Mata Sakit Setelah Menatap Gadget, Ini yang Bisa Anda Lakukan

(0)
06 Jul 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Mata sakit setelah melihat layar laptop atau gadget dapat dicegahMata sakit setelah melihat layar laptop sering terjadi
Pernahkah Anda merasakan mata sakit setelah berjam-jam menatap layar komputer atau gadget? Bila ya, Anda mungkin mengalami gejala yang dinamakan sakit mata digital (digital eye strain) alias sindrom penglihatan komputer.Asosiasi Optometrik Amerika (AOA) mendeskripsikan sakit mata digital sebagai gangguan pada mata yang muncul setelah Anda berlama-lama menatap layar komputer, tablet, atau telepon genggam. Gejalanya bisa bermacam-macam, mulai dari otot mata seperti tertarik, penglihatan kabur, mata kering, sakit kepala, hingga sakit leher dan bahu.Semakin lama Anda menatap layar gadget, semakin terasa gejala sakit mata tersebut. Namun, kondisi ini sangat mudah dihindari dan tetap dapat diatasi lewat cara-cara tertentu.

Mengapa mata sakit setelah menatap layar?

Manusia harus berkedip untuk mencegah mata terasa kering atau sakit karena kedipan akan membuat cairan mata terdistribusi merata ke permukaan bola mata. Normalnya, kita berkedip sebanyak 15-20 kali per menit, namun jumlah itu berkurang drastis hingga setengahnya ketika Anda menatap layar gadget.Kondisi ini diperparah dengan kontrasnya warna teks dan warna background layar tersebut. Belum lagi, cahaya silau dan berkedip yang ditampilkan pada layar komputer atau gadget Anda sehingga menambah beban kerja yang harus dilakukan oleh mata.Mata sakit setelah menatap layar gadget atau komputer juga bisa muncul karena:
  • Pencahayaan yang kurang saat Anda menatap layar gadget
  • Jarak antara mata dan layar gadget yang terlalu dekat
  • Adanya masalah penglihatan sebelumnya, seperti rabun jauh atau rabun dekat.

Bagaimana cara mencegah mata sakit akibat menatap layar?

Mantap layar komputer atau gadget di zaman serba digital ini memang tidak terhindarkan, begitu pula dengan mata sakit setelahnya. Namun, Anda dapat mengurangi gejala kondisi ini dengan berbagai langkah mudah dan efektif, seperti:
  • Aturan 20-20-20

Usahakan Anda menatap layar monitor selama maksimal 20 menit setiap sesi. Pada jeda setiap sesi, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat benda yang berada pada jarak 20 kaki (6 meter) dari posisi Anda.
  • Memperbaiki posisi layar

Pastikan layar komputer berada 15-20 derajat di bawah garis pandang dan berjarak 50-70 cm dari mata. Jika Anda menggunakan komputer personal, pastikan Anda duduk tegak 90-100 derajat ketika melihat layar dan merasa rileks dengan posisi tersebut.
  • Gunakan kacamata berlensa khusus

Terdapat lensa kontak atau kacamata berlensa antireflektif (AR) yang dapat memfilter sinar biru layar komputer agar tidak membuat mata sakit selama Anda menatap gadget.Harga lensa ini memang lebih mahal dibanding lensa biasa, namun Anda bisa mempertimbangkannya jika memang profesi mengharuskan Anda untuk menatap layar komputer dalam waktu lama.
  • Kurangi cahaya layar gadget

Layar yang terlalu terang dapat membuat gejala sakit mata digital cepat muncul. Untuk menguranginya, Anda dapat mengatur brightness sehingga tidak terlalu silau dan mengatur huruf yang muncul di layar untuk berwarna tidak terlalu menyala.
  • Jangan lupa berkedip

Seperti diutarakan sebelumnya, sakit mata digital kerap disebabkan oleh jumlah kedipan yang kurang sehingga mata lebih rentan kering dan iritasi. Bila perlu, Anda dapat menggunakan obat tetes mata berisi cairan air mata buatan.

Cara mengatasi mata sakit akibat menatap layar

Sebagian besar mata sakit akibat menatap layar komputer maupun gadget akan hilang setelah mata diistirahatkan. Namun kadang kala, penglihatan kabur atau rasa tidak nyaman di sekitar mata tidak kunjung hilang, bahkan mungkin memburuk jika Anda berlama-lama menatap layar komputer.Saat inilah Anda sebaiknya memeriksakan mata ke dokter mata untuk melakukan perawatan. Solusi pengobatan sakit mata digital tidak sama pada setiap orang, namun dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk:
  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak

Kacamata dapat meningkatkan kualitas penglihatan pada penderita rabun jauh atau rabun dekat saat menatap komputer. Anda juga dapat mengombinasikan lensa kacamata koreksi ini dengan lensa AR agar Anda lebih nyaman saat menatap layar di kemudian hari.
  • Terapi visual

Terapi ini dilakukan jika mata sakit yang Anda rasakan tidak bisa diatasi dengan obat atau kacamata/lensa kontak. Terapi visual adalah serangkaian latihan mata yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan mata dan otak agar dapat bekerja lebih efektif.Terapi visual dapat dilakukan di rumah maupun klinik mata. Untuk menentukan metode penyembuhan mata sakit yang tepat bagi Anda, selalu konsultasikan dengan dokter.Terapkan beberapa cara mencegah di atas sebagai langkah awal untuk menjaga mata Anda agar tidak sakit saat melihat layar laptop atau gadget. Apabila cara di atas tidak membantu, konsultasikan masalah yang Anda alami ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
kesehatan matagadget
AOA. https://www.aoa.org/patients-and-public/caring-for-your-vision/protecting-your-vision/computer-vision-syndrome
Diakses pada 20 Juni 2020
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/prevent-digital-eyestrain
Diakses pada 20 Juni 2020
North Carolina Optometric Society. https://www.nceyes.org/digital-eye-strain
Diakses pada 20 Juni 2020
The Vision Council. https://www.thevisioncouncil.org/content/digital-eye-strain
Diakses pada 20 Juni 2020
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/cvs/irritated.htm
Diakses pada 20 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait