10 Manfaat Terong Belanda Jika Rutin Dikonsumsi, Salah Satunya Cegah Kanker

Selain cegah kanker, terong belanda juga bisa cegah diabetes.
Jangan salah, terong belanda punya segudang manfaat untuk Anda.

Terong belanda, atau yang dikenal dengan sebutan Tamarillo di luar negeri, merupakan buah yang memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi secara rutin. Buah berwarna merah dan kuning ini adalah sumber vitamin A dan C.

Tidak hanya itu, mineral seperti kalsium, zat besi, kalium, magnesium, hingga fosfor juga terkandung dalam buah yang sering ditemui di Indonesia ini.

Berikut ini adalah 10 manfaat terong belanda jika dikonsumsi setiap hari:

1. Mengatasi masalah pencernaan

Terong belanda mengandung serat yang tinggi. Jika Anda memiliki masalah pencernaan, buah ini bisa mengatasinya. 

Mengonsumsi buah ini secara rutin mampu melancarkan buang air besar dan meningkatkan penyerapan nutrisi dalam tubuh Anda.

2. Mengurangi sembelit

Serat dalam terong belanda tidak hanya membantu pencernaan, tapi juga meringankan perasaan sembelit karena proses buang air besar yang sulit. 

Serat yang dikandung terong belanda juga mampu membuat feses lebih mudah melewati usus besar.

3. Mencegah kanker

Terong belanda mengandung tingkat antioksidan tinggi, sehingga bisa mencegah segala jenis kanker. Setiap 100 gram terong belanda yang segar, terdapat antioksidan dengan jumlah mencapai 1.659.

Antioksidan yang terkandung dalam terong belanda antara lain pigmen athocyanin, poplyphenolic, flavonoid dan asam klorogenat. Mereka akan melindungi semua sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan infeksi radikal bebas. Jadi, kerusakan DNA tidak akan terjadi.

4. Mencegah diabetes

Terong belanda memiliki serat yang bisa menstabilkan kadar gula darah. Buah ini memiliki asam klorogenik yang berperan penting dalam menunda timbulnya diabetes, serta meningkatkan sensitivitas insulin.

Mengonsumsi terong belanda secara rutin bisa mencegah perkembangan diabetes tipe 2.

5. Meningkatkan penglihatan

 Buah ini adalah sumber karotenoid dan vitamin A yang bisa meningkatkan kemampuan penglihatan agar terus sehat, dan mencegah pengembangan katarak.

6. Menjaga metabolisme tubuh

Berbagai vitamin B yang dikandung terong belanda, sangat penting untuk menjaga metabolisme tubuh. Terutama vitamin B kompleks yang menjadi kunci beberapa enzim metabolisme. 

Jika sering dikonsumsi, Anda akan merasakan perubahan energi tubuh yang terus meningkat.

7. Cegah darah tinggi

Per 100 gram (setara 7 sendok makan) terong belanda, terkandung sekitar 321 mg kalium. Dengan jumlah kalium itu, Anda bisa menjaga detak jantung dan tekanan darah yang normal. Maka dari itu, terong belanda sangat baik untuk pasien hipertensi.

8. Bagus untuk menurunkan berat badan

Jika mengidamkan makanan manis saat sedang diet, terong belanda bisa jadi penyelamat. Buah yang manis ini memiliki kalori yang rendah, memiliki serat dan kadar air yang tinggi. Jadi, Anda akan kenyang dalam waktu beberapa jam. Bahkan, terong belanda juga bisa melawan sel-sel lemak. 

Baca juga: Lezat dan Bergizi, Ini Daftar Buah yang Mengandung Vitamin A

9. Kulit lebih awet muda

Anda bisa menemukan banyak vitamin C dalam terong belanda. Vitamin ini sangat penting untuk mendapatkan kulit sempurna dan bercahaya dengan alami. 

Dengan mengonsumsi terong belanda, kulit tidak akan rentan terhadap terhadap bintik-bintik penuaan dan keriput.

10. Memperkuat sistem kekebalan

Sama seperti buah-buahan sitrus, terong belanda mengandung banyak vitamin C, yang bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh. Jika Anda rutin mengonsumsi vitamin C, sistem kekebalan tubuh bisa lebih kuat dalam melawan bakteri infeksius dan infeksi mikroorganisme. 

Tips mengonsumsi terong belanda

Sampai saat ini, tidak ada kasus yang membuktikan terong belanda memiliki efek samping berbahaya. Namun ingat, setiap makanan maupun minaman yang dikonsumsi berlebihan dan masuk ke dalam tubuh itu, tidak bagus. Jika Anda ingin membeli dan mengonsumsi terong belanda, berikut ini tipsnya.

  • Beli terong belanda segar dengan warna terang. Pastikan tidak ada kerusakan pada kulitnya.
  • Hindari terong belanda dengan tekstur lunak, berair dan yang sudah busuk.
  • Jika membeli terong belanda mentah, simpan dalam suhu ruangan sampai matang. Jika ingin menyimpannya, langsung letakkan di dalam kulkas. Terong belanda bisa tahan selama 4-5 hari
  • Sebelum memakan terong belanda, kupas kulitnya dan cuci dengan air, untuk menghilangkan residu
  • Anda bisa mengonsumsi terong belanda seperti tomat, yaitu langsung dimakan mentah, dijadikan jus, maupun sebagai topping makanan berat, seperti pizza 
  • Terong belanda juga bisa dipanggang atau direbus, kemudian disajikan dengan makanan berprotein, seperti steak, burger, ikan, dan lain-lain

Catatan dari SehatQ:

Agar pengonsumsian terong belanda lebih variatif, ada baiknya Anda kombinasikan dengan berbagai macam makanan lainnya, seperti steak, pizza, hingga makanan berprotein lainnya. Jika ingin dimakan mentah, langsung saja dijus atau dipotong-potong kecil menjadi snack. Tapi ingat, jangan makan kulitnya yang pahit itu!

Dr Health Benefits. https://drhealthbenefits.com/food-bevarages/fruits/health-benefits-of-tamarillo-fruits

Diakses pada 23 September 2019

 

Natural Food Series. https://www.naturalfoodseries.com/11-health-benefits-tamarillo/

Diakses pada 23 September 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed