logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Mata Bayi Kuning, Kapan Orang Tua Bisa Tenang dan Harus Waspada?

open-summary

Mata bayi kuning adalah kondisi yang umum terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya kurangnya asupan ASI dan terganggunya organ hati yang belum terbentuk sempurna.


close-summary

28 Okt 2020

| Dedi Irawan

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Mata kuning pada bayi termasuk gejala jaundice

Mata kuning pada bayi bisa terjadi karena kurang minum ASI

Table of Content

  • Penyebab mata bayi kuning
  • Gejala dan cara mengatasi mata kuning pada bayi
  • Kapan harus ke dokter?

Ketika bayi baru lahir dengan kulit dan mata bayi kuning, kemungkinan besar ia menderita penyakit kuning (ikterus neonatorum). Kondisi ini umumnya akan menunjukkan gejala pada 2 atau 3 hari setelah lahir. Penyakit kuning pada bayi biasanya akan hilang tanpa memerlukan perawatan medis saat usia si Kecil dua minggu.

Advertisement

Mata kuning pada bayi baru lahir merupakan kondisi yang umum terjadi dan dikategorikan sebagai penyakit kuning (jaundice). Menurut perkiraan, 6 dari 10 bayi akan mengalaminya.

Pada bayi yang lahir premature, kemungkinannya meningkat menjadi 8 dari 10 bayi. Kabar baiknya hanya 1 dari 20 bayi yang terkena penyakit kuning yang memerlukan perawatan.

Baca Juga

  • Refleks Moro, Penyebab Bayi Sering Kaget Saat Tidur
  • 5 Pengobatan Anemia Sel Sabit yang Bisa Jadi Pertimbangan
  • Perawatan Metode Kanguru (Kangaroo Mother Care) pada Bayi Baru Lahir dan Prematur

Penyebab mata bayi kuning

Meski penyakit yang ini akan menghilang seiring dengan makin sempurnanya perkambangan hati si Kecil, orang tua tetap harus mewaspadainya. Salah satunya adalah dengan mengetahui apa saja yang bisa menjadi penyebab munculnya kondisi ini.

Beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab mata bayi kuning dan kondisi penyakit kuning pada bayi adalah:

1. Organ hati belum sempurna

Mengapa mata bayi bisa kuning? Salah satu penyebabnya adalah karena mengalami gangguan pada organ hati. Pada banyak kasus ikterus neonatorum atau penyakit kuning pada bayi baru lahir, perkembangan hati yang belum matang menjadi penyebabnya. Kondisi ini umumnya muncul ketika bayi berusia 2 hingga 4 hari. 

2. Kurangnya asupan ASI

Pasokan air susu ibu yang tidak cukup bisa membuat anak menderita penyakit kuning. Minimnya ASI membuat bilirubin dalam tubuh si Kecil susah dikeluarkan. Kondisi ini umumnya tidak memerlukan pengobatan dan akan sembuh saat ibu bisa memasok cukup ASI pada si Kecil.

Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), untuk mengurangi risiko bayi kuning karena kurangnya asupan ASI, beberapa tindakan perlu dilakukan seperti:

  • Meletakkan bayi baru lahir ke dada ibunya (skin to skin) selama 30-60 menit.
  • Saat menyusui, perlekatan bayi pad payudara harus benar.
  • Berikan kolostrum karena dapat membantu membersihkan mekonium dengan segera. Karena mekonium dengan bilirubin tinggi jika tidak segera dikeluarkan akan meningkatkan bilirubin dalam darah.
  • Bayi disusui sesuai kemauan namun paling sedikit 8 kali sehari
  • Jangan berikan air putih maupun air gula atau lainnya sebelum ASI keluar karena akan mengurangi asupan susu.
  • Monitor kecukupan produksi ASI dengan melihat periode buang air kecil bayi paling kurang 6-7 kali sehari dan buang air besar paling sedikit 3-4 kali sehari.

3. Nutrisi tertentu pada ASI

Pada kondisi tertentu, kandungan yang ada di dalam ASI membuat usus si Kecil menahan bilirubin daripada mengeluarkannya melalui feses bayi. Kondisi ini umumnya akan menyebabkan penyakit kuning hingga si Kecil berusia 12 minggu.

Penyebab mata bayi kuning karena kandungan dalam ASI ini belum diketahui secara pasti. Namun, salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebabnya yaitu terdapatnya hasil metabolisme hormon progesteron di dalam ASI yang menghambat uridine diphosphoglucoronic acid (UDPGA).

4. Golongan darah bayi dan ibu tidak cocok

Jika golongan darah janin dan ibu mengalami ketidakcocokan, sel darah merah si Kecil akan dihancurkan oleh sel darah sang ibu. Pertarungan sel darah bisa terjadi sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, penyakit kuning jenis ini bisa dideteksi sejak hari pertama kelahiran.

5. Kelahiran prematur

Bayi yang lahir lebih awal atau bayi dengan kelahiran prematur kemungkinan besar memiliki organ lever yang masih belum matang. Inilah kenapa mereka sangat berisiko mendapatkan penyakit kuning Ketika lahir.

6. Infeksi bakteri tertentu

Penyakit kuning pada bayi baru lahir yang juga menyebabkan mata bayi kuning bisa saja diakibatkan oleh infeksi bakteri tertentu, salah satunya sepsis.

7. Pendarahan internal

Penyebab lain yang bisa menyebabkan mata bayi kuning adalah perdarahan internal. Bayi yang mengalami lahir prematur menghadapi risiko lebih besar untuk mendapatkan pendarahan jenis ini.

Gejala dan cara mengatasi mata kuning pada bayi

Karena bayi belum bisa mengungkapkan keadaan dirinya, orang tua harus pandai memperhatikan kondisi si Kecil. Untuk penyakit kuning, gejala yang harus diperhatikan oleh orang tua munculnya warna kuning pada:

  • Bagian wajah, kepala, dada, atau perut
  • Bagian putih mata, mata bayi tidak bening dan terlihat kuning
  • Bagian dalam mulut si Kecil
  • Telapak tangan dan telapak kaki

Kondisi bayi yang baru lahir dengan penyakit kuning bisa juga mengalami beberapa hal berikut:

  • Lebih sering tidur atau mengantuk
  • Susah makan atau nafsu makannya menurun
  • Air kencing berwarna gelap atau kuning, padahal seharusnya bening
  • Feses berwarna pucat dari seharusnya berwarna kuning atau oranye

Meski kebanyakan kasus penyakit kuning pada bayi bisa hilang tanpa perawatan medis, namun sebaiknya jangan dibiarkan sampai parah. Jika sudah parah, kondisi ini dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko menyebarnya bilirubin ke otak. Jika hal tersebut terjadi, dikhawatirkan bisa menyebabkan kerusakan otak permanen.

Kapan harus ke dokter?

Adapun tanda bahwa penyakit ini harus segera dibawa ke dokter antara lain:

  • Penyakit kuning makin merata ke seluruh tubuh
  • Disertai demam hingga lebih dari 38 derajat Celcius
  • Warna kuning pada kulit menjadi semakin tua
  • Bayi makin enggan menyusu, letih, dan terus menangis dengan keras

Mewaspadai mata bayi kuning merupakan tindakan yang harus dilakukan oleh orang tua. Namun, jangan sampai orang tua panik ketika menghadapi kondisi ini. Pastikan berkonsultasi dengan dokter jika ada hal yang tidak dimengerti.

Penasaran kenapa mata bayi kuning bisa terjadi dan bagaimana menghadapinya? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit kuningjaundicebayi prematurbayi baru lahir

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved