Ragam Penyebab Masalah Keluarga dan Cara Mengatasinya dengan Tepat


Masalah keluarga dapat memengaruhi psikologis dan merusak hubungan antara satu sama lain. Beberapa kondisi yang sering kali memicu masalah dalam keluarga adalah perbedaan argumen, perubahan hidup, hingga kondisi keuangan.

0,0
Masalah keluarga dapat memengaruhi psikologis dan merusak hubungan antara satu sama lainHal pertama yang harus dilakukan saat terjadi konflik dalam keluarga adalah mengelola emosi
Konflik dalam hubungan merupakan hal yang wajar terjadi, termasuk dalam keluarga. Contoh konflik keluarga yang paling sering terjadi yaitu adanya perbedaan pendapat atau pandangan antara satu sama lain.Meski wajar terjadi, masalah keluarga haruslah segera diselesaikan sesegera mungkin. Apabila dibiarkan begitu saja, konflik yang terjadi dapat berpengaruh buruk terhadap kondisi psikologis dan merusak hubungan Anda dengan anggota keluarga.

Penyebab masalah keluarga yang sering terjadi

Tahapan dalam hidup yang dilalui keluarga berpotensi menjadi penyebab konflik. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan munculnya masalah dalam keluarga, antara lain:
  • Kelahiran anak
  • Perceraian orangtua
  • Anak mulai bersekolah
  • Perubahan kondisi keuangan
  • Pindah ke tempat tinggal baru
  • Belajar hidup sebagai pasangan baru
  • Pertumbuhan anak menjadi remaja (pubertas)
  • Perbedaan pendapat, nilai, dan kebutuhan antara satu sama lain
  • Ketidakcocokan antar pasangan yang muncul seiring berjalannya waktu

Cara mengatasi masalah dalam keluarga dengan tepat

Masalah keluarga perlu segera diselesaikan dan tak boleh dibiarkan begitu saja. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah stres serta rusaknya hubungan antara anggota keluarga satu sama lain. Bahkan, beberapa konflik dapat berujung pada tindak kekerasan.Berikut ini sejumlah tindakan yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah dalam keluarga:
  • Kelola emosi

Hal pertama yang harus dilakukan saat terjadi konflik dalam keluarga adalah mengelola emosi. Kebanyakan orang, terlebih anak-anak sangat sulit untuk bersikap tenang ketika menghadapi masalah keluarga. Agar emosi yang keluar tidak meledak, Anda dapat menarik diri sementara sebelum kemudian kembali dengan pikiran dan hati yang lebih tenang.
  • Diskusikan pendapat

Ketika terjadi konflik, tiap anggota keluarga pasti akan berusaha untuk memenangkan argumen dengan cara apa pun. Apabila semua pihak berpegang teguh dengan pendapat masing-masing dan bersikap keras kepala, masalah tidak akan bisa diselesaikan. Oleh sebab itu, cobalah untuk menurunkan ego dengan berdiskusi satu sama lain. Kemudian, cobalah untuk mengambil jalan keluar yang tidak merugikan semua pihak.
  • Cobalah untuk mendengarkan

Rasa marah yang muncul saat terjadinya masalah keluarga sering kali membuat Anda tidak mau untuk mendengarkan orang lain. Maka dari itu, cobalah untuk mengontrol emosi dan berusaha mendengarkan pendapat anggota keluarga lainnya. Kesalahpahaman sering kali menjadi salah satu pemicu utama dalam konflik.
  • Berkonsultasi dengan profesional

Apabila masalah keluarga terus berkepanjangan dan tidak dapat diselesaikan melalui diskusi, segera berkonsultasi dengan profesional. Sebagai pihak yang netral, tenaga profesional akan membantu mencari cara untuk jalan keluar dari masalah dalam keluarga Anda.

Tips membangun hubungan yang sehat dalam keluarga

Untuk menghindari terjadinya konflik dalam keluarga, pastikan hubungan dalam keluarga Anda terbangun secara sehat. Berikut sejumlah tips untuk membangun hubungan yang sehat dalam keluarga:

1. Jadikan keluarga sebagai prioritas

Sibuknya kegiatan di luar rumah sering kali membuat orang-orang lupa akan keluarga. Mulai saat ini, cobalah untuk menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk sekedar bertemu, mengobrol satu sama lain, atau makan dalam meja yang sama. Menjadikan keluarga sebagai prioritas membuat orang-orang yang di dalamnya merasa dicintai dan dianggap penting.

2. Berkomunikasi satu sama lain

Komunikasi adalah salah satu kunci utama terciptanya hubungan yang sehat dalam keluarga. Dengan komunikasi, masing-masing anggota keluarga bisa merasa dipahami dan memahami kondisi satu sama lain. Komunikasi juga mengajarkan anak-anak untuk bersikap hormat saat mereka melihat orang dewasa di sekitar berbicara dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.

3. Bekerja bersama seperti layaknya keluarga

Saat menghadapi masalah tertentu, bekerjalah bersama seperti layaknya keluarga. Jangan ragu untuk melibatkan pasangan atau anak-anak untuk membantu menyelesaikan masalah. Cara ini juga bisa menjadi kesempatan yang baik untuk anak mengembangkan kemampuan dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah.

4. Saling memberikan dukungan

Ketika anggota keluarga lain sedang tertimpa masalah atau dilanda kesedihan, jangan lupa untuk memberikan dukungan. Dukungan yang Anda berikan dapat membuat mereka merasa diperhatikan dan dicintai. Stres yang dirasakan pun juga akan ikut berkurang ketika mendapat dukungan.

Catatan dari SehatQ

Masalah keluarga dapat memengaruhi psikologis dan merusak hubungan antara satu sama lain. Beberapa kondisi yang seringkali memicu masalah dalam keluarga, perbedaan argumen, perubahan hidup, hingga kondisi keuangan.Cara mengatasi konflik keluarga bisa dilakukan dengan mengelola emosi, mendengarkan satu sama lain, mendiskusikan pendapat, sebelum kemudian mengambil jalan tengah. Jika masalah yang dialami tak bisa diselesaikan lewat diskusi, sebaiknya konsultasikan dengan profesional.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
menjalin hubungan
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/HealthyLiving/family-conflict
Diakses pada 30 Juli 2021
Beyond Blue. https://healthyfamilies.beyondblue.org.au/healthy-homes/resolving-family-conflict
Diakses pada 30 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait