Memahami Anak Berkebutuhan Khusus dan Peran Orangtua dalam Mendidiknya

0,0
26 May 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anak berkebutuhan khusus membutuhkan pendampingan dari orangtuaOrangtua memiliki peran penting dalam mendampingi dan mendidik anak berkebutuhan khusus
Anak berkebutuhan khusus merupakan anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam perkembangan, memiliki kondisi medis, kondisi kejiwaan, dan/atau kondisi bawaan tertentu. Mereka membutuhkan perhatian dan penanganan khusus supaya bisa mencapai potensinya.Anak berkebutuhan khusus bukan berarti tidak pintar, tidak berbakat, atau tidak mampu. Hanya saja, mereka memiliki tantangan khusus yang tidak dihadapi kebanyakan anak-anak lain yang ‘normal’.

Klasifikasi anak berkebutuhan khusus

Istilah anak berkebutuhan khusus biasanya ditentukan oleh apa yang tidak bisa dilakukan seorang anak, misalnya:
  • Pencapaian perkembangan fisik, mental-intelektual, maupun emosional yang belum terpenuhi
  • Makanan yang dilarang
  • Aktivitas yang dihindari
  • Dan lain-lain.
Kebutuhan khusus adalah istilah umum untuk beragam diagnosis, mulai dari kondisi yang bisa sembuh dengan cepat hingga kondisi yang dapat menjadi tantangan seumur hidup. Baik kondisi yang relatif ringan hingga kondisi yang berat.Ada empat klasifkasi anak berkebutuhan khusus sesuai dengan kondisi yang dimilikinya. Berikut adalah empat klasifikasi anak berkebutuhan khusus yang dimaksud.

1. Fisik

Klasifikasi anak berkebutuhan khusus ini bisa terjadi sejak lahir atau baru muncul seiring bertambahnya usia. Anak yang sejak lahir memiliki kebutuhan khusus fisik mungkin dapat menyesuaikan diri selama masa pertumbuhan.Sementara itu, anak yang baru mengalami masalah kebutuhan khusus fisik setelah bertambah usia, biasanya akan menghadapi tantangan yang lebih sulit untuk membiasakan diri dengan kondisi barunya.Beberapa contoh kebutuhan khusus fisik meliputi anak dengan distrofi otot, multiple sclerosis, cerebral palsy, dwarfisme, alergi, asma kronis, epilepsi, hingga leukemia.

2. Perkembangan

Klasifikasi anak berkebutuhan khusus dengan adanya gangguan perkembangan biasanya dapat dikenali sejak usia dini. Namun, beberapa kasus mungkin baru bisa disadari ketika anak mencapai tingkatan tertentu dalam pendidikan.Oleh karena itu, intervensi sejak dini adalah kunci untuk mengelola kebutuhan khusus anak dengan gangguan perkembangan.Beberapa contoh anak berkebutuhan khusus dengan gangguan perkembangan adalah anak dengan sindrom down, autisme, disleksia, diskalkulia, disgrafi, dispraksia, disfasia, gangguan pemrosesan pendengaran,  dan gangguan pemrosesan visual.

3. Perilaku atau emosional

Anak dengan kebutuhan khusus yang berasal dari perilaku atau emosi bisa lebih sulit untuk didiagnosis. Kondisi ini biasanya juga membutuhkan intervensi dari profesional terlatih, misalnya psikolog atau psikiater.Contoh klasifikasi anak berkebutuhan khusus terkait perilaku atau emosional adalah gangguan obsesif kompulsif, disosiasi, gangguan stres pascatrauma, kecemasan, depresi, hiperaktif, bipolar, hingga oppositional defiant disorder (ODD).

4. Gangguan sensorik

Anak dengan disabilitas sensorik dapat dibantu dalam pembelajaran dan komunikasi melalui kemajuan teknologi dan sosial, misalnya dengan penggunaan alat bantu.Beberapa contoh klasifikasi anak berkebutuhan khusus terkait gangguan sensorik, di antaranya anak dengan kebutaan, tuli, atau keterbatasan pendengaran.

Mengapa anak berkebutuhan khusus membutuhkan pendampingan orangtua?

Pendampingan orangtua untuk anak berkebutuhan khusus sangatlah penting. Setiap anak berkebutuhan khusus memiliki kebutuhan unik yang akan berbeda dari anak lainnya. Sementara itu, orangtua merupakan orang atau pihak yang paling mengenal anaknya.Orangtua dapat memberikan masukan penting bagi pihak-pihak terkait untuk memastikan anak mendapatkan pendidikan yang terbaik. Selain itu, semua keputusan terkait masalah pendidikan atau terapi anak berkebutuhan khusus harus dibicarakan dan atas persetujuan orangtua terlebih dahulu.Pada dasarnya, semua anak memerlukan bimbingan dalam aktivias sehari-hari, termasuk dalam mengenyam pendidikan. Oleh karena itu, anak berkebutuhan khusus tentunya harus mendapatkan lebih banyak perhatian, pendampingan, dan keterlibatan orangtua karena proses belajar yang dihadapi juga lebih menantang.

Peran orangtua dalam mendidik dan mendampingi anak berkebutuhan khusus

Sekolah anak berkebutuhan khusus
Penting untuk memilih sekolah yang tepat untuk anak berkebutuhan khusus 
Anak-anak yang berkebutuhan khusus akan memerlukan pendidikan khusus yang dapat membantu memenuhi kebutuhannya. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orangtua adalah:
  • Memilih sekolah dan pendidikan yang tepat untuk anak berkebutuhan khusus.
  • Turut secara aktif berinvestasi dalam semua tahap perkembangan pendidikan anak berkebutuhan khusus.
  • Berkonsultasilah dengan para profesional yang memiliki keahlian terkait kondisi anak berkebutuhan khusus.
  • Jika anak sudah terdaftar di sebuah sekolah, orangtua harus berbicara dengan guru, psikolog dan kepala sekolah untuk berkonsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kondisi anak.
Selama masa pendidikan anak berkebutuhan khusus, orangtua harus turut aktif terlibat dalam berbagai proses pendidikan anak. Sekolah untuk anak berkebutuhan khusus biasanya akan menyediakan tim pendukung, termasuk orangtua, guru, kepala sekolah, psikolog sekolah, praktisi medis, dan penyedia layanan spesialis.Orangtua bersama-sama dengan pihak terkait dapat menentukan layanan dan program dukungan yang tepat bagi setiap anak. Sehingga, semua pihak dapat memastikan anak berkebutuhan khusus dapat menerima pendidikan dan dukungan terbaik bagi mereka.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan anak, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
down syndromecerebral palsyorangtua
PBWSLAW. https://pbwslaw.com/special-needs-children-rights/#
Diakses 12 Mei 2021
Care. https://www.care.com/c/stories/15245/types-of-special-needs/
Diakses 12 Mei 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/what-are-special-needs-3106002
Diakses 12 Mei 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/parental-importance-special-education-2162701
Diakses 12 Mei 2021
Departement of Education Western Australia. https://www.education.wa.edu.au/children-with-special-educational-needs
Diakses 12 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait