Memahami Fungsi Tulang Telapak Kaki dan Masalah yang Bisa Menimpanya

Fungsi tulang telapak kaki dapat terganggu oleh beberapa kondisi
Ilustrasi telapak kaki normal

Telapak kaki memainkan peran yang penting dalam menopang tubuh. Ketika fungsi tulang telapak kaki terganggu karena kondisi tertentu, bukan tidak mungkin mobilitas serta kesehatan tubuh secara keseluruhan juga akan terganggu.

Setiap telapak kaki manusia memiliki 26 ruas tulang, 33 sendi, 19 otot, dan kurang lebih 100 otot, tendon, dan ligamen. Semua bagian tersebut bekerja sama untuk memastikan Anda dapat berdiri, berjalan, dan menyeimbangkan tubuh.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, kadang kala ada penyakit yang mengganggunya. Penyakit apa saja yang dimaksud dan kapan kondisi tersebut menuntut Anda untuk memeriksakannya ke dokter?

Mengenal anatomi telapak kaki

Untuk membahas soal fungsi tulang telapak kaki, Anda terlebih dahulu harus memahami anatominya. Anatomi telapak kaki dikelompokkan berdasarkan tiga bagian, yaitu:

1. Bagian depan

Bagian ini terdiri dari falanges dan metatarsal. Falanges adalah 14 tulang yang membentuk jari-jari kaki Anda. Jempol kaki memiliki dua ruas tulang (distal dan proximal), sedangkan jari-jari kaki yang lain memiliki tiga ruas tulang.

Sementara itu, metatarsal adalah lima tulang (diberi label 1 hingga 5 yang dimulai dari jempol kaki) yang membuat telapak kaki bagian depan terlihat sempurna. Di bawah metatarsal 1, terdapat dua tulang kecil seukuran kacang polong yang dinamakan sesamoid.

2. Bagian tengah

Bagian ini berbentuk seperti piramida yang terdiri dari banyak jenis tulang yang dinamakan tarsal. Tarsal merupakan tulang dengan bentuk tidak beragam, seperti tulang berbentuk kubus, navikular dan medial, hingga runcing intermediate dan lateral.

3. Bagian belakang

Tulang telapak kaki yang umumnya kita kenal disebut dengan istilah talus. Talus sendiri terdiri atas tulang tumit dan pergelangan kaki yang keduanya berfungsi menopang kaki, terutama tulang tungkai dan paha. Dibanding tulang pada telapak kaki lainnya, tulang tumit (calcaneus) merupakan yang berukuran paling besar.

Bersama dengan otot, tendon, dan ligamen, telapak kaki memainkan peranan penting dalam menunjang pergerakan kompleks yang Anda lakukan. Fungsi tulang telapak kaki yang utama adalah mendukung pergerakan dan keseimbangan manusia, juga memastikan Anda bisa lari, melompat, maupun berdiri.

Apa saja penyakit yang bisa mengganggu fungsi tulang telapak kaki?

Banyak hal dapat mengganggu fungsi tulang telapak kaki, salah satu yang paling sederhana adalah menggunakan sepatu yang kesempitan. Beberapa penyakit juga bisa muncul dan mengganggu kerja kaki.

Berikut beberapa penyakit yang mungkin menyerang tulang telapak kaki Anda:

  • Arthritis ibu jari

Arthritis adalah sakit pada sendi yang bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Namun pada telapak kaki, arthritis biasanya menyerang sendiri di bagian bawah tulang ibu jari sehingga dikenal sebagai arthritis ibu jari alias hallux limitus maupun hallux rigidus.

Arthritis ibu jari bisa terjadi karena tulang rawang di persendian yang tidak lagi lentur karena cedera maupun aktivitas berlebihan. Penyakit yang mengganggu fungsi tulang telapak kaki ini ditandai dengan munculnya rasa kaku dan bengkak pada jempol kaki, pengapuran tulang, serta peradangan.

  • Gout (asam urat)

Penyakit yang mengganggu fungsi tulang telapak kaki ini merupakan tipe dari arthritis yang sudah meradang. Gout atau asam urat bisa terjadi di bagian telapak kaki mana saja, namun yang paling sering muncul ialah di dasar tulang jempol kaki.

Gout bisa muncul ketika kadar asam urat dalam darah sangat tinggi sehingga akrab juga dikenal sebagai penyakit asam urat. Asam urat berlebih ini akan mengkristal di persendian yang terdampak sehingga mengakibatkan nyeri hingga bengkak pada bagian tubuh tersebut.

  • Bunion

Bunion adalah adanya benjolan di dekat dasar tulang ibu jari. Orang yang mengidap bunion biasanya merasakan ketidaknyamanan hingga nyeri di area terdampak yang akan terasa semakin parah ketika ia berdiri atau berjalan.

  • Hammer toe

Jari-jari kaki lainnya juga berisiko mengalami penyakit yang dinamakan hammer toe alias jari kaki yang menunjuk ke bawah sehingga terlihat seperti cakar. Kondisi ini akan mengakibatkan munculnya penebalan kulit alias kapalan di ujung jari yang bergesekan dengan sepatu atau kaus kaki.

Penderitanya juga kerap merasa nyeri karena seperti berjalan di atas batu terus-menerus. Ibu jari yang awalnya tidak terdampak juga bisa merasakan sakit karena tekanan saat memakai sepatu.

  • Tulang retak

Retak yang bisa sampai mengganggu fungsi tulang telapak kaki biasanya terjadi karena adanya aktivitas berat dan berulang yang dilakukan telapak kaki, misalnya berjalan dan berlari. Retak ini biasanya bersifat mikroskopik yang bisa kembali memadat jika Anda cukup beristirahat.

Meskipun demikian, kadang tingkat pemulihan tulang yang dilakukan oleh tubuh kalah cepat dengan bertambah parahnya keretakan pada tulang telapak kaki karena tubuh kurang memproduksi hormon tiroid, kalsium, atau vitamin D. Pada level ini, Anda akan mengalami stress fracture.

Apabila Anda memiliki masalah pada tulang telapak kaki, sebaiknya konsultasikan langsung kepada dokter agar kondisi yang Anda alami tidak mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/image-collection/foot_anatomy_detail_picture/picture.htm
Diakses pada 6 Juni 2020

Arthritis Foundation. https://www.arthritis.org/health-wellness/about-arthritis/where-it-hurts/anatomy-of-the-foot
Diakses pada 6 Juni 2020

WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/picture-of-the-feet
Diakses pada 6 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/foot
Diakses pada 6 Juni 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324336
Diakses pada 6 Juni 2020

Artikel Terkait