logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Manfaat Suntik Vitamin K pada Bayi Baru Lahir

open-summary

Bayi baru lahir rentan mengalami kekurangan vitamin K. Itu sebabnya, pemberian vitamin K pada bayi baru lahir biasanya dilakukan. Vitamin K untuk bayi baru lahir paling efektif diberikan lewat suntik.


close-summary

6 Sep 2021

| Yanita Nur Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

vitamin k untuk bayi

Vitamin K untuk bayi biasanya diberikan saat baru lahir

Table of Content

  • Manfaat vitamin K untuk bayi baru lahir 
  • Ciri-ciri bayi kekurangan kekurangan vitamin K?
  • Cara memenuhi kebutuhan vitamin K pada bayi baru lahir
  • Catatan dari SehatQ

Vitamin K mampu membantu pembekuan darah sehingga mencegah perdarahan serius. Pada bayi baru lahir, vitamin K dibutuhkan untuk mengurangi risiko gangguan perdarahan yang berakibat fatal bayi kelangsungan hidup bayi. 

Advertisement

Simak penjelasan lebih jauh tentang pentingnya vitamin K untuk bayi baru lahir berikut ini. 

Manfaat vitamin K untuk bayi baru lahir 

Bayi baru lahir tidak memiliki cukup banyak vitamin K secara alami, baik pada masa kehamilan hingga menyusui. 

Kekurangan vitamin K pada bayi baru lahir berisiko menimbulkan gangguan perdarahan akibat kekurangan vitamin K.

Dua kondisi yang rentang menyerang bayi baru lahir akibat kurang vitamin K, antara lain vitamin K deficiency bleeding (VKDB) atau haemorrhagic disease of the newborn (HDN). 

VKDB bisa berakibat fatal bagi bayi, di antaranya menyebabkan memar hingga perdarahan pada organ tubuh. Sebagian besar kasus VKDB menyebabkan perdarahan otak hingga kerusakan otak. 

Risiko mengalami VKDB pada bayi baru lahir bisa terjadi selama 6 bulan pertama kehidupannya. Hal ini karena sebagian besar vitamin K berasal dari makanan dan bakteri sehat di usus. 

Sementara, sebelum 6 bulan, bayi belum mampu makan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin K. Dalam hal ini, vitamin K dalam ASI pun belum cukup untuk melindungi bayi dari VKDB.

Baca Juga

  • Penyebab Rambut Bayi Tumbuh Tidak Rata Bahkan Botak Beserta Cara Menumbuhkannya
  • Normalkah Bayi Sering Buang Air Besar Setelah Minum ASI? Ini Penjelasannya
  • 13 Makanan untuk Ibu Menyusui yang Sehat dan Bergizi

Ciri-ciri bayi kekurangan kekurangan vitamin K?

Pada umumnya, kekurangan vitamin K pada bayi tidak menunjukkan tanda khusus, sampai pada akhirnya HDN atau VKBD terjadi. 

Namun, Anda perlu waspada jika bayi mengalami satu atau lebih dari gejala berikut ini:

  • Memar, terutama di area wajah dan kepala
  • Perdarahan di hidung atau tali pusat
  • Warna kulit pucat, termasuk gusi 
  • Bagian putih di mata berubah menjadi kuning, terutama pada bayi usia di atas 3 minggu
  • Terdapat darah pada feses bayi
  • Feses bayi terlihat hitam, gelap, dan lengket
  • Muntah darah
  • Sering muntah
  • Rewel
  • Ngantuk berlebihan
  • Kejang

Selain gejala di atas, risiko kejadian HDN pada bayi baru lahir juga dapat meningkat pada bayi dengan kondisi berikut:

  • Lahir prematur (kurang dari 37 minggu)
  • Lahir menggunakan forsep, ventouse, atau operasi caesar
  • Memar saat lahir
  • Kesulitan bernapas saat lahir
  • Gangguan hati saat lahir
  • Terlahir dari ibu yang mengonsumsi obat epilepsi untuk mencegah pembekuan darah atau sebagai obat tuberkulosis selama kehamilan

Cara memenuhi kebutuhan vitamin K pada bayi baru lahir

Terdapat dua cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin K pada bayi baru lahir, yakni melalui suntikan dan suplementasi oral (diminum), berikut penjelasannya. 

1. Suntik vitamin K

Pemberian suntik vitamin K pada bayi baru lahir terbilang lebih efektif untuk mencegah terjadinya HDN. Suntik vitamin K pada bayi baru lahir diberikan lewat injeksi intramuskular di paha bayi. 

Dosis vitamin K untuk bayi baru lahir yang diberikan lewat suntikan hanya membutuhkan 1 dosis sebanyak 1 mg. Dosis ini mampu melindungi bayi selama berbulan-bulan. 

Perlu diperhatikan bahwa injeksi ini biasanya menimbulkan rasa sakit dan sedikit memar pada area suntikan. 

2. Suplemen oral vitamin K 

Suplemen vitamin K dapat menjadi pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan vitamin K untuk bayi baru lahir. Pemberian vitamin K melalui oral ini biasanya lebih cepat dan mudah dilakukan oleh bidan. 

Dosis vitamin K untuk bayi baru lahir yang diberikan lewat oral membutuhkan 2 dosis. Dosis pertama diberikan pada minggu pertama bayi lahir, selanjutnya dosis kedua diberikan pada minggu keempat. 

Dalam National Health and Medical Research Council Australia bahkan pemberian vitamin K oral sebanyak 2 mg dilakukan 3 kali, yakni:

  • Dosis pertama ketika lahir
  • Dosis kedua biasanya 3-5 hari kemudian
  • Dosis ketiga pada minggu keempat 

Dibandingkan vitamin K lewat suntik, suplemen oral ini lebih tidak efektif. Pasalnya, bayi mungkin saja muntah lewat pemberian oral. 

Selain itu, pemberian vitamin K melalui oral juga memungkinkan tidak terserap dengan baik dan tidak bertahan lama. 

Untuk bayi dengan berat badan lahir amat rendah atau prematur, dosis vitamin K yang diberikan mungkin akan lebih kecil.

Catatan dari SehatQ

Bayi baru lahir tidak cukup banyak memiliki vitamin K bahkan hingga usia 6 bulan. Itulah sebabnya pemberian vitamin K pada bayi baru lahir sangat dibutuhkan untuk mencegah gangguan perdarahan akibat kekurangan vitamin K yang berakibat fatal.

Pemberian vitamin K wajib untuk semua bayi baru lahir, tidak terkecuali di Indonesia. Indonesia sendiri menggunakan injeksi intramuskular vitamin K sebanyak 1mg untuk mencegah perdarahan akibat kekurangan vitamin K pada bayi baru lahir. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Permenkes No. 28 Tahun 2017. 

Proses pemberian vitamin K ini biasanya dilakukan segera setelah bayi lahir. Namun, sang ibu tetap dapat menjalani inisiasi menyusui dini lebih dulu.

Jika masih ada pertanyaan terkait vitamin K untuk bayi baru lahir, Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!

Advertisement

bayi & menyusuibayi menangisfeses bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved