Memahami MCT Oil dan Manfaatnya untuk Kesehatan


Medium-chain triglyceride atau MCT oil adalah suplemen makanan yang populer di kalangan atlet dan binaragawan. Manfaatnya beragam, mulai dari menurunkan berat badan hingga meningkatkan energi.

0,0
12 Aug 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
MCT oil adalah suplemen yang populer di kalangan atlet dan binaragawan.MCT oil umumnya diekstrak dari lemak MCT yang dikandung minyak kelapa.
Minyak trigliserida rantai sedang (medium-chain trygliceride) atau MCT oil adalah suplemen makanan yang mungkin sudah tak asing lagi di telinga atlet dan binaragawan. MCT oil umumnya diekstrak dari lemak MCT yang dikandung minyak kelapa, minyak kelapa sawit, hingga beberapa produk olahan susu.Sebagian orang percaya bahwa MCT oil menawarkan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menurunkan berat badan, meningkatkan energi, hingga menurunkan kolesterol. Sebelum mencobanya, simak penjelasan ilmiahnya berikut ini.

Manfaat MCT oil yang didukung penelitian

Terdapat empat jenis MCT, mulai dari asam kaproat, asam kaprilat, asam kaprat, hingga asam laurat. Masing-masing MCT ini dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.Penasaran dengan berbagai manfaat MCT oil untuk kesehatan? Berikut penjelasannya.

1. Menurunkan berat badan

Dilansir dari sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Obesity Research, sejumlah ahli menemukan bahwa MCT oil dapat meningkatkan jumlah kalori dan lemak yang dibakar oleh peserta pria yang memiliki berat badan berlebih. Inilah alasan mengapa MCT oil dipercaya bisa mencegah obesitas dan merangsang penurunan berat badan.Studi lain yang dirilis dalam HHS Public Access menyatakan bahwa MCT oil bisa meningkatkan jumlah hormon yang mampu menurunkan nafsu makan dan membuat seseorang merasa kenyang.Meski begitu, masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikan manfaat MCT oil untuk menurunkan berat badan.

2. Menurunkan kolesterol

Dilansir dari Medical News Today, MCT oil juga berpotensi bisa menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Lipids, sekitar 40 partisipan wanita berhasil mengalami penurunan kolesterol jahat dan peningkatan kolesterol baik setelah mengonsumsi minyak kelapa yang mengandung MCT, dibandingkan dengan partisipan lain yang mengonsumsi minyak kedelai sambil menjalani diet rendah kalori.Namun, studi tersebut tidak memerhatikan MCT oil secara spesifik. Masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk membuktikan fungsi MCT oil yang satu ini.Anda juga perlu waspada karena MCT oil mengandung tinggi lemak MCT yang dikandung oleh minyak kelapa sehingga bisa meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh Anda. Sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencobanya.

3. Menurunkan kadar gula darah

Selanjutnya, MCT oil juga dianggap bisa menurunkan kadar gula darah dan berpotensi bisa berdampak baik pada manajemen diabetes.Sebuah penelitian yang dirilis dalam jurnal Metabolism membuktukan bahwa MCT mampu meredakan berbagai faktor risiko diabetes, termasuk resistensi insulin, pada sekelompok pasien diabetes tipe 2.

4. Sumber energi yang baik

Tubuh dapat menyerap MCT lebih cepat dibandingkan trigliserida rantai panjang atau long-chain trygliceride (LCT), yang mengandung lebih banyak karbon di dalam rantai asam lemaknya.Sebab, MCT dapat bergerak lebih cepat dari usus ke hati dan tidak membutuhkan pemecahan cairan empedu.  Di dalam organ hati, lemak dipecah untuk digunakan sebagai energi atau disimpan sebagai lemak tubuh. Karena MCT lebih mudah masuk ke dalam sel tanpa dipecah, mereka dapat digunakan sebagai sumber energi secara langsung.

5. Melawan pertumbuhan jamur dan bakteri

MCT oil diyakini memiliki senyawa antimikroba dan antijamur. Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Medicinal Food menjelaskan bahwa minyak kelapa yang mengandung MCT mampu mengurangi pertumbuhan jamur Candida albicans sebanyak 25 persen.Masih dari studi yang sama, minyak kelapa yang mengandung MCT juga mampu mengurangi pertumbuhan bakteri Clostridium difficile.Sayangnya, studi tersebut masih bersifat in vitro (tabung) atau baru dilakukan pada hewan uji saja. Masih dibutuhkan penelitian lain yang langsung melibatkan manusia sebagai partisipannya untuk membuktikan fungsi MCT oil tersebut.

Efek samping mengonsumsi MCT oil yang perlu diwaspadai

MCT yang Anda konsumsi lewat makanan atau suplemen berpotensi memiliki dampak baik untuk kesehatan. Meski begitu, perlu diingat bahwa mengonsumsi MCT oil sama saja dengan mengonsumsi lemak.Mengonsumsi MCT oil dapat meningkatkan jumlah lemak dan kalori dalam pola makan seseorang. Inilah sebabnya pengonsumsian MCT oil secara berlebihan dapat merugikan dan bahkan bisa meningkatkan berat badan.Selain itu, mengonsumsi MCT oil secara berlebihan dalam jangka panjang dipercaya dapat meningkatkan jumlah lemak di dalam hati.Meskipun sebelumnya dijelaskan bahwa MCT oil bisa meningkatkan jumlah hormon yang mampu menurunkan nafsu makan, ternyata produk ini juga bisa merangsang pelepasan hormon lapar pada sebagian orang.Di dalam sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Clinical Nutrition ESPEN Volume 17, MCT dapat meningkatkan hormon yang merangsang nafsu makan (ghrelin dan neuropeptida Y) pada pasien anoreksia.

Sumber MCT selain suplemen

Sebagian besar produk MCT oil memang sudah tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, terdapat beberapa makanan yang mengandung MCT secara alami, di antaranya:Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba MCT oil untuk menghindari efek samping yang merugikan bagi kesehatan.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
hidup sehatpola hidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320251#sources-of-mcts
Diakses pada 29 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mct-oil-benefits#TOC_TITLE_HDR_9
Diakses pada 29 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait