Meluruskan 3 Mitos Seputar Pusar Bodong yang Banyak Beredar

01 Agt 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari
Tidak semua anggapan tentang pusar bayi bodong bisa dipercaya
Banyak mitos mengenai pusar bodong yang beredar

Bayi lahir dengan kondisi fisik yang berbeda-beda, termasuk kondisi pusarnya. Mayoritas bayi memiliki pusar yang menjorok ke dalam (normal), tapi sebagian kecil di antaranya memiliki pusar bodong.

Pusar bayi adalah bekas luka sebagai pertanda tempat melekatnya tali pusar yang menghubungkan bayi dengan ibunya selama masa kehamilan hingga bayi dilahirkan. Sekitar 10% bayi di dunia lahir dengan pusar bayi bodong.

Pusar bodong terjadi ketika luka akibat puputnya tali pusar tidak menutup secara sempurna sehingga mengakibatkan usus menyodok atau jaringan tumbuh secara berlebihan di tempat tersebut. Namun, kondisi ini biasanya tidak berbahaya, bahkan bisa sembuh dengan sendirinya sebelum anak berusia 4 tahun.

Mitos seputar pusar bayi bodong

Di Indonesia, pusar bayi bodong ini kerap dikaitkan dengan hal-hal yang tidak masuk akal alias mitos. Berikut mitos yang berhubungan dengan pusar bayi bodong ditinjau dari segi medis:

1. Menahan pusar dengan koin bisa menyembuhkan pusar bodong? MITOS!

Pusar bodong tidak bisa disembuhkan dengan koin atau sabuk khusus pusar yang dijual bebas. Pusar bodong hanya bisa diatasi lewat jalur operasi yang disebut sebagai umbilicoplasty.

2. Pusar bayi bodong disebabkan pemotongan tali pusar yang tidak benar? MITOS!

Cara dokter memotong tali pusar bukan penyebab pusar bayi bodong. Pusar bodong biasanya disebabkan oleh kelahiran bayi prematur atau bayi yang memiliki berat lahir kecil (di bawah 1,5 kg).

3. Pusar bodong menandakan kondisi berbahaya pada bayi? MITOS!

Pusar bayi bodong bisa jadi merupakan bentuk hernia umbilikalis. Namun, situasi ini juga biasanya tidak berbahaya. Jika Anda mencurigai pusar bodong pada bayi merupakan hernia, konsultasikan dengan dokter saat pemeriksaan rutin bayi atau bersamaan dengan jadwal imunisasinya.

Sekalipun bayi Anda positif menderita hernia, dokter hanya akan menyarankan orangtua melakukan observasi lebih lanjut. Biasanya, hernia pada bayi tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya.

Kondisi lain yang menyebabkan pusar bayi bodong adalah granuloma umbilikal, yakni pertumbuhan jaringan di sekitar pusar bayi seminggu setelah puput pusar. Granuloma umbilikal terlihat sebagai benjolan kecil berwarna pink atau merah dan dibungkus dengan cairan berwarna bening atau kekuningan.

Sama seperti hernia umbilikalis, granuloma bisa sembuh dengan sendirinya. Hanya saja, Anda harus memastikan kebersihannya dan waspada akan gejala infeksi.

Kapan orangtua harus khawatir?

Sebagian besar granuloma dan hernia umbilikalis yang menyebabkan pusar bayi bodong memang tidak berbahaya. Hernia pada bayi biasanya baru terlihat jelas ketika ia menangis atau meregang dan kembali mengempis ketika ia tenang atau tertidur.

Meski terdengar sebagai penyakit berbahaya, hernia umbilikalis bisa sembuh dengan sendirinya sebelum anak berusia 2 tahun. Namun, jika hernia anak belum sembuh saat usianya 4 tahun, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk kemudian dilakukan prosedur operasi hernia demi menghindari komplikasi.

Anda pun bisa memeriksakan anak ke dokter jika menemukan tanda-tanda hernia yang mengalami komplikasi, seperti:

  • Benjolannya terlihat bengkak atau mengalami perubahan warna
  • Bayi Anda terlihat kesakitan
  • Benjolan terasa sakit, terutama ketika disentuh
  • Bayi mengalami muntah-muntah

Bagaimana cara mencegah infeksi pada pusar bayi bodong?

Agar bayi tetap nyaman dan aman sekalipun memiliki pusar bodong, Anda harus memastikan kebersihan pusar bayi bahkan sebelum tali pusar puput. Untuk melakukannya, Anda bisa melakukan langkah-langkah mudah berikut:

  • Mandikan bayi dengan spons di tempat yang datar, bukan dengan mencelupkan seluruh tubuh bayi di bak mandi
  • Pastikan popoknya tidak menutupi pusar bayi
  • Gunakan air dan sabun yang ramah untuk kulit bayi

Segera hubungi dokter jika tali pusar bayi tidak puput dalam 2 bulan. Anda juga harus langsung memeriksakan bayi jika tali pusar:

  • Mengeluarkan bau tidak sedap
  • Menjadi kemerahan
  • Membuat bayi kesakitan setiap kali Anda menyentuh area di sekitar tali pusar
  • Berdarah

Pada intinya, pusar bodong pada bayi bukanlah masalah kesehatan yang serius. Namun, jika Anda khawatir bahwa kondisi itu merupakan cerminan dari hernia umbilikalis, granuloma, atau bayi terlihat kesakitan karenanya, periksakan mereka ke dokter.

Referensi

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/rm-quiz-belly-button-facts
Diakses pada 1 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/what-are-umbilical-hernias#1
Diakses pada 1 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/outie-belly-button#risks
Diakses pada 1 Agustus 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top