logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Memahami Makna Bahasa Bayi Melalui Gerakan Tubuh

open-summary

Orangtua perlu memahami bahasa bayi melalui gerakan tubuh. Setiap gerakan memiliki makna tersendiri, mulai dari mengantuk, lapar, hingga rasa ketidaknyamanan pada bagian tubuh tertentu.


close-summary

10 Feb 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Memahami bahasa bayi melalui gerakan tubuh sangatlah penting untuk mengetahui perasaan dan keinginan si Kecil

Bayi menendangkan kaki ke udara ketika merasa sangat gembira

Table of Content

  • Makna bahasa bayi lewat gerakan tubuh
  • Pentingnya merespons bahasa bayi yang ditunjukkan lewat gerakan tubuh
  • Catatan dari SehatQ

Setiap bayi mempunyai cara masing-masing untuk berkomunikasi dengan orangtuanya. Salah satu cara yang kerap digunakan oleh bayi untuk berkomunikasi adalah dengan menggunakan tubuhnya. Maka dari itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui bahasa bayi melalui gerakan tubuh agar dapat memahami perasaan maupun keinginan si Kecil.

Advertisement

Makna bahasa bayi lewat gerakan tubuh

Bagi Anda yang baru memiliki anak untuk pertama kali, memahami bahasa bayi lewat gerakan mungkin akan terasa sulit. Dengan mengetahui makna dari gerakan tubuh bayi, Anda tentunya jadi lebih bisa memahami keinginan dan perasaan buah hati.

Berikut sejumlah makna dari bahasa bayi lewat gerakan tubuh:

1. Menendangkan kaki ke udara

Gerakan ini umumnya menjadi cara bayi berkomunikasi dengan Anda untuk pertama kalinya. Bayi menendangkan kaki ke udara ketika merasa sangat gembira dan bahagia. Si Kecil biasa melakukan gerakan tersebut jika mendapat makanan saat lapar, diberi mainan, atau melihat sesuatu yang membuatnya terpesona.

Menendangkan kaki ke udara baik untuk membantu perkembangan otot yang nantinya akan digunakan bayi saat merangkak. Oleh sebab itu, Anda sebagai orangtua bisa memancing si Kecil melakukan gerakan ini dengan membuatnya senang.

2. Memalingkan wajah

Memalingkan wajah sering dikira sebagai bahasa bayi yang menandakannya sedang marah. Hal tersebut memanglah benar. Namun, bayi juga melakukan gerakan ini ketika dia mencoba memahami situasi di sekitar.

Saat memalingkan wajah, Anda sebaiknya membiarkan si Kecil untuk memerhatikan hal-hal yang ingin dilihatnya. Apabila rasa ingin tahu dan kekagumannya sudah terpenuhi, bayi akan kembali mengalihkan perhatian ke orangtuanya.

3. Melengkungkan punggung

Gerakan melengkungkan punggung yang dilakukan oleh bayi memiliki banyak makna. Saat si Kecil melakukan gerakan ketika disusui, hal itu bisa menjadi pertanda bahwa ia ingin berhenti minum. Selain itu, bayi juga melakukan gerakan ini jika mengalami kolik, frustasi, marah, dan lelah.

Ketika bayi melengkungkan punggung, cobalah untuk menenangkannya dengan mengajaknya jalan-jalan keluar atau menunjukkan sesuatu yang menarik baginya. Jika tangisan tak kunjung berhenti, segerakan periksakan kondisi si Kecil ke dokter anak.

4. Merentangkan lengan

Bayi umumnya merentangkan tangan ketika tengah dalam suasana hati yang baik. Selain itu, gerakan ini juga dilakukan buah hati Anda ketika hendak mencoba menyeimbangkan diri saat duduk tegak maupun berdiri.

Apabila bayi merentangkan tangan untuk menyeimbangkan diri saat hendak duduk tegak atau berdiri, Anda bisa membantunya. Anda juga bisa menaruh bantal di sekeliling bayi agar si Kecil bisa berusaha menyeimbangkan dirinya sendiri dengan aman.

5. Mengepalkan tangan

Saat mengepalkan tangan, hal itu bisa menjadi bahwa bayi Anda sedang stres karena merasa lapar. Untuk mengatasi kondisi tersebut, segera beri bayi Anda ASI atau MPASI apabila sudah diperbolehkan.

6. Menekuk lutut

Menekuk lutut adalah salah satu bahasa bayi untuk mengatakan bahwa ia sedang mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit, kembung, atau rasa tidak nyaman pada perut. Ketika bayi Anda melakukan gerakan ini, cobalah untuk menenangkan si Kecil dengan cara menepuk punggungnya. Jika kondisinya tidak kunjung membaik, segera bawa anak Anda ke dokter.

7. Memegang telinga

Umumnya, bayi melakukan gerakan ini ketika merasakan sakit atau ketidaknyamanan pada telinganya. Selain itu, bayi juga memegang telinga mereka saat mulai tumbuh gigi. Jika bayi belum tumbuh gigi, Anda dapat membawa si Kecil ke dokter spesialis THT untuk memeriksa kondisi telinganya secara menyeluruh.

8. Mengucek mata

Mengucek mata menjadi tanda bahwa bayi Anda sedang merasa lelah dan ingin tidur. Untuk membuatnya tertidur, Anda bisa menggendong dan menepuk-nepuk tubuhnya dengan lembut. Jika si Kecil mengucek mata sambil menangis, nyanyikan lagu untuk menenangkannya.

Apabila bayi tidak mengantuk namun mengucek mata, Anda perlu waspada karena itu dapat menjadi pertanda adanya infeksi pada mata. Segera periksakan kondisi anak Anak ke dokter untuk memastikan apa yang jadi penyebabnya.

9. Menggoyang-goyangkan kepala

Bayi menggoyangkan kepala untuk menghibur atau merangsang diri mereka sendiri. Namun, gerakan ini juga dapat menjadi pertanda bahwa si Kecil tengah merasa kesakitan. Jika anak melakukan gerakan tersebut, jauhkan ia dari benda yang bisa membuatnya terbentur.

Anda juga bisa membacakan cerita atau menyanyikan lagu untuk mengalihkan perhatiannya. Berkonsultasi dengan dokter anak dapat membantu Anda mencari tahu penyebabnya.

10. Mengisap jempol tangan

Ketika merasa lapar, bayi umumnya akan mengisap jempol tangan. Meski begitu, gerakan ini juga bisa sebagai cara si Kecil untuk menenangkan diri sebelum tidur. Jika bayi melakukannya karena lapar, berikan buah hati Anda ASI atau MPASI. Namun, apabila bayi mengisap jempol untuk menenangkan diri, tepuk tubuhnya dengan lembut untuk membuat si Kecil cepat tertidur. 

Pentingnya merespons bahasa bayi yang ditunjukkan lewat gerakan tubuh

Ketika bayi melakukan gerakan tertentu untuk berkomunikasi, Anda sebagai orangtua harus sebisa mungkin memberikan respons. Respons baik yang diberikan orangtua dapat membuat buah hati Anda merasa aman dan terlindungi.

Selain itu, menanggapi gerakan tubuh bayi juga merupakan salah satu cara untuk membangun hubungan yang kuat antara orangtua dan anak. Hal tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang si Kecil.

Baca Juga

  • Mengenal Komplikasi Bayi Prematur dan Persentase Harapan Hidupnya
  • Produk Low Hazard dan Organic mana yang lebih baik?
  • Pentingnya Mengenal LILA (Lingkar Lengan Atas) untuk Mengukur Status Gizi Bayi

Catatan dari SehatQ

Memahami bahasa bayi melalui gerakan tubuh sangatlah penting untuk memahami perasaan dan keinginan si Kecil. Tiap gerakan punya makna tersendiri, seperti lapar, mengantuk, hingga rasa ketidaknyamanan pada bagian tubuh tertentu.

Jika gerakan disertai tangis yang tak kunjung selesai, hal tersebut bisa menjadi pertanda bayi mengalami masalah kesehatan tertentu. Oleh sebab itu, segera periksakan kondisi si Kecil ke dokter untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab pastinya.

Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai bahasa bayi melalui gerakan tubuh, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tumbuh kembang bayikolik pada bayitumbuh gigi pada bayimengatasi bayi rewel

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved