Manfaat Taoge untuk Kesehatan, tapi Hati-Hati Risiko Keracunan

Manfaat taoge untuk kesehatan sangat melimpah, terutama untuk sistem pencernaan dan kadar gula darah
Masak taoge hingga matang sebelum dikonsumsi untuk mencegah kontaminasi bakteri

Sayuran berukuran mungil yaitu taoge kerap jadi pilihan untuk berbagai olahan masakan. Manfaat taoge untuk kesehatan sangat melimpah, terutama untuk sistem pencernaan dan kadar gula darah. Meski demikian, mengolah taoge harus benar agar terhindar dari risiko kontaminasi.

Taoge adalah tumbuhan muda yang baru berkembang dari tahap embrionik. Biasanya, taoge berukuran 2-5 cm dan ada banyak jenis taoge yang berbeda-beda. Namun apapun jenisnya, taoge mengandung nutrisi melimpah.

Manfaat taoge untuk kesehatan

Beberapa manfaat taoge untuk kesehatan di antaranya:

1. Kaya nutrisi

Taoge kaya akan protein, folat, magnesium, fosfor, mangan, vitamin C, dan juga vitamin K. Selain itu, protein dalam taoge juga lebih mudah dicerna karena kandungan antinutrient yang menghambat tubuh dalam menyerap nutrisi sudah berkurang hingga 87%.

2. Mengendalikan kadar gula darah

Manfaat taoge lainnya untuk kesehatan adalah menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Menurut beberapa penelitian, taoge bisa mengendalikan aktivitas enzim amilase yang digunakan untuk mengolah gula. 

Dalam penelitian yang melibatkan penderita diabetes tipe 2, sebagian diminta mengonsumsi 60 gram taoge setiap harinya. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi taoge secara berkala mengalami reduksi 10% level hemoglobin A1c.

3. Baik untuk sistem cerna

Manfaat taoge juga baik untuk sistem pencernaan karena membantu tubuh menyerap nutrisi lebih baik. Taoge meningkatkan jumlah serat tidak larut (insoluble fiber), jenis serat yang membantu proses pembuangan dan mencegah terjadinya konstipasi.

4. Meningkatkan kolesterol baik

Rupanya, manfaat taoge juga baik untuk kesehatan jantung dengan cara meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) serta menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Dalam sebuah penelitian kelompok yang mengalami obesitas dan mengonsumsi 60 gram taoge per hari, kadar kolesterol baiknya meningkat 12% dan kolesterol jahatnya menurun 75-84%. 

Risiko keracunan dari konsumsi taoge

Manfaat taoge di atas bisa diperoleh apabila mengolahnya tepat. Jika tidak, justru ada kemungkinan terjadinya kontaminasi hingga keracunan. Itulah mengapa sebaiknya taoge diolah dengan dimasak terlebih dahulu.

Risiko adanya kontaminasi bakteri muncul karena taoge hanya bisa tumbuh di iklim lembap yang juga menjadi tempat favorit bagi bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella.

Bahkan dalam 20 tahun terakhir, Food and Drug Administration AS mencatat 48 wabah penyakit akibat mengonsumsi taoge yang kurang tepat. Biasanya, gejala keracunan akan muncul dalam periode 12-72 jam setelah mengonsumsi, ditandai dengan diare, kram, hingga muntah.

Beberapa cara untuk menekan risiko kontaminasi adalah:

  • Memasak taoge hingga matang
  • Membeli taoge segar yang disimpan di lemari pendingin
  • Cek terlebih dahulu apakah ada lendir atau bau tidak sedap sebelum membeli
  • Selalu simpan di lemari pendingin bersuhu di bawah 8 derajat Celsius
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mengolah taoge
  • Orang dengan kekebalan tubuh lemah, lansia, dan ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi taoge dalam kondisi mentah

Meski ada risiko kontaminasi, bukan berarti taoge berbahaya untuk dikonsumsi. Sayang sekali melewatkan beragam manfaat taoge hanya karena tidak tahu cara mengolah dengan baik.

Jika mengonsumsi taoge dalam kualitas baik dan cara mengolahnya pun tepat, maka risiko terjadinya kontaminasi bakteri hingga keracunan bisa tereduksi.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/raw-sprouts#section8
Diakses 15 Maret 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/390504-what-are-the-health-benefits-of-bean-sprouts/
Diakses 15 Maret 2020

Organic Facts. https://www.organicfacts.net/bean-sprouts.html
Diakses 15 Maret 2020

Artikel Terkait