Memahai Proses Toning Rambut dan Cara Melakukannya Sendiri

Toning rambut berfungsi untuk membuat warna hasil cat rambut lebih berkilau
Berbagai jenis warna rambut

Rambut adalah mahkota wanita. Tidak heran jika banyak jenis perawatan yang bertujuan mempercantik penampilan rambut, salah satunya adalah toning rambut.

Toning rambut, kerap disebut juga sebagai koreksi warna, adalah proses netralisasi warna rambut dari kuning atau oranye menyala menjadi shade yang lebih lembut. Proses ini biasanya dilakukan oleh mereka yang tidak puas dengan hasil pengecatan rambut yang memang kerap memunculkan warna yang tidak sesuai ekspektasi penggunanya.

Dalam proses toning rambut, Anda akan menggunakan toner yang merupakan cairan encer dari cat rambut karena mengandung hidrogen peroksida yang lebih sedikit dibanding cat rambut. Toner bersifat lebih lembut pada rambut, tapi pilihan warnanya sangat terbatas pada warna-warna gelap saja.

Apa saja fungsi toning rambut?

Bagi banyak orang, toning rambut seperti sulap yang dapat menghidupkan kembali warna rambut yang kusam atau terlalu mencolok menjadi lebih berkilai dan elegan. Toner memang paling tepat digunakan pada rambut yang sudah di-highlight atau dicat secara keseluruhan, namun ia juga bisa diaplikasikan pada warna rambut alamiah untuk menghasilkan tone berbeda tanpa mengubah warna aslinya.

Secara keseluruhan, fungsi toning rambut adalah sebagai berikut:

  • Toner yang digunakan pada toning rambut dapat memperbaiki rambut yang telah di-highlight (diwarnai sebagian) dengan membuatnya lebih menyatu dengan warna rambut alami Anda. Namun demikian, untuk mendapatkan manfaat ini, Anda sebaiknya mempelajari roda warna atau bertanya kepada ahli kecantikan.
  • Toning rambut dapat menghasilkan efek gradasi warna pada rambut yang telah diwarnai sehingga terlihat lebih bagus dan elegan.
  • Toner juga dapat mencerahkan warna rambut alamiah Anda, namun toning rambut seperti ini harus dilakukan beberapa kali.

Toning rambut adalah pewarnaan semipermanen sehingga hanya bisa bertahan untuk sementara waktu. Untuk mempertahankan efek berkilau akibat penggunaan toner, Anda disarankan untuk mengulang perawatan ini setiap 3-4 minggu sekali.

Bagaimana cara melakukan toning rambut?

Bagi pemula, toning rambut sebaiknya dilakukan di salon yang Anda percaya. Namun, beberapa orang yang sudah pernah mengecat rambut dan memakai toner, proses ini juga bisa dilakukan di rumah dengan terlebih dahulu memilih toner yang sesuai dengan warna rambut Anda agar hasilnya juga optimal.

Sebagai contoh, bila warna rambut Anda memiliki kandungan warna jingga, sebaiknya gunakan toner biru. Sedangkan jika rambut Anda berwarna kuning, gunakan toner dengan warna dasar ungu.

Langkah-langkah toning rambut di rumah adalah sebagai berikut:

  • Campur toner dengan developer sesuai instruksi yang terdapat pada kemasan. Beda merek toner yang Anda gunakan, beda pula rasio campuran developer-toner-nya
  • Aplikasikan toner ke rambut yang ingin Anda ubah tone-nya, lalu biarkan beberapa waktu sesuai instruksi pada kemasan toner
  • Usai waktu yang ditentukan, bilas rambut hingga bersih. Anda juga dapat melanjutkan dengan mencuci rambut menggunakan conditioner untuk membuat rambut lebih sehat dan berkilau

Setelahnya, Anda juga sebaiknya berusaha mencegah warna rambut memudar sehingga tidak harus segera melakukan toning rambut kembali. Langkah pertama yang harus Anda ingat adalah jangan sering-sering menggunakan alat catok rambut.

Anda juga tidak disarankan sering keramas. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan sampo khusus rambut berwarna yang tidak membuat cat rambut cepat pudar. Ada pula serum untuk mempertahankan warna rambut agar mampu bertahan lebih lama.

Jangan pula terlalu sering berada di bawah sinar matahari langsung karena dapat membuat rambut cepat kusam. Untuk mencegahnya, selalu gunakan conditioner setiap habis keramas.

Jika setelah proses aplikasi toner Anda mengalami gatal, kemerahan, dan ruam pada kulit kepala, maka kemungkinan Anda mengalami reaksi alergi. Segera bersihkan toner dengan air mengalir dan periksakan diri ke dokter agar bisa ditangani dengan tepat.

Repository Kemendikbud RI. http://repositori.kemdikbud.go.id/12612/1/KCR-F.%20Penataan%20Rambut%20dan%20Sanggul%20Daerah.pdf
Diakses pada 3 Mei 2020

Stylecraze. https://www.stylecraze.com/articles/how-to-choose-the-right-toner-for-highlighted-hair/
Diakses pada 3 Mei 2020

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/6635775_Hair_colouring_permanent_styling_and_hair_structure
Diakses pada 3 Mei 2020

Leaf TV. https://www.leaf.tv/articles/how-to-apply-toner-to-bleached-hair/
Diakses pada 3 Mei 2020

Artikel Terkait