logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Mata Bayi Melihat ke Atas? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

open-summary

Bayi melihat ke atas umumnya hal yang normal terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi ini dapat disebabkan oleh mata belum memiliki fokus yang baik, jarak pandang terbatas, dan tertarik melihat warna kontras.


close-summary

6 Sep 2021

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Bayi melihat ke atas dapat terjadi akibat jarak pandangnya yang terbatas

Bayi melihat ke atas bisa terjadi karena matanya belum memiliki fokus yang baik

Table of Content

  • Penyebab mata bayi melihat ke atas
  • Cara mengatasi bayi melihat ke atas

Pernahkah Anda memerhatikan mata bayi suka melihat ke atas? Kondisi ini umumnya terjadi pada bayi baru lahir. Anda tidak perlu khawatir berlebihan mengenai alasan kenapa bayi suka melihat ke atas karena kemungkinan besar ini merupakan kondisi yang normal.

Advertisement

Meski demikian, ada pula kemungkinan kalau kondisi ini mengindikasikan adanya gangguan pada perkembangan mata bayi. Supaya Anda tidak keliru, simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga

  • Fase Oral Bayi yang Tak Boleh Diganggu Orang Tua, Mengapa?
  • Apa Perbedaan Alergi Susu Sapi dengan Intoleransi Laktosa?
  • 11 Cara Menenangkan Bayi yang Efektif Redakan Tangisan Si Kecil

Penyebab mata bayi melihat ke atas

Meski bayi melihat ke atas merupakan hal yang normal untuk bayi baru lahir, Anda perlu mewaspadai kondisi ini jika terjadi pada bayi yang lebih tua usianya.

Berikut penyebab mata bayi tidak fokus dan kerap melihat ke atas yang perlu diwaspadai:

1. Mata bayi belum mempunyai fokus yang baik 

Berbeda dengan penglihatan orang dewasa, penyebab mata bayi tidak fokus adalah karena fungsi penglihatan bayi belum matang sempurna. Mata bayi baru lahir masih mengembangkan fokus terhadap lingkungan barunya. Jadi, karena belum memiliki fokus yang baik atau bergerak secara akurat, mata si kecil pun kerap melihat ke arah atas.

2. Jarak pandang terbatas

jarak pandang bayi
Jarak pandang bayi baru lahir masih terbatas

Bayi baru lahir memiliki jarak pandang sekitar 20-30 cm dari hadapannya. Jarak ini tepat untuk memandang wajah ayah atau ibu saat menggendongnya ataupun melihat mainan yang menggantung di atas tempat tidurnya. 

Itulah alasan kenapa bayi suka melihat ke atas. Lebih jauh dari jarak tersebut, pandangan si kecil masih kabur. 

3. Tertarik melihat warna kontras

Bayi hanya mampu membedakan terang dan gelap saja. Oleh sebab itu, ketika ada beberapa warna kontras yang menarik perhatiannya, seperti lampu atau bayangan, mata bayi melihat ke atas. Si kecil pun lebih menyukai benda-benda berwarna kontras, misalnya mainan warna-warni.

Itulah beberapa faktor kenapa bayi suka melihat ke atas. Akan tetapi, jika bayi sering melihat ke atas setelah usianya 12-16 minggu atau Anda tidak dapat menarik perhatiannya, bisa jadi ada masalah pada perkembangan mata si kecil. 

Pada sebagian bayi, juling dapat menjadi alasan kenapa mata bayi melihat ke atas terus. Mata juling adalah kondisi mata tidak bergerak ke arah yang sama. Kondisi ini dapat terjadi karena lemahnya otot yang mengendalikan pergerakan mata. 

Apabila Anda khawatir adanya masalah pada mata bayi, sebaiknya bawa si kecil ke dokter. Terutama, jika gerak mata bayi tidak jelas atau tidak pernah melakukan kontak mata karena mungkin saja kemampuan penglihatannya sangat rendah atau bahkan mengalami kebutaan.

Cara mengatasi bayi melihat ke atas

Jika bayi melihat ke atas terus-menerus, sebaiknya Anda jangan khawatir berlebihan dulu. Cobalah untuk menstimulasi si kecil. Tutup mata bayi sebentar, kemudian ubah posisinya. Alihkan perhatian bayi untuk melihat benda lain.

bayi memegang mainan
Alihkan perhatian bayi dengan mainan

Misalnya, bermainlah bersama bayi dengan mengarahkan mainan yang berbunyi ke kanan dan ke kiri, lalu lihat arah bola matanya mengikuti mainan tersebut atau tidak. Sebaiknya, hindari menggantung lampu atau mainan di atas kepalanya  karena akan membuat ia melihat ke atas terus.

Selain itu, cobalah untuk melakukan kontak mata dengan bayi. Pandangi dia saat sedang menyusu atau bermain. Jika bayi menatap Anda, berikan senyuman dan ajaklah ia berbicara. Hal ini dapat bermakna untuk bayi dan berpengaruh baik terhadap perkembangannya.

Hindari memaksa bayi melakukan kontak mata, terutama saat bayi merasa kesal, lapar, atau lelah. Hal tersebut bisa membuatnya semakin rewel. Sebaiknya, lakukanlah saat bayi sedang ceria dan energik.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar bayi melihat ke atas, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

bayi & menyusuikesehatan matamata julingbayi baru lahirperkembangan bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved