7 Manfaat Sayuran Rutabaga bagi Kesehatan Anda


Rutabaga adalah salah satu jenis sayuran silangan yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Sejumlah manfaat rutabaga di antaranya adalah menyehatkan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

(0)
04 Dec 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada banyak manfaat rutabaga bagi kesehatanRutabaga bentuknya mirip turnip
Rutabaga adalah sayuran akar yang termasuk jenis sayuran cruciferous (silangan). Sayuran yang tampilannya mirip turnip ini cukup populer di kawasan Eropa Utara dan dikenal dengan sebutan turnip Swedia.Rutabaga berbentuk bulat, berwarna putih kecokelatan, dan terasa lebih manis jika dibandingkan dengan turnip. Selain memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi, rutabaga juga rendah natrium dan lemak. Berdasarkan kandungannya, sayuran ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Manfaat rutabaga bagi kesehatan

Setidaknya ada tujuh manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi rutabaga, di antaranya:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Rutabaga memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Seporsi sayuran ini (140 gram) sudah cukup untuk memenuhi setengah kebutuhan harian vitamin C seorang wanita dewasa.Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan untuk memerangi radikal bebas, meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, dan menjaga kesehatan jaringan ikat dalam tubuh.

2. Mengontrol tekanan darah

Asupan kalium diperlukan untuk mengontrol tekanan darah. Rutabaga adalah sayuran berkalium tinggi, seporsi rutabaga (140 gram) mengandung 427 mg kalium. Jumlah ini setara 13 persen kebutuhan harian kalium pria dan 16 persen bagi wanita.Mengonsumsi rutabaga secara rutin dapat memberikan efek menguntungkan bagi penderita darah tinggi atau yang memilki gejala darah tinggi.

3. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Rutabaga adalah sayuran dengan kandungan serat yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan mikroba sehat di dalam usus. Selain itu, serat juga membantu meningkatkan pergerakan usus dan menambah massa pada tinja sehingga pencernaan menjadi lebih lancar dan sehat.Sayuran ini juga cocok untuk dimasukkan dalam menu diet. Selain rendah kalori, kandungan seratnya yang tinggi dapat membuat perut kenyang lebih lama. Diet tinggi serat dan pencernaan yang sehat dapat menurunkan risiko berbagai penyakit , seperti kanker kolorektal, diabetes tipe 2, obesitas, penyakit jantung, dan stroke.

4. Mencegah penuaan dini

Rutabaga adalah sayuran tinggi antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas akibat polusi udara. Antioksidan dapat memberikan keuntungan bagi tubuh dengan membantu mencegah penuaan dini. Nutrisi ini juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet.Selain mencegah kerusakan dari sinar ultraviolet, vitamin C dan glukosinolat pada rutabaga juga berperan penting dalam sintesis kolagen sehingga kulit menjadi lebih sehat, kuat, dan terhindar dari penuaan dini.

5. Menjaga kesehatan mata

Rutabaga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mata Anda lewat kandungan fitonutrien-nya, seperti lutein dan zeaxanthin, yang bersifat antioksidan dan berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Khususnya untuk mencegah dari penyakit mata yang berhubungan dengan penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula.

6. Menjaga kesehatan jantung

Pola makan kaya sayuran hijau dan sayuran silangan (seperti rutabaga) terbukti secara ilmiah dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler, seperti penyakit jantung sebanyak 15 persen. Rutabaga juga mengandung glukosinolat yang dapat mengobati peradangan dan bermanfaat menurunkan risiko penyakt jantung.

7. Menjaga kesehatan tulang

Rutabaga mengandung mineral penting bagi tubuh, seperti magnesium dan kalsium, yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang Anda.

Efek samping rutabaga

Secara umum, rutabaga tergolong sayuran yang aman jika dikonsumsi sewajarnya. Namun, pastikan Anda tidak memiliki alergi pada rutabaga atau jenis kelompok sayuran silangan lainnya sebelum mengonsumsi sayuran ini.Ada beberapa kasus alergi yang terjadi setelah bersentuhan dengan kelompok sayuran silangan. Alergi tersebut terjadi di mulut dan menimbulkan gejala-gejala seperti pembengkakan pada mulut, bibir, atau tenggorokan.Rutabaga dan berbagai jenis sayuran silangan lain juga mengandung rafinosa. Zat gula alami ini dapat menyebabkan kembung dan menghasilkan gas berlebih pada pencernaan. Khususnya jika rutabaga dikonsumsi dalam kondisi mentah dengan porsi berlebihan.Untuk menghindari efek samping tersebut, Anda dianjurkan mengukus rutabaga sebelum dikonsumsi. Selain itu, perhatikan juga porsi rutabaga. Sebaiknya konsumsi sedikit demi sedikit untuk membiasakan pencernaan Anda terlebih dahulu.Jika Anda punya pertanyaan lain seputar sayur-mayur sehat, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
makanan sehatbuah dan sayuran
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/rutabagas
Diakses 19 November 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/nutrition-facts-for-rutabagas-2506772
Diakses 19 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait