Mati Rasa Alias Kebas pada Tubuh, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Mati rasa bisa di kaki, tangan, maupun bagian tubuh lainnya bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari duduk dalam posisi bersila terlalu lama, hingga kondisi yang berbahaya, seperti stroke dan diabetes.

(0)
11 Nov 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mati rasa di tangan sering terjadi, penyebabnya bisa berbeda-bedaMati rasa bisa terjadi pada semua bagian tubuh, terutama tangan dan kaki
Mati rasa atau kebas bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, mulai dari yang tidak berbahaya seperti duduk dalam posisi yang salah dalam waktu lama, hingga kondisi serius, termasuk diabetes maupun gangguan saraf.Mati rasa bisa muncul di berbagai bagian tubuh, tapi kaki dan tangan adalah anggota tubuh yang paling sering mengalaminya. Karena penyebabnya sangat beragam, maka cara mengatasinya pun bisa berbeda-beda.

Penyebab mati rasa di tubuh

Mati rasa di bagian tubuh biasa muncul saat Anda berasa di suatu posisi terlalu lama. Hal ini dapat terjadi karena saraf yang ada, menerima tekanan dalam waktu yang lama. Namun begitu tekanan tersebut hilang, rasa kebas pun akan berangsur membaik.Namun apabila Anda tidak sedang berada pada posisi yang membuat saraf tertekan dan bagian tubuh tiba-tiba ada yang mati rasa, maka ada beberapa kemungkinan penyakit yang menyebabkannya.Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan mati rasa di kaki, tangan, maupun bagian tubuh lainnya.
  • Stroke, terutama jika mati rasa terjadi di tangan, kaki serta wajah dan terjadi hanya sebelah sisi
  • Cedera leher dan punggung
  • Kekurangan mineral yang penting untuk saraf, seperti magnesium
  • Diabetes
  • Migrain
  • Multiple sclerosis
  • Gigitan serangga
  • Racun dari makanan laut
  • Ketidakseimbangan kadar vitamin B12 dalam tubuh
  • Konsumsi obat-obatan tertentu atau kemoterapi
  • Efek samping terapi radiasi
  • Carpal tunnel syndrome
  • Tumor yang menekan saraf
  • Peradangan di bagian tubuh tertentu
  • Infeksi virus seperti cacar api (herpes zoster)
  • Hipotiroidisme
  • Infeksi bakteri seperti lyme disease dan sifilis
  • Penyakit saraf seperti neuropati
Baca Juga: Mengenal Lyme disease yang diderita Justin Bieber

Kapan mati rasa harus diperiksakan ke dokter?

Mati rasa di anggota tubuh tertentu memang tidak selalu menandakan kondisi berbahaya. Namun ada baiknya jika Anda segera memeriksakan diri ke dokter apabila kebas yang dialami, juga disertai gejala lain, seperti:
  • Badan lemas
  • Penglihatan kabur
  • Otot terasa lemah dan kram
  • Gangguan berkemih dan buang air besar
  • Nyeri di beberapa bagian tubuh
  • Nafsu makan berkurang
  • Ada gangguan kecemasan
Sementara itu, jika kondisi mati rasa disertai gejala-gejala di bawah ini, maka segera cari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat.
  • Mati rasa atau kebas muncul hanya di satu sisi tubuh
  • Gangguan bicara atau bicara cadel dan terlihat seperti orang bingung
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala parah
  • Demam tinggi secara tiba-tiba
  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Leher terasa kaku
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Kulit pucat atau menguning
  • Detak jantung tidak teratur
Dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi yang Anda alami. Beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui diagnosis pasti antara lain tes darah, pungsi lumbal, rontgen, USG, pemeriksaan saraf, hingga tes kadar vitamin di tubuh.Jika sudah mengetahui penyebab mati rasa tersebut, maka dokter bisa merekomendasikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Cara mencegah munculnya mati rasa

Mati rasa memang tidak selalu bisa dicegah. Namun, Anda bisa mengurangi risiko kemunculan kondisi yang menyebabkannya seperti diabetes, stroke, multiple sclerosis maupun gangguan lain, dengan:
  • Mengonsumsi makanan rendah lemak dan kaya serat
  • Memenuhi asupan vitamin dan mineral
  • Berolahraga secara teratur
  • Beristirahat dengan cukup
  • Membatasi konsumsi alkohol dan berhenti merokok
  • Meredakan stres
  • Membatasi konsumsi garam
  • Menjaga berat badan ideal
  • Menjaga kebersihan badan dengan rajin cuci tangan
  • Melengkapi vaksin
  • Menghindari paparan radiasi
  • Membatasi gerakan berulang di tangan atau pergelangan tangan
  • Mengobati nyeri punggung sebelum parah
  • Membatasi kegiatan yang membuat nyeri bertambah parah
Apabila mengalami kondisi mati rasa, sebaiknya waspada juga dengan gejala lain yang menyertai. Jika memang kebas sering muncul tanpa penyebab yang jelas, perhatikan gangguan lain yang mungkin juga Anda alami.Jangan tunda ke dokter apabila gejala yang menyatakan keparahan seperti sesak napas dan gangguan bicara mulai muncul. Anda juga sebaiknya segera periksakan diri ke dokter jika kondisi ini sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar mati rasa ataupun kebas serta penyakit lain yang mungkin menyertainya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
masalah sarafsaraf tulang belakangkesemutansistem saraf
Healthline. https://www.healthline.com/health/numbness-and-tingling
Diakses pada 27 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/numbness/basics/causes/sym-20050938
Diakses pada 27 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326062
Diakses pada 27 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait