Kini Digemari, Inilah 8 Manfaat Teh Hitam yang Baik untuk Tubuh

Ada berbagai manfaat teh hitam bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan
Teh hitam dihasilkan melalui proses oksidasi penuh

Teh merupakan minuman kedua yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air putih. Teh memiliki banyak varian, namun salah satu yang popularitasnya sedang menanjak adalah teh hitam. Selain memiliki rasa yang nikmat dan wangi yang harum, teh hitam juga kaya akan antioksidan yang baik untuk tubuh.

Selain itu, masih banyak manfaat teh hitam untuk kesehatan yang belum diketahui oleh orang banyak. Jadi, tidak ada salahnya untuk mulai memasukkan teh ini ke dalam diet atau menu makanan Anda sehari-hari.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis teh ini, simak beragam manfaat teh hitam untuk kesehatan.

Manfaat teh hitam untuk kesehatan

Semua teh berasal dari tanaman Camellia sinensis, namun cara panen dan pengolahan yang berbeda dapat menghasilkan bermacam-macam jenis teh. Camellia sinensis seringkali dicampur dengan tanaman lain untuk mendapat rasa yang berbeda, contohnya seperti earl grey.

Dalam membuat teh hitam, diperlukan daun teh yang layu dan teroksidasi penuh. Oksidasi terjadi ketika daun terpapar udara untuk waktu yang lama. Enzim pun akan memecah bahan kimia di daun hingga menghasilkan warna coklat kehitaman dan memiliki harum yang khas.

Teh hitam memiliki rasa yang lebih kuat, dan mengandung lebih banyak kafein daripada teh lain. Namun, teh ini memiliki lebih sedikit kafein daripada kopi. Teh hitam memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan karena mengandung antioksidan. Beberapa manfaat teh hitam yang bisa didapat, di antaranya:

  • Meningkatkan kesehatan tubuh

Salah satu kelompok antioksidan yang ditemukan dalam teh hitam adalah polifenol. Polifenol terdiri dari katekin, theaflavin, dan thearubigin yang merupakan sumber antioksidan utama dalam teh hitam.

Kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Sebuah studi pada tikus meneliti peran theaflavin dalam teh hitam, yang menunjukkan bahwa theaflavin mampu mengurangi kolesterol dan gula darah.

  • Meningkatkan fokus

Teh hitam mengandung kafein dan asam amino (L-theanine) yang dapat meningkatkan fokus dan waspada. L-theanine dapat meningkatkan aktivitas alfa di otak yang menghasilkan relaksasi dan fokus yang lebih baik. Teh hitam menjadi pilihan yang baik dalam meningkatkan fokus dan energi.

  • Meningkatkan kesehatan usus

Polifenol yang ditemukan dalam teh hitam dapat membantu menjaga usus yang sehat, mendorong pertumbuhan bakteri baik, dan menghambat pertumbuhan bakteri jahat.

Selain itu, teh hitam juga mengandung sifat antimikroba yang mampu membunuh zat berbahaya, dan meningkatkan kekebalan dengan membantu memperbaiki lapisan saluran pencernaan.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar membuktikan temuan tersebut.

  • Mengurangi tekanan darah

Sebuah penelitian melibatkan peserta untuk mengonsumsi tiga cangkir teh hitam setiap hari selama 6 bulan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa para peserta yang minum teh hitam mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, untuk mendapat manfaat ini diperlukan penyesuaian gaya hidup yang sehat.

  • Menurunkan 'kolesterol jahat' LDL

Beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi teh hitam dapat membantu mengurangi kolesterol LDL. Sebuah studi menunjukkan, minum lima cangkir teh hitam per hari membantu mengurangi 11 persen kolesterol LDL.

Selain itu, para peneliti juga menyimpulkan bahwa teh hitam membantu memperbaiki kadar kolesterol pada individu yang berisiko terkena penyakit jantung atau obesitas.

  • Meningkatkan kesehatan jantung

Teh hitam mengandung kelompok antioksidan lain, yaitu flavonoid. Kandungan ini bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi teh hitam selama 12 minggu dapat menurunkan trigliserida, kadar gula darah, dan menurunkan rasio plasma LDL/HDLsehingga terhindar dari penyakit jantung.

Studi lain juga menunjukkan bahwa minum tiga cangkir teh hitam per hari memilki risiko 11 persen lebih rendah terkena penyakit jantung.

  • Mengurangi risiko stroke

Sebuah penelitian menemukan bahwa minum teh hitam dapat membantu mengurangi risiko stroke. Orang yang mengonsumsi empat cangkir atau lebih teh hitam per hari memiliki risiko stroke 32 persen lebih rendah daripada orang yang tidak minum teh hitam.

Oleh sebab itu, jika keluarga Anda memiliki riwayat stroke maka sebaiknya konsumsilah teh hitam untuk mengurangi risiko.

  • Membantu mengurangi risiko kanker

Polifenol yang terdapat pada teh hitam dapat membantu mencegah kelangsungan hidup sel kanker. Sebuah studi menunjukkan bahwa teh hitam dan teh hijau berperan dalam mengatur pertumbuhan sel kanker dan mengurangi perkembangan sel yang baru.

Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat hubungan teh hitam dan kanker secara lebih lanjut.

Sebagian besar manfaat teh hitam ini memang masih memerlukan penelitian lebih lanjut karena mungkin tidak semua orang dapat merasakannya. Namun, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba mengonsumsi teh hitam yang nikmat ini.

Risiko mengonsumsi teh hitam

Teh hitam dapat menjadi minuman alternatif yang menyehatkan daripada minuman berkafein lainnya. Teh hitam juga memiliki jumlah kalori yang rendah sehingga Anda tak perlu khawatir mengonsumsinya ketika sedang diet.

Jika Anda memiliki serbuk teh hitam atau teh hitam kantung, maka Anda hanya tinggal menyeduhnya menggunakan air panas. Lalu, Anda dapat menyaring serbuk teh agar minuman menjadi lebih bersih. Namun, terdapat risiko yang dapat muncul ketika Anda mengonsumsi teh hitam, yaitu:

  • Kandungan racun. Timbal dan alumunium yang terkandung dalam teh dapat menjadi racun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Teh hitam juga memiliki kadar mangan yang sangat tinggi hingga bisa beracun. Semakin lama teh diseduh, maka semakin tinggi pula unsur-unsur beracun itu. Oleh sebab itu, hanya disarankan untuk menyeduh teh hitam selama 3 menit.

  • Efek kafein. Orang yang sensitif terhadap kafein dapat mengalami insomnia, kecemasan, mudah marah atau sakit perut ketika mengonsumsi teh hitam. Selain itu, asupan kafein yang berlebihan juga dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, iritasi usus besar, meningkatkan tekanan darah, dan lainnya.

  • Orang dengan riwayat kekurangan zat besi harus berhati-hati ketika mengonsumsi teh hitam karena dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi. 

Sebaiknya, selalu konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi teh hitam sebab bisa saja Anda memiliki kondisi tertentu yang tidak diizinkan untuk mengonsumsi teh hitam.

Jika setelah mengonsumsi teh hitam muncul gejala tertentu, seperti ruam, gatal, batuk, pusing, mual atau muntah, maka segera hentikan mengonsumsinya.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/black-tea-benefits#section11
Diakses pada 02 Oktober 2019

Medical News Today.https://www.medicalnewstoday.com/articles/292160.php
Diakses pada 02 Oktober 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed