Daun sirih merah dipercaya dapat meredakan berbagai penyakit
Daun sirih merah umumnya berbeda dengan daun sirih biasa

Di tengah derasnya arus modernisasi, orang justru semakin banyak beralih ke pengobatan tradisional dalam bentuk herbal. Salah satu tanaman herbal yang digadang-gadang memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan adalah daun sirih merah. Apa saja manfaat sirih merah untuk kesehatan?

Daun sirih merah (Piper crocatum) adalah tumbuhan merambat yang bentuknya mirip tanaman lada. Sama seperti sirih hijau, bentuk daunnya mirip dengan hati (love) dengan corak pada bagian atas putih keabu-abuan dan mengkilap, serta pada bagian bawah daun berwarna merah terang.

Tanaman ini masuk dalam keluarga Piperaceae. Di Indonesia, sirih merah tersebar hampir di seluruh daerah dengan sebutannya masing-masing, misalnya sedah (Jawa), seureuh (Sunda), ranub (Aceh), cambai (Lampung), base (Bali), nahi (Bima), mata (Flores), gapura, donlite, gamjeng, dan perigi (Sulawesi).

Kandungan dan manfaat sirih merah

Beberapa penelitian yang dilakukan di Indonesia sudah mengungkap manfaat sirih merah untuk kesehatan, antara lain:

  • Mencegah infeksi bakteri

Pemberian ekstrak daun sirih terbukti dapat menekan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus di dalam tubuh. Bakteri ini merupakan bakteri Gram positif yang dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit sesuai tingkat keparahannya, mulai dari infeksi saluran pernapasan hingga sepsis.

Manfaat sirih merah ini didapatkan dari kandungan fenol, flavonoid, dan alkaloid. Ketiganya juga terbukti dapat menghambat perkembangbiakan bakteri Escherecia coli dan Candida albicans meski efeknya tidak setinggi pada bakteri Staphylococcus aureus.

  • Mengobati mastitis

Daun sirih merah juga dapat bertindak sebagai antiseptik herbal karena mengandung minyak esensial, flavonoid, saponin, dan tannin. Oleh karena itu, banyak ibu menyusui yang menggunakan tumbukan daun sirih merah sebagai obat topikal (oles atau kompres) untuk mengatasi mastitis. Pemberian sirih merah sebagai obat oles hanya untuk mengatasi kondisi ringan dan tidak untuk menyembuhkan penyakit seutuhnya.

Mastitis sendiri adalah peradangan pada payudara ibu menyusui dan ditandai dengan bengkak, merah, dan teraba hangat. Mastitis bisa sampai mengakibatkan infeksi sehingga muncul demam atau keringat dingin sehingga harus segera ditangani oleh dokter.

  • Menyehatkan gigi

Penelitian pada dunia kedokteran gigi mengungkap manfaat sirih merah sebagai penghambat berbagai bakteri yang dapat merusak gigi, misalnya Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa) dan Porphyromonas gingivalis (Pg). Kesimpulan ini didapat dengan pemberian ekstrak daun sirih merah 10 persen dalam sebuah percobaan di laboratorium.

Porphyromonas gingivalis kerap dianggap sebagai salah satu bakteri paling berbahaya yang dapat menimbulkan periodontis. Sementara Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa) adalah bakteri Gram negatif yang juga sering mengakibatkan munculnya periodontis serta gigi tanggal pada orang dewasa.

  • Manfaat lainnya

Selain manfaat sirih merah di atas, beberapa penelitian lain juga menyebut kandungan dalam tanaman merambat ini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Masalah kesehatan yang dimaksud antara lain jantung koroner, diabetes mellitus, tuberkulosis, asam urat, kanker payudara, kanker darah (leukemia), ambeien, penyakit ginjal, hingga impotensi.

Selain itu, daun sirih merah juga dipercaya mampu menyembuhkan eksim (dermatitis), gatal-gatal, luka bernanah yang sulit sembuh, karies gigi, batuk, radang pada mata, telinga, prostat, hepatitis, hipertensi, keputihan kronis, Demam Berdarah Dengue (DBD), penambah nafsu makan, hingga penyakit kelamin (gonore, sifilis,  hingga herpes).

Cara menggunakan daun sirih merah

Penggunaan daun sirih merah mirip dengan sirih hijau, yakni bisa direbus dan diambil airnya untuk diminum maupun dijadikan larutan kompres. Ada pula orang yang menjadikan air daun sirih untuk membasuh area kewanitaan untuk menghilangkan bakteri penyebab keputihan.

Daun ini juga bisa ditumbuk hingga mengelurkan minyak, kemudian diaplikasikan pada luka luar. Untuk mendapatkan manfaat sirih merah pada mulut, Anda pun dapat mencampur air dengan tetesan ekstrak sirih merah 10 persen dan menjadikannya sebagai obat kumur.

Meski bermanfaat, daun ini bukanlah pengobatan utama dari penyakit Anda. Selalu konsultasikan dahulu ke dokter setiap keluhan yang Anda rasakan.

Unila. http://digilib.unila.ac.id/6702/14/BAB%20II.pdf
Diakses pada 18 Maret 2020

UIN Jakarta. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28925/3/ATINGUL%20MARIFAH-FKIK.pdf
Diakses pada 18 Maret 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mastitis/symptoms-causes/syc-20374829
Diakses pada 18 Maret 2020

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/322126562_Pemanfaatan_Rebusan_Daun_Sirih_Merah_Piper_Crocatum_Dalam_Menurunkan_Tingkat_Kejadian_Mastitis_Berdasarkann_Uji_Cmt_Dan_Scc
Diakses pada 18 Maret 2020

Bali Medical Journal. https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/viewFile/1173/pdf
Diakses pada 18 Maret 2020

Frontiers. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fcimb.2019.00262/full
Diakses pada 18 Maret 2020

Frontiers. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fimmu.2019.00728/full
Diakses pada 18 Maret 2020

Artikel Terkait