme adalah proses yang membutuhkan oksigen dan melepaskan energi.
  • Proses anabolisme umumnya terjadi saat tubuh beristirahat atau tidur, sedangkan katabolisme terjadi saat tubuh aktif atau membutuhkan energi.
  • Reaksi anabolisme saat berolahraga dapat membentuk tubuh dan massa otot, sedangkan reaksi katabolisme bisa membakar lemak dan kalori.
Itulah penjelasan seputar proses katabolisme, anabolisme, dan perbedaan di antara keduanya. Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
fungsi organ
Britannica. https://www.britannica.com/science/metabolism
Diakses 9 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/catabolism-vs-anabolism
Diakses 9 Juni 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/teens/metabolism.html
Diakses 9 Juni 2021
News Medical Net. https://www.news-medical.net/life-sciences/What-is-Anabolism.aspx
Diakses 9 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait