8 Manfaat Sarang Burung Walet yang Menyehatkan Tubuh


Manfaat sarang burung walet belakangan menjadi perbincangan publik dan industrinya kian berkembang luas. Kaya akan nutrisi, sarang burung walet dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan usia.

(0)
19 Dec 2019|Azelia Trifiana
Manfaat sarang burung walet untuk kesehatanSarang burung walet yang telah diolah memiliki tekstur seperti jelly
Bisnis budidaya sarang burung walet kian berkembang, terutama di Asia Tenggara. Tentu hal ini tak lepas dari manfaat sarang burung walet untuk kesehatan, seperti pencernaan, daya tahan tubuh, hingga kondisi kulit. Itulah mengapa sarang burung walet diburu meskipun harganya cukup mahal.Untuk bisa mendapatkan sarang burung walet, prosesnya memakan waktu yang cukup lama. Sarang burung walet hanya akan terbentuk tiga kali dalam setahun, saat burung walet membangun sarang dari air liur atau salivanya yang lengket.Sarang ini biasanya terletak di tebing-tebing dan menjadi buruan para petani sarang burung walet untuk diperdagangkan.Bahkan untuk mengolah sarang burung walet, perlu waktu yang tidak sedikit. Mulai dari tahap membersihkan sarangnya, mencuci, juga merebus dan mengolah sehingga siap dikonsumsi. 

Manfaat sarang burung walet

Saat masih berada di tebing atau di mana pun tempat induk burung walet membuatnya, sarang ini masih berbentuk kering. Namun setelah diolah, bentuknya seperti sup dengan tekstur seperti jelly. Beberapa manfaat sarang burung walet untuk kesehatan di antaranya:

1. Bernutrisi tinggi

Sarang burung walet sangat kaya akan nutrisi. Beberapa di antaranya adalah protein, karbohidrat, dan juga serat. Semakin murni sarang burung walet, akan semakin terjaga kandungan nutrisinya.

2. Mencegah resistensi insulin

Konsumsi sarang burung walet secara berkala dapat mencegah resistensi insulin, terutama bagi mereka yang belum bisa mengatur pola makannya. Apalagi, resistensi insulin adalah faktor risiko seseorang menderita diabetes. Resistensi insulin adalah kondisi di mana terjadi gangguan insulin, hormon yang mengatur kadar gula di dalam darah.Apa yang ada di dalam sarang burung walet akan memberi sinyal pada otak untuk memproduksi insulin lebih banyak lagi. Alhasil, asupan lemak berlebih dari makanan dapat diimbangi. Metabolisme tubuh pun bekerja dengan lebih efektif.

3. Kaya antioksidan

Manfaat sarang burung walet berikutnya adalah kandungannya sangat tinggi antioksidan. Orang yang secara berkala mengonsumsi sarang burung walet dapat melawan paparan radikal bebas pemicu beragam penyakit.

4. Turunkan kolesterol

Manfaat sarang burung walet yang tak kalah penting adalah mengurangi risiko seseorang menderita penyakit jantung. Kandungan dalam sarang walet dapat menurunkan kolesterol yang memicu hiperkoagulasi atau pengentalan darah.Bahkan, ada yang menyebut cara kerja sarang walet serupa dengan kinerja obat penurun kolesterol seperti simvastatin. Tentunya, dengan efek samping yang lebih rendah.

5. Baik untuk kulit

Kelebihan lain dari sarang burung walet sangat baik untuk kulit. Kandungan sarang burung walet membantu proses regenerasi sel-sel kulit mati, memudarkan flek dan kerutan, dan membuat kulit lebih cerah dan tidak kusam.Bahkan pada industri skala besar, sarang burung walet juga digunakan sebagai bahan baku produk kosmetik. Nutrisi dalam sarang burung walet sangat bagus untuk kecantikan kulit wajah.

6. Sumber asam amino

Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh dari makanan. Oleh karena itu, sarang burung walet menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan asam amino Anda.Sarang walet juga memiliki kandungan glikoprotein yang lebih mudah larut, serta mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibanding antioksidan yang ada didalam sup ayam dan ikan.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh selama kemoterapi

Sarang burung walet telah lama dianggap sebagai makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh di negara asalnya, Tiongkok (RRC). Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Drug Design, Development and Therapy, sarang walet secara spesifik dapat membantu daya tahan tubuh selama kemoterapi.Menurut penelitian, konsumsi sarang burung walet rutin selama 30 hari dapat meningkatkan kekebalan imun dalam usus yang melemah akibat kemoterapi.Senyawa terdapat pada liur burung walet juga diketahui dapat mengurangi cedera pada jaringan usus yang disebabkan oleh efek samping obat cyclophosphamide.

8. Mencegah peradangan

Penderita beberapa penyakit seperti diabetes, radang usus, atau rheumatoid arthritis berisiko mengalami peradangan. Namun kabar baiknya, penderita yang mengonsumsi sarang burung walet secara berkala bisa mencegah bahkan meredakan peradangan.

Kapan waktu terbaik minum sarang burung walet?

Menurut ahli gizi, sarang burung walet sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong pada pagi hari ketika baru bangun tidur atau malam hari sebelum tidur. Sekitar 1 jam setelah tidur, konsentrasi berbagai hormon meningkat sehingga nutrisi diserap ke dalam tubuh dengan lebih baik.Perlu diakui bahwa hingga kini penelitian seputar manfaat sarang burung walet untuk kesehatan masih diuji coba untuk sampel sel jaringan tubuh manusia atau hewan saja. Masih perlu digali lebih banyak lagi penelitian ilmiah yang menguatkan apa saja manfaat dari konsumsi sarang burung walet.Di sisi lain, konsumsi sarang burung walet yang cukup tinggi juga membuat industri berkembang kian pesat. Bukan tidak mungkin, permintaan yang terus meningkat justru menjadi ancaman bagi ekosistem burung walet.Bahkan sudah menjadi isu meresahkan bahwa para petani sarang burung walet bisa mengambil sarang dengan anak burung di dalamnya. Pada beberapa daerah Pulau Andaman dan Nikobar di sekitar India, populasi burung walet menurun hingga 74%.Bisa jadi, langkah terbaik adalah menemukan jalan tengah antara mendapatkan manfaat dari sarang burung walet tanpa menimbulkan ancaman bagi ekosistem burung walet itu sendiri. Salah satunya dengan memberikan proteksi atau tempat khusus bagi burung walet untuk membangun sarangnya.
kulit sehatmakanan sehatkolesterol
Business Insider. https://www.businessinsider.com/birds-nest-soup-delicacy-asian-cuisine-culture-so-expensive-2019-2?IR=T
Diakses 15 Desember 2019
Live Science. https://www.livescience.com/21534-edible-birds-nests-health.html
Diakses 15 Desember 2019
New York Times. https://www.nytimes.com/2016/06/10/world/what-in-the-world/a-chinese-delicacy-straight-from-the-swiftlets-mouth.html
Diakses 15 Desember 2019
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/222937686_The_status_and_conservation_of_the_Edible-nest_Swiftlet_Collocalia_fuciphaga_in_the_Andaman_and_Nicobar_Islands
Diakses 15 Desember 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4524384/
Diakses pada 13 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait