Memahami Fungsi Sitoskeleton dan Berbagai Strukturnya


Sitoskeleton adalah jaringan filamen dan tubulus yang membentang di seluruh sel, melalui sitoplasma, yang mencakup semua materi di dalam sel selain nukleus. Secara umum, fungsi sitoskeleton adalah mendukung kehidupan sel, memberikan bentuk, serta mengatur dan menyambungkan organel (semacam organ) yang ada di dalamnya

0,0
02 Aug 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sitoskeleton adalah jaringan filamen dan tubulus yang membentang di seluruh selIlustrasi mikrotubulus yang termasuk dalam struktur sitoskeleton
Sitoskeleton adalah jaringan filamen dan tubulus yang membentang di seluruh sel, melalui sitoplasma, yang mencakup semua materi di dalam sel selain nukleus. Sitoskeleton dapat ditemukan pada semua sel, tetapi protein yang merupakan bahan pembentuknya dapat berbeda di antara masing-masing organisme.

Fungsi sitoskeleton

Secara umum, fungsi sitoskeleton adalah mendukung kehidupan sel, memberikan bentuk, serta mengatur dan menyambungkan organel (semacam organ) yang ada di dalamnya. Sitoskeleton juga memiliki peran dalam transportasi molekul, pembelahan sel, dan sinyal sel.Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai fungsi sitoskeleton yang penting bagi kehidupan sebuah sel:

1. Memberikan bentuk sel

Fungsi sitoskeleton yang satu ini terbilang sangat penting, khususnya bagi sel yang tidak memiliki dinding sel, misalnya pada sel hewan. Jenis sel ini tidak mendapatkan bentuknya dari lapisan luar yang tebal.

2. Pergerakan sel

Mikrofilamen dan mikrotubulus pada sitoskeleton memungkinkan sel merangkak dan bermigrasi. Mikrotubulus juga membantu dalam membentuk struktur, seperti silia dan flagela, yang memungkinkan pergerakan sel.

3. Mengatur sel dan organel

Sitoskeleton dapat mengatur sel, membantu pergerakan organel di seluruh sel, serta menjaga organel sel tetap di tempatnya saat menjalankan fungsinya. Misalnya, sitoskeleton membantu memindahkan kromosom selama pembelahan sel.Sitoskeleton dapat dianalogikan seperti kerangka sebuah bangunan yang berfungsi untuk memberikan bentuk pasti bagi sel, menyediakan dukungan, serta menjaga struktur bangunan tetap di tempatnya.

Struktur sitoskeleton

Struktur sitoskeleton terdiri dari tiga jenis filamen yang merupakan rantai protein memanjang berupa mikrofilamen, filamen intermediat, dan mikrotubulus.

1. Mikrofilamen

Mikrofilamen pada sitoskeleton adalah serat protein yang wujudnya seperti benang dengan diameter 3-6 nanometer (nm). Dengan demikian, mikrofilamen merupakan filamen tertipis pada sitoskeleton.Mikrofilamen juga dikenal sebagai filamen aktin karena sebagian besarnya terdiri dari protein aktin yang turut bertanggung jawab dalam kontraksi otot. Maka dari itu, mikrofilamen umumnya ditemukan pada sel otot.Berikut adalah beberapa fungsi mikrofilamen:
  • Fungsi mikrofilamen yang pertama adalah memberikan bantuan dalam sitokinesis, yakni proses saat pembelahan sitoplasma sel menjadi dua sel anak.
  • Fungsi mikrofilamen selanjutnya adalah membantu dalam motilitas (pergerakan) sel dan memungkinkan organisme yang memiliki sel tunggal untuk bergerak, misalnya amoeba.
  • Terakhir, mikrofilamen juga ikut terlibat dalam proses aliran sitoplasma ke seluruh sel untuk memasok nutrisi.

2. Filamen intermediat

Filamen intermediat memiliki lebar sekitar 8-12 nm. Filamen intermediat juga disebut sebagai filamen menengah atau filamen perantara karena letaknya yang berada di antara ukuran mikrofilamen yang lebih kecil dan mikrotubulus yang lebih besar.Filamen intermediat dapat memfasilitasi pembentukan keratin dan neurofilamen. Jenis filamen ini juga dapat terbuat dari protein yang berbeda, seperti keratin, vimentin, desmin, dan lamin.Selain lamin, semua jenis filamen intermediat ditemukan pada sitoplasma. Masing-masing filamen memiliki fungsi berbeda, di antaranya
  • Lamin dapat ditemukan pada nukleus dan berfungsi mendukung selubung nukleus yang mengelilingi nukleus.
  • Filamen menengah pada sitoplasma berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel, menahan tekanan, dan memberikan dukungan struktural pada sel.

3. Mikrotubulus

Berdasarkan ukurannya, mikrotubulus adalah filamen terbesar dari serat sitoskeleton dengan ukuran sekitar 23 nm. Bentuk mikrotubulus menyerupai tabung bulat kecil berongga yang terbuat dari tubulin alfa dan beta.Ada tiga belas tubulin yang terhubung untuk membentuk satu tabung mikrotubulus yang bisa terus berkembang atau menyusut. Bagian sitoskeleton ini sangat dinamis dan dapat berubah dengan cepat.Berikut adalah sejumlah fungsi mikrotubulus dalam sitoskeleton:
  • Mendorong sel bergerak maju dengan membentuk struktur seperti flagela.
  • Membantu pembentukan struktur seperti silia, yang dapat meningkatkan luas permukaan sel dan memungkinkan sel untuk bergerak.
  • Membantu transportasi molekul atau bahan-bahan seluler
  • Membantu pembentukan dinding sel dalam sel tumbuhan.
Selain ketiga struktur di atas, sitoskeleton juga terdiri dari protein motorik tertentu.
  • Miosin, yakni protein yang berinteraksi dengan protein aktin dan sama-sama bertanggung jawab untuk kontraksi otot. Miosin juga terlibat dalam proses sitokinesis, eksositosis, dan endositosis.
  • Kinesin, yakni protein yang bergerak sepanjang mikrotubulus untuk membawa komponen seluler dan berfungsi menarik organel di sepanjang membran sel.
  • Dinein yakni protein yang menarik organel sel ke arah nukleus.
Itulah bagian-bagian dan fungsi sitoskeleton. Baik sel eukariotik maupun prokariotik, keduanya memiliki sitoskeleton. Hanya saja, bentuk sitoskeleton sangat sederhana pada sel prokariotik, tanpa aliran sitoplasma, dan tidak terlihat dengan jelas seperti pada sel eukariotik.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
protein
Biology Dictionary. https://biologydictionary.net/cytoskeleton/
Diakses 20 Juli 2021
Byjus. https://byjus.com/biology/cytoskeleton/
Diakses 20 Juli 2021
Pediaa. https://pediaa.com/difference-between-prokaryotic-and-eukaryotic-cells/
Diakses 20 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait