Memahami Apa Itu Mimpi dan Waktu Terjadinya

(0)
05 Aug 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sulit untuk memahami apa itu mimpiMimpi baru terjadi pada tahapan terakhir dari siklus tidur
Mimpi merupakan hal yang sering terjadi saat tidur, namun pernahkah terbesit di pikiran Anda mengenai apa itu mimpi? Mimpi adalah cerita dan gambar yang diciptakan pikiran saat kita tengah tertidur. Gambar dan cerita tersebut bisa menyenangkan, menghibur, mengganggu, bahkan menakutkan. Sering kali mimpi juga tidak masuk akal dan aneh.Mimpi dapat memunculkan perasaan seakan-akan hal tersebut nyata dan mungkin akan terbawa hingga terbangun. Misalnya, saat Anda bermimpi sedih, bisa saja Anda terbangun sambil menangis, atau malah terbangun sambil berkeringat dingin dan panik ketika bermimpi hal yang menakutkan.

Apa itu mimpi?

Mimpi merupakan pengalaman umum seseorang yang dapat digambarkan sebagai salah satu kondisi kesadaran. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan peristiwa sensorik, kognitif, dan emosional selama tertidur. Orang yang bermimpi hampir tidak memiliki kontrol atas konten, gambar, dan aktivasi memorinya.Hingga saat ini, mimpi masih menjadi misteri dan belum ada jawaban pasti mengenai hal tersebut. Para ahli saraf (neuroscientist) tertarik pada struktur yang terlibat dalam produksi mimpi dan organisasi mimpi. Sementara psikoanalisis lebih memusatkan pada makna dari mimpi dan mengaitkannya dalam konteks hubungan dengan latar belakang orang yang bermimpi.Mimpi cenderung dipenuhi oleh emosi dan pengalaman nyata yang mengandung tema, kekhawatiran, figur, dan objek-objek yang berkaitan erat dengan kehidupan seseorang saat sedang terbangunBeberapa fakta menarik berkaitan dengan mimpi antara lain adalah:
  • Rata-rata orang akan bermimpi di saat tidur dengan frekuensi antara 3-6 kali.
  • Lama durasi mimpi berlangsung antara 5-20 menit.
  • Hampir 95 persen dari mimpi tidak bisa diingat setelah terbangun.
  • Bermimpi ternyata dapat membantu Anda untuk belajar dan juga melatih ingatan jangka panjang.
  • Orang yang tidak bisa melihat cenderung bermimpi dengan komponen sensorik lain jika dibandingkan dengan orang yang bisa melihat.

Kapan mimpi terjadi?

Selain pertanyaan apa itu mimpi, Anda mungkin juga sering bertanya-tanya tentang kapan mimpi tepatnya terjadi? Mimpi terjadi dalam tahapan terakhir dalam siklus tidur, yakni fase rapid eyes movement (REM).Berikut adalah penjelasan mengenai siklus tidur dari awal hingga saat Anda biasanya bermimpi. Dalam siklus tidur tersebut ada lima tahapan, di antaranya:

1. Tahap pertama

Tahap pertama adalah tidur ringan, di mana pada tahap ini gerakan mata menjadi lambat dan aktivitas otot juga berkurang. Secara keseluruhan, tahap ini sekitar 4-5 persen dari keseluruhan tidur seseorang.

2. Tahap kedua

Pada tahap kedua, gerakan mata berhenti dan gelombang otak menjadi lebih lambat. Sesekali terjadi sleep spindle atau semburan gelombang otak cepat. Tahapan ini sekitar 45 hingga 55 persen dari keseluruhan tidur.

3. Tahap ketiga

Memasuki tahap ketiga, gelombang otak terus menjadi sangat lambat dan mulai memunculkan gelombang delta dengan diselingi gelombang otak yang lebih kecil dan lebih cepat. Kondisi ini berlangsung sekitar 4-6 persen dari keseluruhan tidur.

4. Tahap keempat

Pada tahap 4, otak hanya akan menghasilkan gelombang delta hampir secara eksklusif. Dalam tahap 3 dan tahap 4, kondisi ini disebut dengan tidur nyenyak, di mana seseorang tidur lelap dan dalam kondisi sangat rileks.Akan sangat sulit untuk membangunkan orang yang tertidur dalam fase ini. Bahkan beberapa mungkin sama sekali tidak merespons adanya gerakan atau suara di sekitar mereka.Apabila Anda terbangun dalam kondisi ini, maka akan sulit bagi Anda untuk segera menyesuaikan diri, bahkan seringkali merasa bingung selama beberapa menit setelah bangun tidur. Tahapan ini berlangsung sekitar 12-15 persen dari keseluruhan tidur.

5. Tahap kelima

Tahapan yang terakhir dikenal sebagai fase gerakan mata cepat atau rapid eyes movements (REM). Hal ini dikarenakan adanya pergerakan bola mata dengan cepat ke berbagai arah.Dalam fase ini, detak jantung meningkat dan tekanan darah juga naik. Pernapasan akan menjadi lebih cepat, tidak teratur, dan pendek. Otot tungkai akan menjadi lumpuh sementara. Pada kondisi inilah seseorang akan mengalami mimpi. Selain itu, seseorang juga akan mengalami peningkatan detak jantung dan tekanan darah dalam tahap REM. Khusus pada pria, ereksi penis juga dapat terjadi. Tahapan ini menyumbang 20-25 persen dari keseluruhan waktu tidur.Itulah penjelasan seputar apa itu mimpi dan kapan mimpi terjadi. Apabila Anda memiliki masalah seputar mimp, misalnya mimpi buruk yang berkepanjangan dan sering terjadi, periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
mimpi
Medical News Today
https://www.medicalnewstoday.com/articles/284378#interpretations
Diakses 22 Juli 2020
Scientific America
https://www.scientificamerican.com/article/what-is-dreaming-and-what-does-it-tell-us-about-memory-excerpt/
Diakses 22 Juli 2020
Time
https://time.com/4970767/rem-sleep-dreams-health/
Diakses 22 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait