Cara Mencegah Mastitis, Wanita Wajib Paham


Cara mencegah mastitis adalah dengan rutin mengosongkan ASI. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyumbatan pada saluran ASI sehingga mampu menyebabkan radang payudara.

(0)
30 Jul 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara mencegah mastitis adalah dengan menjaga kebersihanCara mencegah mastitis adalah dengan rutin mengosongkan ASI
Cara mencegah mastitis pada dasarnya adalah dengan menjaga kesehatan dan kebersihan ibu agar payudara tidak terserang bakteri.Mastitis adalah infeksi payudara. Mastitis dapat menyebabkan payudara Anda terasa nyeri, kemerahan, bengkak, terasa terbakar, hingga demam.Pada umumnya, mastitis terjadi pada masa menyusui. Kondisi ini juga bisa muncul pada wanita yang tidak menyusui ataupun laki-laki. Untuk mencegah terjadinya mastitis, ada beberapa cara efektif yang bisa Anda lakukan.

Mastitis adalah infeksi payudara

Mastitis adalah infeksi payudara akibat munculnya bakteri
Mastitis adalah infeksi pada jaringan payudara yang sering disebabkan oleh masuknya bakteri dari mulut bayi ke saluran payudara melalui celah puting susu. Namun, mastitis bisa juga hanya peradangan payudara tanpa infeksi.Kondisi ini merupakan masalah umum yang terjadi saat menyusui, bahkan dialami hingga 20% ibu menyusui. Mastitis bisa muncul kapan saja selama menyusui, tetapi lebih sering timbul pada enam minggu pertama setelah kelahiran bayi.Selain disebabkan karena masuknya bakteri ke dalam payudara, mastitis juga diakibatkan karena ibu menyusui tidak mengeluarkan ASI dari payudara secara teratur.Hal ini menyebabkan terjadinya pembengkakan pada payudara dan saluran payudara tersumbat sehingga terjadi mastitis. Bukan hanya itu, mastitis juga dapat dipengaruhi oleh:Pada wanita sehat, mastitis lebih jarang terjadi. Namun, wanita yang memiliki penyakit kronis, diabetes, gangguan sistem kekebalan tubuh, ataupun AIDS, lebih rentan mengalami masalah ini. Komplikasi mastitis berpotensi menyebabkan terbentuknya kumpulan abses atau nanah di payudara Anda sehingga memerlukan tindakan operasi. Oleh sebab itu, segera berkonsultasi pada dokter jika Anda merasa terkena mastitis.

Cara mencegah mastitis

Cara mencegah mastitis penting dilakukan agar Anda terhindar dari berbagai gejala infeksi payudara yang terasa menyakitkan, terutama saat menyusui. Ada beberapa cara mencegah mastitis yang bisa Anda lakukan, yaitu:

1. Sering menyusui terutama ketika payudara terasa penuh

Menyusui rutin agar saluran ASI tak tersumbat merupakan pencegahan mastitis
Mengosongkan ASI, baik dengan memompa ASI maupun memberikan ASI langsung kepada bayi merupakan salah satu cara mencegah mastitis.Sebab, hal ini mengurangi kemungkinan saluran susu tersumbat. Untuk itu, selalu pompa atau berikan ASI untuk bayi selama 3-4 jam sekali dalam 24 jam.

2. Jaga kebersihan

Cuci tangan mampu atasi bakteri penyebab mastitis
Agar terhindar dari infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan pada payudara, cara mencegah mastitis selanjutnya adalah dengan menjaga kondisi agar tetap higienis.Anda bisa melakukannya dengan cuci tangan sebelum memerah ASI atau menyusui. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan puting serta kebersihan bayi, terutama mulut, sebelum ia menyusu.

3. Jangan gunakan bra ketat

Pakaian terlalu ketat berisiko saluran susu tersumbat dan sebabkan mastitis
Pakaian, terutama bra, yang terlalu ketat dan sesak ternyata mampu memicu mastitis. Hal ini dikarenakan ASI menjadi tertekan oleh bra. Ini berakibat saluran susu tersumbat dan meningkatkan risiko mastitis.

4. Terapkan gaya hidup sehat

Istirahat cukup untuk jaga kesehatan supaya terhindar mastitis
Cara mencegah mastitis dilakukan dengan menjaga asupan nutrisi yang beragam dan sehat, menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi, istirahat cukup, dan mengelola stres.Serangkaian aktivitas tersebut terbukti mampu meningkatkan imunitas. Jika kekebalan tubuh meningkat, maka tubuh mampu melawan infeksi. Efeknya, risiko mastitis pun menurun.

5. Pastikan kedua payudara telah dikosongkan

Beri ASI dari kedua payudara agar terhindar dari penyumbatan
Pencegahan mastitis bisa dilakukan dengan membiarkan bayi Anda mengosongkan ASI pada satu payudara sebelum beralih ke payudara yang lain.Selain itu, lakukan perubahan posisi dari satu menyusui ke menyusui berikutnya agar saluran susu tidak tersumbat.

6. Rawat payudara

Beri krim lanolin atau vitamin E agar payudara terawat
Beri perawatan kulit pada payudara sebagai cara mencegah mastitis dengan mengoleskan krim lanolin atau vitamin E. Ini berguna untuk mengurangi infeksi penyebab radang payudara. Namun, jika Anda memiliki alergi wol, sebaiknya hindari menggunakan krim lanolin. Hal ini pun disampaikan pada riset terbitan Drugs and Lactation Database. Selain itu, beri kompres hangat dan pijat payudara jika ditemukan adanya penyumbatan.Cara mencegah mastitis lainnya yang bisa Anda lakukan adalah:
  • Pastikan mulut bayi Anda menempel dengan benar pada payudara ketika menyusu
  • Biarkan puting yang sakit atau pecah-pecah mengering
  • Pastikan mulut dan bibir bayi juga bersih dan tidak terinfeksi mikroorganisme.
Dengan melakukan pencegahan mastitis, radang kelenjar susu pun dapat terhindari.

Makanan untuk pencegahan mastitis

Sayuran hijau mengandung lecithin yang baik untuk saluran susu tersumbat
Selain beberapa hal di atas, ada anggapan bahwa beberapa makanan tertentu dapat dikonsumsi untuk pencegahan mastitis. Benarkah demikian?Asupan lecithin tambahan dianjurkan sebagai pengobatan untuk saluran susu yang tersumbat. Hal ini pun dinyatakan pada riset dari Drugs and Lactation Database.Jika saluran susu tersumbat segera diatasi, hal ini merupakan salah satu cara mencegah mastitis.Lecithin adalah zat alami yang ditemukan dalam kuning telur, kedelai, biji-bijian, kacang-kacangan, daging, makanan laut, sayuran hijau, dan susu.Namun, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi lecithin sebagai pencegahan mastitis secara berlebihan Sebab, makanan dengan lecithin juga tinggi lemak jenuh dan kolesterol.Selain melalui makanan, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen lecithin. Akan tetapi, selalu konsultasikan pada dokter sebelum Anda mencoba suplemen tersebut.Selain lecithin sebagai makanan untuk pencegahan mastitis, terdapat makanan lain yang baik untuk Anda konsumsi selama menyusui.Ketika menyusui, Anda memerlukan banyak energi dan nutrisi. Untuk itu, konsumsi berbagai nutrisi berikut akan sangat membantu:

1. Kalsium

Keju dan susu kaya akan kalsium yang baik untuk ibu menyusui
Anda memerlukan kalsium sebagai bahan utama dalam ASI. Sumber kalsium yang baik dapat Anda temukan dalam susu, keju, yogurt, dan susu kedelai. Selain itu, kalsium juga dapat melindungi kekuatan tulang Anda.

2. Protein

Sumber protein untuk ibu menyusui bisa didapat dari kacang-kacangan
Protein menjadi sumber makanan yang baik dikonsumsi selama menyusui karena memiliki manfaat bagi perkembangan bayi. Protein dapat ditemukan dalam daging, ikan, ayam, telur, dan kacang-kacangan.

3. Zat besi

Asupan zat besi untuk ibu menyusui bisa didapat dari sayur hijau
Selama menyusui, Anda perlu membangun kembali cadangan zat besi yang banyak dihabiskan pada masa kehamilan. Mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, ayam, ikan, roti gandum, sereal, dan sayuran berdaun hijau dapat meningkatkan zat besi dalam tubuh Anda.

4. Vitamin

Konsumsi sayur dan buah untuk mendapatkan sumber vitamin A dan C
Pada masa menyusui, kebutuhan Anda akan vitamin juga menjadi meningkat. Vitamin baik untuk kesehatan Anda dan bayi.Anda dapat mengonsumsi vitamin C, seperti buah jeruk, tomat, dan kentang. Selain itu, konsumsi vitamin A, seperti brokoli, wortel, dan labu, juga diperlukan.

5. Air

Konsumsi air mineral agar tetap terhidrasi selama menyusui
Selama menyusui, banyak wanita yang merasa sangat haus. Minumlah sebanyak 8-10 gelas sehari agar Anda tetap terhidrasi.Hindari minuman yang mengandung kafein karena dapat berpengaruh pada ASI yang menyebabkan bayi diare.

Catatan dari SehatQ

Cara mencegah mastitis dilakukan dengan menjaga kesehatan dengan rutin mengosongkan ASI, mengonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi, dan menjaga kebersihan.Jika kesehatan terjaga, maka Anda akan terhindar dari berbagai penyakit seperti infeksi payudara atau mastitis. Oleh sebab itu, selalu terapkan pola hidup sehat agar kesehatan Anda dan bayi selalu terjaga.Apabila Anda menemukan tanda-tanda mastitis saat menyusui, segera hubungi dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ dan segera ke pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.Jika Anda ingin melengkapi keperluan ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
ibu menyusuimastitismenyusuiinfeksi bakteriperadangan
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mastitis/symptoms-causes/syc-20374829
Diakses pada Juli 2019
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/breast-infection#1
Diakses pada Juli 2019
Vey Well Family. https://www.verywellfamily.com/mastitis-treating-and-preventing-a-breast-infection-431583
Diakses pada Juli 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/lecithin-breast-feeding#4
Diakses pada Juli 2019
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/breastfeeding-and-your-diet
Diakses pada Juli 2019
Drugs and Lactation Database. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501842/
Diakses pada 31 Desember 2020
Drugs and Lactation Database. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501772/#LM864.REF.1
Diakses pada 31 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait