logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

7 Manfaat Sunat untuk Anak dan Orang Dewasa

open-summary

Manfaat sunat untuk anak-anak dan orang dewasa adalah membuat penis mudah dibersihkan, menurunkan risiko infeksi saluran kemih, menurunkan risiko kanker penis, hingga mengurangi risiko penyakit menular seksual.


close-summary

2023-03-30 10:22:45

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Manfaat sunat bagi kesehatan anak sudah tidak bisa dipungkiri lagi

Ada banyak manfaat sunat bagi kesehatan anak

Table of Content

  • Apa itu sunat?
  • Apa saja manfaat sunat untuk laki-laki?
  • Waspadai risiko sunat pada anak
  • Pada usia berapa sebaiknya anak disunat?
  • Masa penyembuhan setelah sunat

Setelah melahirkan anak laki-laki, satu hal yang perlu Anda pertimbangkan demi kesehatan mereka adalah sunat atau khitan. Terlepas dari fakta bahwa tindakan ini menjadi bagian dari agama atau tradisi, terdapat manfaat sunat yang telah terbukti secara ilmiah dan baik untuk kesehatan anak-anak dan orang dewasa.

Advertisement

Apa itu sunat?

manfaat sunat
Ternyata, ada sejumlah manfaat sunat untuk kesehatan.

Laki-laki lahir dengan penis yang ujungnya memiliki kulit bernama kulup.

Pengertian sunat adalah prosedur yang dilakukan untuk membuang kulup tersebut sehingga bagian kepala penis terbuka.

Pada anak laki-laki, umumnya tujuan khitan adalah alasan tradisi atau religius.

Namun, tidak jarang juga tujuan sunat dilakukan berdasarkan alasan medis, misalnya karena penis anak terkena fimosis (kulup lengket) dan infeksi berulang pada kulup maupun kepala penis (balanitis).

Di Indonesia, sunat umumnya dilakukan pada usia sekolah dasar (SD), tepatnya di umur 6-10 tahun.

Namun, kini prosedur ini telah banyak dilakukan sejak bayi untuk mencegah berbagai masalah kesehatan, misalnya infeksi saluran kemih hingga fimosis.

Dilansir dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), ada empat pilihan metode sunat di Indonesia, di antaranya sunat klamp (smartklamp), sunat konvensional atau sirkumsisi, sunat laser, dan sunat elektrokauter.

Baca Juga

  • 9 Cara Menurunkan Demam pada Anak Secara Alami
  • Selective Mutism, Gangguan Kecemasan yang Membuat Anak Jadi Pendiam
  • Seputar Gigi Gigis pada Anak, Mulai dari Penyebab hingga Cara Merawatnya

Apa saja manfaat sunat untuk laki-laki?

manfaat sunat
Alat-alat yang digunakan dokter untuk sunat.

Mulai dari penis mudah dibersihkan hingga menurunkan risiko kanker penis, berikut adalah berbagai manfaat sunat untuk kesehatan.

1. Penis lebih mudah dibersihkan

Manfaat sunat yang pertama adalah membuat penis lebih mudah dibersihkan.

Pada anak laki-laki yang belum sunat, bagian kulup dalam yang belum dipotong harus dibersihkan secara rutin untuk menghindari berbagai masalah.

2. Menurunkan risiko infeksi saluran kemih

Meski risiko infeksi saluran kemih pada laki-laki dewasa dan anak-anak lebih rendah, infeksi ini tetap dapat terjadi dan lebih sering dialami orang-orang yang belum disunat.

Ini juga merupakan salah satu manfaat khitan utama pada bayi karena infeksi saluran kemih yang parah di awal kehidupan bisa menyebabkan masalah pada ginjal kelak.

3. Mengurangi risiko penyakit menular seksual

Salah satu manfaat khitan bagi kesehatan yang paling besar adalah mengurangi risiko terjadinya penyakit menular seksual, seperti HIV atau gonore (kencing nanah).

Khusus untuk orang dewasa, Anda dianjurkan untuk melakukan seks dengan aman dan tidak menyimpang untuk menghindari penyakit ini. 

4. Menurunkan risiko kanker penis

Manfaat sunat lainnya adalah mencegah penyakit kanker penis atau setidaknya menurunkan risikonya.

Meski merupakan penyakit langka, sejumlah penelitian membuktikan bahwa penyakit ini jarang menyerang pria yang sudah disunat.

Penelitian lain bahkan menyebut bahwa risiko kanker serviks juga lebih rendah pada wanita dengan pasangan pria yang sudah disunat.

5. Mengatasi fimosis

Sunat juga bermanfaat dalam mengatasi masalah penis seperti fimosis pada anak-anak

Fimosis adalah kondisi bagian kulup penis sulit untuk ditarik ke belakang melewati kepala penis.

Pada orang dewasa, hal ini dapat menimbulkan rasa sakit ketika penis sedang ereksi. Dalam beberapa kasus, fimosis juga berpotensi dapat mempersulit penderitanya buang air kecil.

Untuk mengatasinya, dokter dapat merekomendasikan penderita fimosis untuk melakukan sunat.

6. Mengatasi balanitis

Manfaat sunat lainnya pada anak-anak dan orang dewasa adalah mengatasi balanitis.

Secara singkat, balanitis adalah kondisi kulup dan kepala penis mengalami peradangan dan infeksi.

Sunat anak biasanya direkomendasikan dokter untuk mengatasi balanitis yang terus kambuh.

Selain itu, dokter juga merekomendasikan khitan untuk anak-anak yang menderita balanitis xerotica obliterans.

Balanitis xerotica obliterans adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan fimosis. Dalam beberapa kasus, masalah alat kelamin pria ini dapat mengakibatkan kepala penis menjadi terluka dan meradang.

7. Mencegah parafimosis

Prosedur khitan dianjurkan untuk segera dilakukan pada anak-anak atau orang dewasa yang menderita parafimosis.

Parafimosis adalah kondisi kulup penis tak bisa kembali ke posisi awal setelah ditarik ke belakang. Kondisi ini menyebabkan kepala penis menjadi bengkak dan terasa nyeri.

Jika tidak segera ditangani, parafimosis dapat menyebabkan aliran darah ke penis menjadi terganggu.

Waspadai risiko sunat pada anak

Terlepas dari manfaat sunat bagi kesehatan yang cukup banyak, bukan berarti tidak ada risiko yang mengiringinya.

Salah satu risiko utama pada sunat anak adalah kepala penis menjadi tidak sensitif terhadap rangsangan.

Meski demikian, risiko ini kemungkinannya kecil dan tidak akan mengganggu hubungan seksual anak ketika mereka dewasa.

Selain itu, ada risiko kecil lain yang menyebabkan penis anak terus mengeluarkan darah setelah disunat.

Penis yang berdarah setelah disunat adalah hal yang normal, tapi Anda sebaiknya memeriksakan anak ke dokter jika perdarahan berlangsung terus-menerus.

Risiko sunat pada anak bisa terjadi ketika dokter memotong kulup lebih pendek atau lebih panjang dari seharusnya.

Ada pula kemungkinan kulup tidak sembuh sepenuhnya atau kembali menempel pada kepala penis, yang mengharuskan anak menjalani operasi kecil susulan.

Walaupun begitu, perlu Anda garisbawahi bahwa risiko sunat jauh lebih sedikit dibandingkan manfaat sunat pada anak-anak dan orang dewasa.

Lagipula, kemungkinan efek buruk ini terjadi setelah sunat sangat kecil, apalagi jika sunat dilakukan tenaga medis yang terlatih dan kompeten di bidangnya.

Pada usia berapa sebaiknya anak disunat?

Sunat pada anak
Ada banyak manfaat sunat bagi anak laki-laki

Anak laki-laki bisa disunat di usia berapa pun, tetapi penelitian menyebutkan waktu terbaik untuk menyunat anak laki-laki adalah ketika baru lahir.

Pasalnya, bayi baru lahir dapat sembuh dengan cepat dan masih memiliki kulit kulup yang tipis sehingga area ujung penis tidak perlu dijahit.

Merka juga lebih tahan terhadap stres sehingga menjalani sunat bayi cenderung tidak akan mengganggunya, mengingat mereka baru saja mengalami ‘trauma’ setelah dilahirkan.

Dalam tubuh bayi baru lahir juga masih tinggi kandungan kortikosteroid, epinefrin, androgen, tiroksin, dan endorfin sehingga mereka cenderung cepat beradaptasi dengan kondisi tubuh yang baru disunat.

Meskipun demikian, akademi kedokteran anak Amerika Serikat (APA) tidak merekomendasikan sunat bayi jika tidak ada masalah apa pun dengan penis, mengingat sunat dapat mengakibatkan komplikasi tertentu.

Jika Anda tetap ingin menyunat bayi, pastikan untuk melakukannya di dokter yang kompeten agar meminimalisir terjadinya efek buruk maupun komplikasi.

Dokter pun bisa saja menolak keinginan Anda untuk menyunat bayi jika mereka dalam kondisi yang tidak memungkinkan, misalnya lahir prematur.

Bayi yang lahir dengan cacat pada penis juga biasanya tidak bisa disunat karena kulup mungkin dipakai untuk melakukan rekonstruksi pada penis.

Masa penyembuhan setelah sunat

Selanjutnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan agar luka sunat dapat sembuh? Pada umumnya, butuh waktu 7-10 hari bagi penis untuk sembuh sepenuhnya.

Anda mungkin bisa melihat ujung penis bayi atau anak yang disunat seperti kemerahan, bengkak, atau lebam, bahkan mengeluarkan cairan berwarna kuning. Berbagai kondisi tersebut termasuk normal.

Jangan tekan penis bayi yang baru disunat atau area sekitarnya, terlebih jika mereka rewel. Ganti perban bekas sunat setiap Anda mengganti popoknya dan pastikan popok tersebut tidak terlalu ketat untuk mencegah tekanan pada penis.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai manfaat sunat pada bayi atau anak-anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store atau Google Play.

Advertisement

kesehatan anaksunat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved