Terbukti Secara Ilmiah! Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Anda

Tertawa juga dapat membantu tubuh Anda melawan penyakit dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Manfaat tertawa telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi rasa sakit.

Bersenda gurau dengan keluarga atau teman memang seringkali menghibur dan membuat semua orang tertawa. Ini tentu hal yang menyenangkan untuk dilakukan karena dapat memberikan rileksasi pada tubuh setelah satu hari penuh beraktivitas. Sebagian orang bahkan mencari tayangan humor dan komedi untuk mencari sumber kesenangan yang dapat membuatnya tertawa setelah melalui waktu-waktu berat di kantor.

Tidak bisa dipungkiri, tertawa selalu bisa menjadi obat pelipur lara dan penghilang penat. Namun, tak hanya itu, manfaat tertawa juga terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kondisi kesehatan dan sebagai cara agar tidak stres. Para peneliti menemukan bahwa komedi atau humor dapat menjadi salah satu metode penyembuhan yang bisa diandalkan. Berikut adalah temuan yang ditemukan dalam penelitian tersebut.

1. Tertawa Mengurangi Rasa Sakit

Para peneliti dari Swiss mempresentasikan studi mereka tentang bagaimana humor dapat memberikan bantuan kepada pasien nyeri kronis pada European Pain Federation EFIC di Florence tahun 2013. Thomas Benz dari RehaClinic di Bad Zurzach, Swiss, mengatakan dalam presentasinya bahwa tertawa merupakan strategi yang cocok untuk meningkatkan toleransi nyeri dan mengoptimalkan kualitas hidup pada pasien dengan nyeri kronis.

Hal ini dapat terjadi sebab tertawa mampu mengaktifkan pelepasan endorfin dan mengurangi ketegangan otot. Selain itu, tertawa juga dapat digunakan secara khusus sebagai teknik kognitif saat dilakukan pengalihan perhatian untuk mengontrol rasa sakit dan meningkatkan toleransi rasa sakit.

2. Tertawa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Tidak hanya dapat mengurangi rasa sakit, tertawa juga dapat membantu tubuh Anda melawan penyakit dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika Anda tertawa, Anda akan bernapas dengan diafragma yang dapat merangsang pembersihan sistem limfatik. Peningkatan aliran cairan limfatik yang melewati kelenjar getah bening mampu menghilangkan racun dan meningkatkan jumlah limfosit yang beredar dalam darah sehingga dapat melindungi tubuh dari penyakit.

Manfaat tertawa lainnya adalah mengurangi peradangan. Dalam sebuah penelitian di Jepang pada tahun 1996 yang dilakukan pada 41 orang dengan rheumatoid arthritis, para peneliti menemukan bahwa tertawa mengurangi kadar sitokin yang memicu peradangan pada orang dengan rheumatoid arthritis.

Di sisi lain, sebuah penelitian yang dilakukan di Loma Linda University di California pada 1980-an, peneliti medis Lee Berk, DrPH, dan rekan-rekannya menemukan bahwa kadar dua hormon, yaitu beta-endorfin yang berperan dalam meningkatkan suasana hati, mengoptimalkan hormon pertumbuhan manusia, dan memperkuat imunitas, meningkat dari 27 persen hingga 87 persen saat peserta menonton video-video lucu.

3. Tertawa Sebagai Cara Agar Tidak Stres

Pada tahun 2002, tim peneliti Loma Linda juga mempelajari tertawa sebagai salah satu cara agar tidak stres. Berdasarkan hasil temuannya, tertawa dapat mengurangi kadar tiga hormon stres: kortisol, epinefrin (atau adrenalin), dan dopac (bahan kimia otak yang membantu menghasilkan adrenalin).

Pasalnya, tertawa dapat memicu sistem saraf parasimpatis yang bekerja menenangkan seluruh tubuh dan melepaskan endorfin sehingga dapat meminimalisir stres atau sebagai cara agar tidak stres.

4. Tertawa Mencegah Penyakit Jantung

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan American College of Cardiology pada 2000 oleh ahli jantung di University of Maryland Medical Center (UMM) di Baltimore, tertawa dapat membantu melindungi seseorang dari serangan jantung. Mereka menemukan bahwa orang dengan penyakit jantung cenderung lebih sedikit tertawa dibandingkan dengan mereka yang senang dengan humor.

Michael Miller, MD, Direktur Pusat Kardiologi Pencegahan di UMM, mengatakan bahwa belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bagaimana manfaat tertawa dalam melindungi kerja jantung. Namun, para ahli mengetahui bahwa tekanan mental berhubungan erat dengan gangguan endotelium, atau pelindung yang melapisi pembuluh darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan serangkaian reaksi inflamasi yang berdampak pada penumpukan lemak dan kolesterol di arteri koroner hingga akhirnya berisiko menjadi serangan jantung. Tertawa mampu mengatur tekanan darah dan meningkatkan aliran darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Dua manfaat tertawa ini yang nantinya berperan penting bagi kesehatan jantung.

5. Tawa Membakar Kalori

Tertawa juga berperan dalam membakar kalori dalam tubuh. Dalam sebuah studi yang dipresentasikan pada Kongres Eropa tentang Obesitas pada 2005, peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt, Maciej Buchowski, PhD, menemukan bahwa tertawa mampu mengeluarkan energi dan meningkatkan denyut jantung sekitar 10 hingga 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 hingga 15 menit tertawa dapat membakar 10 hingga 40 kalori dalam satu hari.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/columns/therese-borchard-sanity-break/health-benefits-of-laughing/
Diakses pada Januari 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/stress-relief/art-20044456
Diakses pada Januari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed