5 Manfaat Sayur Pare, Si Pahit dengan Manfaat Manis untuk Kesehatan

Manfaat sayur pare disebut bisa menghancurkan sel kanker.
Manfaat sayur pare yang jarang diketahui orang banyak ialah kemampuannya menurunkan gula darah.

Walau rasanya pahit, pare merupakan sayur yang menjadi "langganan" dalam menu makanan orang Indonesia. Selain harganya murah dan mudah ditemukan di tukang sayur, pasar tradisional, pasar swalayan, hingga platform belanja sayur online, cara mengolahnya menjadi makanan rumahan juga mudah. Manfaat sayur pare pun tidak bisa dianggap sepele.

Terkadang, masih banyak yang “melupakan” sayur berwarna hijau ini, karena rasanya yang belum tentu disukai semua orang. Padahal menurut penelitian, manfaat pare bisa dirasakan tubuh, jika dikonsumsi dengan benar.

Manfaat sayur pare yang mungkin belum Anda ketahui

Dari teksturnya, pare memang tidak menarik bagi sebagian orang. Akan tetapi, jika dimakan dengan benar, pare bisa memberikan sensasi berbeda ketika dicampurkan dengan lauk lain. Berikut ini lima manfaat sayur pare yang mungkin tak pernah terlintas di benak Anda:

  • Menurunkan gula darah

Tidak hanya di Indonesia, pare juga terkenal di berbagai kalangan masyarakat dunia. Sayur ini dipercaya bisa mengobati kondisi yang berkaitan dengan penyakit diabetes.

Dalam beberapa tahun terakhir, peneliti berhasil menunjukkan peran penting pare dalam mengontrol gula darah.

Dalam studi yang melibatkan 24 orang dewasa, setiap partisipan pengidap diabetes mengonsumsi 2.000 mg pare selama tiga bulan. Hasilnya, ada penurunan gula darah yang signifikan. Penelitian lain membuktikan, 40 orang yang menderita diabetes berhasil menurunkan sedikit kadar gula darah, setelah mengonsumsi jus pare sebanyak 2.000 mg selama empat hari.

Manfaat sayur pare disebut bisa memperbaiki proses pencernaan gula yang ada dalam jaringan tubuh dan menghasilkan insulin, hormon pengatur kadar gula darah.

Perlu diingat, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan, untuk membuktikan efektivitas pare dalam menurunkan kadar gula darah, pada populasi responden yang lebih umum.

  • Memiliki zat penghancur sel kanker

Setelah melakukan riset, peneliti percaya bahwa manfaat sayur pare mampu menghancurkan beberapa macam kanker, seperti kanker nasofaring, paru-paru, perut hingga usus besar.

Sebuah riset dengan tabung reaksi menunjukkan kemampuan pare dalam menghancurkan, bahkan mencegah tumbuhnya sel kanker payudara.

Akan tetapi, studi ini hanya dilakukan menggunakan ekstrak pare dalam jumlah tertentu. Penelitian lebih lanjut, masih diperlukan untuk mempelajari kinerja pare dalam mencegah serta menghentikan pertumbuhan sel kanker pada manusia, saat dikonsumsi.

  • Menurunkan kolesterol

Dalam sebuah riset pada hewan, para peneliti memperhatikan adanya penurunan kolesterol, seperti kolesterol LDL dan trigliserida, saat ekstrak pare sudah dikonsumsi oleh hewan-hewan yang ada dalam penelitian tersebut.

Penelitian lain, yang melibatkan tikus sebagai responden menunjukkan, manfaat sayur pare lebih efektif menurunkan kolesterol, dibandingkan pengobatan plasebo. Ketika peneliti memberikan dosis yang lebih tinggi, jumlah kolesterol yang turun, semakin besar.

Namun, studi tambahan masih diperlukan untuk memperjelas manfaat sayur pare dalam memberikan efek penurunan kolesterol yang sama terhadap manusia.

  • Melawan obesitas

Setelah memberikan makanan berlemak tinggi kepada tikus, para peneliti juga menyodorkan ekstrak pare untuk melihat kemampuan sayur yang disebut bitter melon di luar negeri ini, dalam melawan obesitas. Hasilnya?

Ekstrak pare berhasil mengurangi penumpukan lemak viseral pada perut tikus.

Perlu diingat, lemak viseral dikenal sebagai salah satu faktor dari penyakit berbahaya seperti diabetes dan penyakit jantung.

  • Mengandung nutrisi penting untuk tubuh

Pare memiliki banyak kandungan yang bisa menyehatkan tubuh Anda. Setiap 94 gram, pare mengandung:

- Kalori: 20

- Karbohidrat: 4 gram

- Serat: 2 gram

- Vitamin C: 93% dari kebutuhan harian tubuh

- Vitamin A: 44% dari kebutuhan harian tubuh

- Folat: 17% dari kebutuhan harian tubuh

- Kalium: 8% dari kebutuhan harian tubuh

- Zinc: 5% dari

- Zat besi: 4% dari kebutuhan harian tubuh

Pare kaya akan vitamin C, mikronutrien penting yang terlibat dalam pencegahan penyakit, pembentukan tulang dan penyembuhan luka pada tubuh Anda.

Selain itu, vitamin A yang terkandung dalam pare bisa menyehatkan kulit dan mempertajam penglihatan.
Jika dilihat dari kandungannya, tentu saja pare sangat sehat untuk tubuh. Meski demikian, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter, untuk mengetahui kemungkinan efek samping mengonsumsi pare, bagi tubuh Anda.

Tips mengonsumsi pare

Rasa pare yang tajam, membuatnya cocok dimakan dengan berbagai macam lauk-pauk. Sebelum memasaknya, ada baiknya Anda mencuci pare sampai bersih, kemudian memotongnya kecil-kecil sesuai selera. Setelah itu, gunakan sendok untuk mengambil bijinya.

Bagi yang kuat dengan rasa dan aromanya, pare dapat dimakan mentah, selama sudah dibersihkan dengan air. Di Indonesia, pare biasanya ditumis atau dikukus menjadi siomay.

Beberapa resep ini bisa Anda ikuti untuk mencicipi pare dengan lezat.

  • Buatlah telur dadar dengan topping bawang merah-putih, tomat, dan pare
  • Campurkan pare dengan menu salad Anda
  • Bagian pare yang sudah kosong di tengahnya, bisa disisipi makanan lezat seperti siomay, atau bahkan daging
  • Jika ingin meminumnya, pare juga bisa dijadikan sebagai jus. Namun, ada baiknya dicampur dengan buah lain, untuk menambah rasa manisnya

Pare sangat mudah disajikan dan cocok dengan berbagai macam resep masakan Asia yang ada di Indonesia. Bagi Anda yang mau mencoba, jangan takut mengombinasikan pare dengan makanan favorit. Selamat mencoba!

Potensi efek samping

Walau ada banyak manfaat sayur pare, terdapat beberapa potensi efek samping yang harus Anda perhatikan.
Ketika dikonsumsi dengan wajar, pare bisa memberikan manfaat kesehatan dan berbagai macam nutrisi penting.

Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, pare bisa memberikan efek samping yang merugikan, mulai dari diare, muntah dan sakit perut.

Ibu hamil juga tidak direkomendasikan memakan pare, karena efek jangka panjangnya belum diketahui dengan pasti.

Jika Anda sedang menjalani pengobatan untuk menurunkan kadar gula darah, ada baiknya berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi pare.

[[artikel-terkait]]

Catatan dari SehatQ

Sesuatu yang dikonsumsi berlebihan, bisa memberikan efek samping merugikan. Demikian pula halnya dengan sayuran pare. Ketika Anda merasa “kecanduan” pare, ada baiknya bertanya kepada dokter mengenai porsi paling aman untuk mengonsumsinya.

Terutama Anda yang sedang menjalani pengobatan gula darah. Mengonsumsi obat pengendali gula darah bersamaan dengan pare, bisa menimbulkan efek samping berbahaya.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/bitter-melon

Diakses pada 7 Oktober 2019

 

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-bitter-melon-88317

Diakses pada 7 Oktober 2019

 

Artikel Terkait

Banner Telemed