Masakan dengan MSG Bikin Sakit Kepala? Coba Alternatif Pengganti MSG

Rempah-rempah alami seperti bawang putih dan cabai dapat menjadi pengganti MSG yang memberikan rasa sedap pada masakan
Kombinasi berbagai rempah dalam masakan akan memberi rasa sedap tanpa harus menambahkan vetsin atau MSG

Tak perlu khawatir jika ingin mencari alternatif pengganti MSG karena di luar sana ada banyak sekali bahan alami yang bisa menyedapkan masakan. Terlebih, Indonesia kaya akan rempah-rempah yang juga bisa diolah menjadi bumbu masakan sehat.

Selama masih digunakan dalam dosis wajar, MSG sebenarnya tidak berbahaya. Namun yang mengkhawatirkan adalah dalam makanan kemasan atau masakan yang tidak dibuat sendiri karena tidak bisa diketahui berapa banyak kandungan MSG di dalamnya. 

Seberapa berbahayanya MSG?

MSG adalah monosodium glutamate, asam amino yang dikonversi menjadi garam sodium. MSG bisa membuat rasa masakan menjadi lebih sedap. Sebenarnya, MSG jarang menyebabkan alergi selama dikonsumsi dalam batas wajar.

Namun kontroversi tentang MSG bukan hal baru. Sejak dulu, MSG dituding sebagai pemicu asma, sakit kepala, bahkan kerusakan otak. Sementara di satu sisi lain, otoritas seperti Food and Drug Administration Amerika Serikat mengklaim bahwa MSG aman dikonsumsi.

Orang kerap menganggap MSG berbahaya karena kandungan asam glutamat di dalamnya. Fungsi dari asam glutamat adalah stimulus sel saraf di otak. Jika berlebihan, dikhawatirkan menimbulkan efek berbahaya pada otak.

Meski demikian, mengonsumsi hanya sedikit MSG atau dalam porsi wajar tidak akan berdampak apapun bagi otak. Belum ada studi ilmiah yang mendukung tudingan bahwa MSG menyebabkan sel saraf rusak.

Alternatif pengganti MSG

Namun pada beberapa orang yang lebih sensitif, mengonsumsi MSG bisa menyebabkan efek yang kurang menyenangkan. Istilah untuk kondisi ini adalah Chinese restaurant syndrome atau MSG symptom complex.

Dalam sebuah penelitian, orang yang sensitif terhadap MSG merasa gejala-gejala di atas setelah mengonsumsi 5 gram MSG. Belum jelas pemicunya, namun para peneliti memiliki spekulasi bahwa dosis MSG terlalu tinggi dapat menembus pembatas antara darah dan otak sehingga berdampak pada saraf otak. 

Konsekuensinya, bisa terjadi pembengkakan bahkan cedera pada otak. Ada juga yang mengklaim bahwa MSG menyebabkan asma pada orang-orang yang sensitif. Namun hal tersebut jarang sekali terjadi.

Untuk itu, ada beberapa alternatif pengganti MSG dari bahan alami seperti:

1. Rempah-rempah

Rempah alami seperti bawang putih, rosemary, dan lada bisa menambah rasa pedas dan gurih pada masakan. Sementara itu rempah seperti kunyit dan jintan juga bisa jadi pengganti MSG yang membuat masakan terasa lebih hangat di perut.

Bergantung pada masakan yang dibuat, kombinasi berbagai rempah bisa menjadi stimulus indera perasa dan membuat masakan lebih lezat. 

2. Garam

Pengganti MSG lainnya adalah garam, terutama garam laut yang rasanya tidak setajam garam meja. Selain itu, ada banyak alternatif garam yang bisa dipilih. Namun tetap saja, jumlah garam yang digunakan dalam masakan jangan berlebihan karena rentan membuat tekanan darah meningkat.

3. Konsentrat produk olahan susu

Konsentrat dari produk olahan susu atau dairy concentrates bisa menjadi pengganti MSG terutama jika ditambahkan ke masakan agar lebih terasa gurih. Umumnya, konsentrat produk olahan susu dibuat dari modifikasi enzim butter atau cream cheese.

4. Kedelai

Dengan kandungan proteinnya yang tinggi, kedelai juga bisa menjadi pengganti MSG. biasanya, masakan Jepang dan Chinese diberikan penambah rasa dari kedelai untuk menambah kelezatannya.

5. Tomat

Kandungan glutamate dalam tomat juga bisa menjadi pengganti MSG. Itu sebabnya banyak orang menambahkan tomat ketika memasak untuk membuat rasa lebih kuat.

6. Jamur

Bagi orang yang tidak mengonsumsi protein hewani, jamur kerap dijadikan alternatif daging. Rasa dan protein dalam jamur juga cocok menjadikannya sebagai pengganti MSG. Kini, produk kaldu jamur alami juga sudah banyak dijual bebas dan jadi pilihan penyedap masakan.

Bergantung pada setiap individu, respons terhadap konsumsi MSG bisa berbeda-beda. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, tak ada masalah mengonsumsi MSG.

Namun bagi yang ingin makan tanpa MSG, ada banyak alternatif pengganti MSG dari bahan alami yang juga bisa menyedapkan masakan. Menghindari masakan yang diproses terlalu banyak atau makanan dalam kemasan juga salah satu langkah menjalani gaya hidup sehat.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/msg-good-or-bad#bottom-line
Diakses 25 Februari 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/531507-monosodium-glutamate-alternatives/
Diakses 25 Februari 2020

Fitday. https://www.fitday.com/fitness-articles/nutrition/healthy-eating/10-alternatives-to-msg.html
Diakses 25 Februari 2020

Artikel Terkait