Meludah Sembarangan Bisa Membahayakan Orang Lain, Ini Alasannya

0,0
15 Jun 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Meludah sembarangan bisa menyebarkan penyakit menularMeludah sembarangan bisa berbahaya bagi orang lain
Air liur adalah cairan yang dihasilkan oleh kelenjar ludah dan memiliki berbagai manfaat, khususnya dalam menjaga kesehatan mulut dan pencernaan. Air liur yang berlebihan dapat dibuang dengan cara meludah.Akan tetapi, meludah sembarangan sangat tidak dianjurkan. Air liur memang memiliki antibodi dan enzim yang dapat menurunkan risiko penularan penyakit. Namun, pada orang-orang yang memiliki penyakit menular tertentu, air liurnya mengandung patogen yang dapat ditularkan pada orang lain.

Meludah sembarangan bisa meningkatkan risiko penyakit

Meludah sembarangan dapat membuat air liur yang mengandung patogen tidak sengaja tersentuh atau terkena percikan oleh orang lain. Patogen ini dapat masuk ke mulut, hidung, atau mata dan menyebabkan penularan penyakit.Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat menular lewat air liur:
  • Rhinovirus (pilek)
  • Virus flu
  • Virus Epstein-Barr (mononukleosis)
  • Herpes tipe 1
  • Tuberkulosis (TBC)
  • Meningitis virus
  • Cytomegalovirus
  • Hepatitis
  • Bakteri Streptococcus.
Di samping itu, ada berbagai cara penularan penyakit melalui paparan air liur yang mengandung kuman. Berikut adalah beberapa di antaranya:
  • Melalui ciuman dari mulut ke mulut
  • Cipratan air liur yang mengenai orang lain saat bersin
  • Berbagi penggunaan sikat gigi, alat pelindung gigi dan mulut, peralatan makan, atau berbagi makanan bersama
  • Menyentuh air liur yang mengandung patogen, kemudian tidak sengaja dipaparkan pada mulut, hidung, atau mata.

Penyebab sering meludah

Meludah umumnya dilakukan untuk menghilangkan ketidaknyamanan di mulut, seperti membuang rasa makanan yang tidak enak atau mengeluarkan sesuatu yang terasa mengganjal di dalam mulut.Tidak jarang seseorang juga meludah sembarangan karena kebiasaan, misalnya karena terbiasa mengunyah sirih atau tembakau.Beberapa kondisi dapat menyebabkan produksi air liur berlebihan (hipersalivasi) sehingga menyebabkan penderitanya menjadi sering meludah sembarangan. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab hipersalivasi.
  • Adanya infeksi aktif di mulut yang membuat kelenjar ludah memproduksi lebih banyak ar liur untuk melawannya
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu
  • Keracunan pada tubuh akibat gigitan serangga, reptil, atau memakan jamur beracun
  • Mual di pagi hari atau mual selama masa kehamilan
  • Infeksi sinus, tenggorokan, atau peritonsillar
  • Penggunaan gigi palsu
  • Kebersihan mulut yang buruk
  • Infeksi berat, seperti rabies atau tuberkulosis
  • Regurgitasi air liur selama sakit perut
  • Fraktur rahang atau dislokasi rahang
  • Tidak dapat menutup mulut dengan rapat.

Cara meludah yang lebih aman

Meludah di sembarang tempat tidak hanya meninggalkan kesan buruk, seperti jorok dan dianggap tidak beretika, tapi juga berisiko menyebarkan penyakit. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan cara meludah yang lebih aman berikut ini.
  • Jangan meludah sembarangan, apalagi di tempat-tempat yang ada banyak orang.
  • Meludahlah pada toilet atau wastafel.
  • Jangan menyeka mulut dengan tangan sehabis meludah. Gunakan tisu dan buang tisu ke tempat sampah, lalu cuci tangan hingga bersih dengan sabun dan air.
  • Jika Anda berada di tempat umum dan harus meludah, gunakan tisu tebal, bungkus yang rapi dan buang ke tempat sampah, kemudian gunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan.
  • Jelaskan alasan mengapa dilarang meludah sembarangan selama masa wabah pada orang-orang di komunitas Anda, termasuk mencegah penularan penyakit melalui tetesan air liur.
  • Ajarkan etika meludah dengan benar pada orang lain dan minta mereka mengajarkan hal yang sama pada orang lainnya.
  • Membuat poster dilarang meludah sembarangan dan menunjukkan cara atau etika meludah yang benar untuk dipasang di sekitar komunitas supaya menjadi alat edukasi yang baik.
Jika Anda tidak sengaja terkena air liur seseorang yang meludah sembarangan, segera cuci bagian yang terdampak dengan sabun dan air mengalir yang banyak.Apabila air liur masuk ke mata, hidung, atau mulut Anda, basuhlah dengan air dingin. Jika Anda merasa berisiko terinfeksi, sebaiknya segera kunjungi unit layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
infeksi virusair liur
Intechopen. https://www.intechopen.com/books/saliva-and-salivary-diagnostics/functions-of-saliva
Diakses 2 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318728#What-is-hypersalivation
Diakses 2 Juni 2021
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/does-saliva-have-health-risks-3-ways-germs-can-spread/
Diakses 2 Juni 2021
My Midtown Dental. https://www.mymidtowndental.com/2018/08/16/3-things-that-can-cause-excessive-mouth-watering/
Diakses 2 Juni 2021
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/kiss-of-deathor-diseases-1958924
Diakses 2 Juni 2021
BBC. https://www.bbc.com/news/health-43372154#
Diakses 2 Juni 2021
IFRCGO. https://ifrcgo.org/ecv-toolkit/action/spitting-etiquette/
Diakses 2 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait