Memahami Arti Keras Kepala dan Cara Menguranginya

(0)
12 Jun 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu arti keras kepala adalah tidak mau mendengarkan apa kata orang lainIlustrasi seseorang yang tidak ingin mendengarkan pendapat orang lain
Anda mungkin familiar dengan sebutan keras kepala, bahkan Anda mungkin pernah dicap memiliki perangai yang satu itu. Sebetulnya, apa sih arti keras kepala itu sendiri? Apa pula yang menyebabkan seseorang menjadi sangat keras kepala dan bagaimana cara menguranginya?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keras kepala berarti individu yang tidak mau menuruti nasehat orang lain. Sedangkan kamus Cambridge mendefisinikan arti keras kepala sebagai seseorang yang bersikukuh melakukan hal yang ada dalam benaknya dan di saat yang sama menolak mengerjakan hal lain hingga keinginannya tersebut terpenuhi.Sementara dari segi psikologi, keras kepala berarti sikap seseorang yang menolak mengubah pendiriannya. Orang yang keras kepala memiliki prinsip, yaitu “saya tidak akan berubah, Anda pun tidak bisa memaksa saya untuk berubah”.

Mengapa seseorang bisa keras kepala?

Alasan di balik sikap keras kepala seseorang bisa beraneka ragam. Namun, pada dasarnya manusia adalah makhluk yang mendasarkan perilakunya terhadap pencarian terhadap hadiah (reward) atau menghindari penyakit (pain).Berdasarkan hal tersebut, penyebab seseorang menjadi keras kepala dapat diprediksi, seperti:
  • Karakter

Ada orang yang keras kepala karena itulah karakter yang melekat dalam dirinya. Individu yang memiliki karakter keras kepala ini akan mudah tersinggung atau bahkan marah dengan orang lain yang memiliki pemikiran berbeda dengannya.
  • Adanya tujuan tertentu

Seseorang bisa menjadi keras kepala karena itulah satu-satunya sikap yang dapat mengantarkannya pada tujuan tertentu. Jika ia patuh terhada konsensus sosial, maka tidak ada reward yang akan didapat.Contoh sederhananya adalah seorang anak yang bersikeras tidak ingin menuruti perintah orangtuanya untuk tidur lebih cepat. Jika ia menuruti perintah tersebut, maka si anak tidak akan bisa main game favoritnya di malam hari sehingga ia memilih bersikap keras kepala dengan menentang perintah orangtuanya.
  • Balas dendam

Percaya atau tidak, ada orang yang hanya bersikap keras kepala ke pihak-pihak tertentu saja. Sikap ini mungkin muncul sebagai bentuk balas dendam dalam bentuk pasif-agresif.

Tanda-tanda orang keras kepala

Arti keras kepala bisa sangat subjektif, tergantung persepsi masing-masing individu. Ada anggapan bahwa Anda tidak akan mengecap diri Anda sendiri sebagai orang yang keras kepala, kecuali orang lain pernah mengatakan demikian dan Anda menjadi kesal karena label tersebut.Meskipun begitu, Anda sebetulnya bisa mengidentifikasi apakah diri Anda sendiri adalah orang yang keras kepala atau tidak dari ciri-ciri berikut:
  • Anda memiliki ide atau rencana yang harus diwujudkan, sekalipun Anda tahu bahwa ide atau rencana tersebut adalah salah.
  • Anda bersikeras melakukan suatu hal, meskipun orang lain tidak ingin melakukannya.
  • Ketika orang lain mengutarakan ide atau rencana yang berbeda dengan milik Anda, Anda akan menuduh bahwa ide tersebut buruk dan tidak akan berhasil.
  • Anda merasa kesal, marah, dan frustrasi ketika orang lain membujuk Anda untuk melakukan hal yang bertentangan dengan keinginan Anda.
  • Anda tetap menjalankan rencana tersebut, namun hati kecil Anda menegaskan tetap akan melakukan hal yang berbeda di tengah jalan
Kadang kala, keras kepala bukanlah sifat yang buruk pada diri seseorang asalkan dibarengi dengan tanggung jawab, fokus, dan usaha untuk mewujukannya. Meskipun demikian, tidak ada salahnya meninggalkan sikap ini untuk menghindari kesan bahwa Anda adalah orang yang agresif dan egois.

Bagaimana cara mengurangi sikap keras kepala?

Ada empat tips yang dapat Anda coba untuk mengurangi sikap keras kepala yang Anda miliki, yaitu:
  • Dengarkan pendapat orang lain, walaupun itu berbeda dengan Anda

Tips pertama ini terihat sederhana, tapi mungkin sulit dilakukan oleh orang yang keras kepala. Banyak orang yang tidak ingin mendengarkan pendapat berbeda karena tidak ingin dianggap berada satu kubu dengan pihak yang berseberangan.Meskipun demikian, mendengarkan pendapat berbeda lebih mengindikasikan bahwa Anda mampu melihat konteks secara lebih besar. Setelah mendengarkan perbedaan tersebut, Anda pun tetap berhak untuk tidak setuju dengan pendapat tersebut.
  • Terbuka dengan segala kemungkinan

Membuka diri terhadap semua kemungkinan, termasuk yang mungkin tidak terpikirkan oleh Anda, merupakan bentuk fleksibilitas. Jika ide baru itu Anda rasa tidak lebih baik dari rencana Anda, cobalah beri pengertian kepada orang lain tanpa merendahkan ide yang berbeda tersebut.
  • Akui kesalahan

Anda tidak selamanya benar. Mengakui kesalahan pun bukan berarti mengakui kekalahan, justru bisa jadi hal itu akan menaikkan kredibilitas Anda di mata orang lain karena Anda telah bersikap sportif.
  • Berdamai dengan keadaan

Kadang kala, keputusan sosial tidak dibuat sesuai dengan rencana terbaik yang ada dalam benak Anda. Sesekali, cobalah mengalah dan berdamai dengan keadaan demi terciptanya ketenteraman berkelompok atau bermasyarakat dalam jangka panjang.Itulah penjelasan mengenai arti keras kepala dan cara menguranginya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan ini dapat membantu Anda menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
kesehatan mental
KBBI. https://kbbi.web.id/keras
Diakses pada 28 Mei 2020
Cambridge Dictionary. https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/stubborn
Diakses pada 28 Mei 2020
Psych Mechanics. https://www.psychmechanics.com/why-are-people-stubborn/
Diakses pada 28 Mei 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-main-ingredient/201602/there-s-no-such-thing-being-stubborn
Diakses pada 28 Mei 2020
Harvard Bussiness Review. https://hbr.org/2015/05/signs-that-youre-being-too-stubborn
Diakses pada 28 Mei 2020
Insead Bussiness School. https://knowledge.insead.edu/blog/insead-blog/the-fine-line-between-stubbornness-and-stupidity-10181
Diakses pada 28 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait