Terbukti Secara Ilmiah! Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Anda


Tertawa ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Manfaat tertawa antara lain dapat mengurangi rasa sakit, meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai cara agar tidak stres, hingga mencegah penyakit jantung.

0,0
09 Apr 2019|Aby Rachman
Manfaat tertawa bagi kesehatanManfaat tertawa telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi rasa sakit.
Bersenda gurau dengan keluarga atau teman memang sering kali menghibur dan membuat semua orang tertawa. Ini tentu hal yang menyenangkan untuk dilakukan karena dapat memberikan rileksasi pada tubuh setelah satu hari penuh beraktivitas. Terlebih manfaat tertawa sebenarnya bagus untuk kesehatan.
Tidak bisa dipungkiri, tertawa selalu bisa menjadi obat pelipur lara dan penghilang penat. Namun, tak hanya itu, manfaat tertawa juga terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kondisi kesehatan dan sebagai cara agar tidak stres.

Manfaat tertawa menurut penelitian

Para peneliti menemukan bahwa komedi atau humor dapat menjadi salah satu metode penyembuhan yang bisa diandalkan. Berikut manfaat tertawa yang diambil dari penelitian tersebut.

1. Mengurangi rasa sakit

Para peneliti dari Swiss mempresentasikan studi mereka tentang cara humor dapat memberikan bantuan kepada pasien nyeri kronis. Thomas Benz dari RehaClinic di Bad Zurzach, Swiss, mengatakan dalam presentasinya bahwa tertawa merupakan strategi yang cocok untuk meningkatkan toleransi nyeri. Selain itu, tertawa pun mampu mengoptimalkan kualitas hidup pada pasien dengan nyeri kronis.Hal ini dapat terjadi sebab tertawa mampu mengaktifkan pelepasan endorfin dan mengurangi ketegangan otot. Selain itu, tertawa juga dapat digunakan secara khusus sebagai teknik kognitif saat dilakukan pengalihan perhatian untuk mengontrol rasa sakit dan meningkatkan toleransi rasa sakit.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Tidak hanya dapat mengurangi rasa sakit, tertawa juga dapat membantu tubuh Anda melawan penyakit dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika tertawa, Anda akan bernapas dengan diafragma yang dapat merangsang pembersihan sistem limfatik.Peningkatan aliran cairan limfatik yang melewati kelenjar getah bening mampu menghilangkan racun. Aktivitas ini pun meningkatkan jumlah limfosit yang beredar dalam darah sehingga dapat melindungi tubuh dari penyakit.Manfaat tertawa lainnya adalah mengurangi peradangan. Dalam sebuah penelitian di Jepang pada tahun 1996, ditemukan adanya perubahan pada 41 orang dengan rheumatoid arthritis. para peneliti menemukan bahwa tertawa mengurangi kadar sitokin yang memicu peradangan pada orang dengan rheumatoid arthritis.Hal ini pun dibuktikan oleh sebuah penelitian lain yang dilakukan di Loma Linda University di California pada 1980-an. Peneliti medis Lee Berk, DrPH, dan rekan-rekannya menemukan bahwa kadar dua hormon beta-endorfin bekerja dengan baik. Hormon tersebut berperan dalam meningkatkan suasana hati, mengoptimalkan hormon pertumbuhan manusia, dan memperkuat imunitas. Peningkatan tersebut pun terjadi dari 27 persen hingga 87 persen saat peserta menonton video-video lucu.

3. Tertawa sebagai cara agar tidak stres

Pada tahun 2002, tim peneliti Loma Linda juga mempelajari tertawa sebagai salah satu cara agar tidak stres. Berdasarkan hasil temuannya, tertawa dapat mengurangi kadar tiga hormon stres: kortisol, epinefrin (atau adrenalin), dan dopac (bahan kimia otak yang membantu menghasilkan adrenalin).Pasalnya, tertawa dapat memicu sistem saraf parasimpatis yang bekerja menenangkan seluruh tubuh. Setelah itu, tawa akan melepaskan endorfin sehingga dapat meminimalisir stres atau sebagai cara agar tidak stres.

4. Tertawa mencegah penyakit jantung

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan American College of Cardiology pada 2000 oleh ahli jantung di University of Maryland Medical Center (UMM) di Baltimore, tertawa dapat membantu melindungi seseorang dari serangan jantung. Mereka menemukan bahwa orang dengan penyakit jantung cenderung lebih sedikit tertawa dibandingkan dengan mereka yang senang dengan humor.Michael Miller, MD, Direktur Pusat Kardiologi Pencegahan di UMM, mengatakan bahwa belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bagaimana manfaat tertawa dalam melindungi kerja jantung. Namun, para ahli mengetahui bahwa tekanan mental berhubungan erat dengan gangguan endotelium, atau pelindung yang melapisi pembuluh darah.Kondisi ini dapat menyebabkan serangkaian reaksi inflamasi yang berdampak pada penumpukan lemak dan kolesterol di arteri koroner hingga akhirnya berisiko menjadi serangan jantung. Tertawa mampu mengatur tekanan darah dan meningkatkan aliran darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Dua manfaat tertawa ini yang nantinya berperan penting bagi kesehatan jantung.

5. Tawa membakar kalori

Tertawa juga berperan dalam membakar kalori dalam tubuh. Dalam sebuah studi yang dipresentasikan pada Kongres Eropa tentang Obesitas pada 2005, peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt, Maciej Buchowski, PhD, menemukan bahwa tertawa mampu mengeluarkan energi.Tertawa pun meningkatkan denyut jantung sekitar 10 hingga 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 hingga 15 menit tertawa dapat membakar 10 hingga 40 kalori dalam satu hari.Baca juga: Manfaat Gas Tawa yang Bikin Rileks dan Tetap Aman

Cara mudah tertawa

Ada banyak yang bisa dilakukan untuk bisa tertawa. Anda bisa melakukannya sendiri dengan bantuan gadget. Bisa juga ngobrol dengan teman yang menyenangkan. Berikut langkah supaya Anda bisa tertawa dengan mudah:
  • Mencari konten foto, audio, dan video yang lucu
  • Berktumpul dengan teman dekat sambil bercerita banyak topik
  • Bertukar pesan singkat dengan teman dan keluarga
  • Bermain dengan hewan peliharaan
Baca juga: Penyebab Nervous Laughter atau Tertawa Saat Gugup

Catatan dari SehatQ

Tertawa secara rutin akan membuat tubuh Anda lebih sehat. Cobalah untuk berkumpul atau sekadar berkirim pesan dengan orang terdekat supaya bisa tertawa lepas. 
gangguan stres akut
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/columns/therese-borchard-sanity-break/health-benefits-of-laughing/
Diakses pada Januari 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/stress-relief/art-20044456
Diakses pada Januari 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait