Manisnya Manfaat Tomat untuk Ibu Hamil yang Sehatkan Janin

Manfaat tomat untuk ibu hamil sangatlah beragam, salah satunya menjaga kesehatan janin.
Menjaga bumil tetap terhidrasi, inilah manfaat tomat untuk ibu hamil yang disenangi!

Manfaat tomat untuk ibu hamil ternyata bukanlah mitos semata. Buah berwarna merah pekat yang rasanya manis dan segar ini, bisa memenuhi asupan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh bumil, untuk menyehatkan janin yang dikandungnya. Apa saja manfaat buah bulat ini untuk kehamilan?

Manfaat tomat untuk ibu hamil dan kandungan nutrisinya

Buah tomat juga mengandung beberapa antioksidan dan nutrisi yang sangat menyehatkan untuk tubuh, seperti likopen, kolin, asam folat, beta karoten, lutein, hingga asam alfa-lipoat. Yuk, kenali berbagai manfaat tomat untuk ibu hamil.

1. Membantu penyerapan zat besi

Saat hamil, ibu membutuhkan banyak zat besi untuk memproduksi haemoglobin ekstra. Selain itu, zat besi juga membantu oksigen tersebar dengan baik ke seluruh tubuh Anda dan janin di dalam rahim.

Manfaat tomat untuk ibu hamil yang pertama datang dari kandungan vitamin C-nya. Vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang bisa membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik.

Biasanya, dokter kandungan akan merekomendasikan bumil untuk menambah asupan zat besi lewat suplemen. Namun, menambahkan tomat dalam pola makan sehari-hari, bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi itu. Hebat sekali, bukan?

2. Kandungan likopen yang bisa cegah kerusakan sel

Sebelum mengetahui peran antioksidan likopen untuk bumil, ada baiknya Anda memahami bahwa bumil dianjurkan untuk mengonsumsi likopen melalui makanan seperti tomat, bukan dari suplemen.

Jika dikonsumsi lewat buah seperti tomat, maka likopen bisa mencegah kerusakan sel pada bumil karena mengandung antioksidan. Akan tetapi, apabila dikonsumsi melalui suplemen, sebuah studi malah menunjukkan adanya peningkatan risiko kelahiran prematur dan berat lahir bayi rendah.

3. Meningkatkan energi

Seperti yang sudah diketahui, rasa cepat lelah adalah “penyakit” bumil yang seringkali menghantui. Namun tenang saja, tomat memiliki kandungan karbohidrat yang cukup untuk memberikan energi pada bumil dikala rasa letih menyerang! Selain itu, karbohidrat juga menjaga kesehatan perkembangan janin di dalam rahim ibu.

4. Memperkuat sistem imun tubuh

Ibu hamil
Menambah kekuatan sistem imun tubuh dengan tomat

Kalau tadi ada vitamin C yang membantu bumil menyerap zat besi, kini ada vitamin A dari tomat untuk memperkuat sistem imun tubuh bumil. Selain itu, vitamin A juga bisa membantu bumil melawan infeksi dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam memperbaiki jaringan tubuh setelah melahirkan.

Perlu diketahui, sepertiga porsi jus tomat mengandung 42 mikrogram (mcg) vitamin A.

5. Mencegah perdarahan

Perdarahan pada bumil bisa saja terjadi sebelum atau sesudah melahirkan. Dalam kondisi parah, perdarahan bisa mengancam nyawa.

Keberadaan vitamin K di dalam tomat bisa membantu bumil dalam mencegah perdarahan yang bisa mengancam nyawa. Sebab, vitamin K akan membantu tubuh dalam melakukan proses pembekuan darah, untuk mencegah pendarahan berlebih.

6. Mencegah cacat bawaan lahir

Tidak hanya mencegah kerusakan sel pada bumil, kandungan likopen yang dimiliki buah tomat ternyata dipercaya untuk mencegah kelainan bawaan lahir dan pre-eklampsia (komplikasi berupa tekanan darah tinggi, pembengkakan tangan dan kaki, hingga adanya protein dalam urine).

7. Mencegah kram kaki

Pada bumil, kondisi kram kaki dan sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome) adalah hal yang sering ditemui. Untungnya, kandungan kalium dalam tomat bisa mencegahnya.

Selain itu, tomat juga mengandung kalsium yang bisa mencegah kram kaki dan sindrom kaki gelisah ini.

Rekomendasi asupan kalium per harinya adalah 4.700 mg. Berhati-hatilah, karena mengonsumsi kalium dalam jumlah tinggi sangatlah berbahaya. Maka dari itu, konsultasikanlah kebutuhan kalium Anda dengan dokter kandungan.

8. Melancarkan pencernaan

Banyak bumil yang merasakan konstipasi (sembelit), wasir, hingga diare. Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat ternyata bisa mencegahnya.

Manfaat tomat untuk ibu hamil selanjutnya adalah melancarkan pencernaan, karena kandungan serat yang dimilikinya.

Setidaknya, bumil membutuhkan 25-35 mg serat setiap harinya. Tomat bisa menjadi salah satu pilihan buah yang dapat memenuhi kebutuhan serat bumil.

9. Memperlancar sirkulasi darah

Sirkulasi darah yang lancar bisa berdampak baik pada janin dalam rahim. Sebab, segala nutrisi dan oksigen untuk janin, disalurkan lewat aliran darah sang bumil.

Studi membuktikan bahwa tomat adalah makanan yang bisa membantu pembuluh darah terbuka, sehingga memperlancar aliran darah. Manfaat tomat untuk ibu hamil yang satu ini pasti sangat menguntungkan Anda.

10. Menjaga kesehatan janin

Studi telah membuktikan bahwa kekurangan vitamin C bisa menyebabkan komplikasi kesehatan pada otak janin. Saat otak janin sudah mengalami kerusakan, tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya.

Vitamin C dalam satu buah tomat cukup tinggi, yakni 14 mg per 100 g. Selain itu, vitamin C juga dipercaya menyehatkan kulit, tulang, gusi, dan gigi janin di dalam rahim.

11. Membantu perkembangan organ vital bayi

Vitamin A sangatlah dibutuhkan oleh bumil untuk perkembangan embrio bayi. Jantung, paru-paru, ginjal, mata, dan tulang dari janin pun berkembang dengan baik jika ibunya gemar mengonsumsi tomat yang kaya akan vitamin A.

12. Menjaga bumil tetap terhidrasi

Satu buah tomat berukuran sedang mengandung setengah cangkir (118 mililiter) air. Bumil membutuhkan air lebih banyak untuk menjaga tubuhnya tetap terhidrasi selama kehamilan. Sebab, cairan akan membantu pembentukan plasenta dan kantung ketuban. Itulah sebabnya, tomat sangat dianjurkan untuk bumil.

Apa saja kandungan menyehatkan dalam tomat?

Buah tomat
Tomat adalah buah yang menyehatkan untuk siapa saja

Karena kandungan berikut inilah, berbagai manfaat tomat tersebut untuk ibu hamil bisa dirasakan.

  • Protein: 1,58 gram (g)
  • Serat: 2,2 g
  • Karbohidrat: 5,8 g
  • Kolesterol: 0 g
  • Kalsium: 18 miligram (mg)
  • Kalium: 427 mg
  • Vitamin C: 24,7 mg
  • Fosfor: 43 mg

Tidak hanya menyehatkan dan bernutrisi tinggi, buah tomat juga dianggap aman jika dikonsumsi sewajarnya oleh bumil.

Bahaya tomat untuk ibu hamil, jika dikonsumsi berlebihan

Mengonsumsi tomat dalam porsi yang wajar, sangatlah dianjurkan untuk bumil. Namun, mengonsumsinya dalam jumlah banyak bisa menimbulkan efek samping merugikan, seperti:

  • Migrain
  • Masalah ginjal
  • Masalah kandung kemih
  • Nyeri ulu hati
  • Refluks asam lambung

Mengonsumsi makanan yang mengandung likopen terlalu banyak juga bisa menimbulkan risiko karotenemia dan likopenemia. Kedua kondisi ini bisa ditandai dengan gejala kulit menguning pada telapak tangan dan kaki.

Catatan dari SehatQ

Sebelum mengonsumsi tomat saat hamil, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter kandungan Anda, untuk menghindari berbagai risiko selama kehamilan. Selain itu, jangan mengonsumsi tomat secara berlebihan, karena dampaknya bisa merugikan.

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/538260-nutritional-value-of-tomatoes-for-pregnancy/
Diakses pada 5 Februari 2020

Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/eating-tomato-during-pregnancy-health-benefits-risks-and-more/
Diakses pada 5 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/273031.php#nutrition
Diakses pada 5 Februari 2020

Web MD. https://www.webmd.com/baby/are-you-getting-enough-iron
Diakses pada 5 Februari 2020

Children's Wisconsin. https://www.chw.org/medical-care/fetal-concerns-center/conditions/pregnancy-complications/postpartum-hemorrhage
Diakses pada 5 Februari 2020

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/maternity-products/health/pregnancy-snacks-fiber/
Diakses pada 5 Februari 2020

Rochester Edu. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02362
Diakses pada 5 Februari 2020

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_vitamin-a-in-your-pregnancy-diet_675.bc
Diakses pada 5 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/craving-tomatoes#see-a-doctor
Diakses pada 5 Februari 2020

Artikel Terkait