Lupakan Mitos, Ini Arti Mata Kedutan yang Sebenarnya

Iritasi bisa menjadi salah satu penyebab mata kedutan.
Pada beberapa kasus, mata kedutan bisa menandakan gangguan kronis pada gerak tubuh.

Mata kedutan sering dikaitkan dengan mitos-mitos seperti sedang ada orang yang rindu atau sebagai tanda keberuntungan. Tapi tahukah Anda, arti mata kedutan secara medis adalah suatu kondisi kejang pada otot mata?

Tingkat keparahan kejang otot yang terjadi dapat bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Pada beberapa kasus, mata kedutan bahkan dapat menjadi tanda awal gangguan gerak tubuh yang kronis, terutama apabila disertai dengan kedutan di area wajah yang lain.

Mata kedutan tentu dapat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari. Beruntung, kondisi ini dapat diatasi. Namun sebelum mengetahui cara mengatasinya, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu penyebab mata kedutan agar perawatan yang dilakukan dapat tepat dan efektif.

[[artikel-terkait]]

Penyebab mata kedutan yang umum terjadi

Mata kedutan dapat terjadi tanpa sebab tertentu. Namun, kondisi ini dapat dikaitkan dengan konsumsi kafein berlebih, stres, serta kelelahan. Selain itu, beberapa hal di bawah ini  juga dapat menjadi penyebab mata kedutan:

  • Iritasi pada mata
  • Konsumsi alkohol
  • Kebiasaan merokok
  • Efek samping obat-obatan tertentu

Mata kedutan umumnya bukan kondisi yang perlu Anda khawatirkan dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, apabila kejang otot yang terjadi cukup kuat, maka kelopak mata dapat menutup seutuhnya. Pada kondisi yang lebih parah, mata kedutan dapat terjadi hingga beberapa minggu bahkan bulan.

Mata kedutan yang cukup parah dapat menjadi ciri dari blepharospasm dan hemifacial spasm. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan dapat berpengaruh pada otot di area wajah yang lain. Meski begitu, kondisi ini jarang terjadi.

Langkah untuk mengatasi mata kedutan

Bagi sebagian orang, kedutan mata mungkin tidak dirasa mengganggu. Namun, jika Anda termasuk yang merasa terganggu oleh kondisi ini, terdapat beberapa cara mengatasi mata kedutan yang dapat Anda coba, seperti mengubah gaya hidup, dan menjalani prosedur medis.

1. Ubah gaya hidup

Mata kedutan kerap terjadi sebagai akibat dari gaya hidup yang kurang sehat. Berikut ini perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk membantu menghentikan mata kedutan:

  • Istirahat yang cukup. Mata kedutan dapat muncul saat Anda kelelahan atau kurang tidur. Karena itu, istirahatlah yang cukup agar kondisi ini dapat segera teratasi.
  • Hindari stres. Cari penyebab dan beberapa hal yang dapat menjadi penyebab stres Anda. Lakukanlah aktivitas yang menenangkan agar mata kedutan dapat segera hilang.
  • Batasi konsumsi kafeina. Sebab, kafeina dapat memicu terjadinya mata kedutan. Batasi konsumsi kopi, teh, dan soda Anda untuk membantu meredakan kondisi ini.
  • Jaga mata agar tetap lembap. Pada beberapa kasus, mata yang teriritasi atau kering dapat menyebabkan mata kedutan.

2. Jalani prosedur medis

Jika mata kedutan yang Anda alami cukup parah seperti pada kondisi blespharospasm, maka perawatan yang diperlukan akan berbeda.

Prosedur medis seperti suntik botulinum toksin (botox) dapat dilakukan untuk meredakan mata kedutan yang parah selama beberapa bulan. Namun, saat efek dari botox mulai menghilang, Anda mungkin kembali membutuhkan suntikan.

Selain itu, operasi juga dapat dilakukan untuk mengatasi mata kedutan. Prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan beberapa otot dan saraf di kelopak mata (myectomy).

Secara umum, mata kedutan bukanlah kondisi yang berbahaya. Dengan mengetahui penyebab mata kedutan, maka Anda dapat mengatasinya sesuai dengan pemicu awal kondisi ini terjadi.

Jika mata kedutan yang Anda alami dirasa mengganggu dan tidak kunjung hilang setelah beberapa waktu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata agar didapatkan perawatan yang tepat dan efektif.

Healthline. https://www.healthline.com/health/eyelid-twitch
Diakses pada 6 Maret 2019

American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/how-to-stop-eye-twitching
Diakses pada 6 Maret 2019

WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/why-your-eyes-twitch#1
Diakses pada 6 Maret 2019

 

Reviewed by dr. Reni

Artikel Terkait

Banner Telemed