Manfaat Saffron untuk Diet yang Jarang Diketahui

(0)
08 Jan 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat saffron untuk diet bersumber dari potensinya yang bisa mengurangi nafsu makanAda sejumlah manfaat saffron untuk diet
Saffron dikenal sebagai rempah paling mahal di dunia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, rempah ini juga diolah menjadi suplemen karena berbagai manfaatnya untuk kesehatan. Di samping itu, ada pula manfaat saffron untuk diet yang dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan.Manfaat saffron untuk diet yang dimaksud adalah potensinya dalam mengurangi kebiasaan yang bisa meningkatkan berat badan, seperti ngemil dan makan berlebihan. Konsumsi saffron terbukti mampu membantu mengurangi nafsu makan dan membuat Anda jauh lebih kenyang dalam waktu lebih lama.

Manfaat saffron untuk diet

Manfaat saffron untuk diet telah dikonfirmasi melalui beberapa penelitian yang pernah dilakukan, di antaranya:
  • Sebuah studi terhadap wanita yang mengonsumsi suplemen saffron selama delapan minggu, menunjukkan penurunan nafsu makan sekaligus penurunan berat badan lebih efektif dibandingkan kelompok yang menggunakan plasebo.
  • Studi lainnya menunjukkan manfaat suplemen ekstrak saffron untuk diet bagi orang dengan penyakit jantung koroner. Saffron terbukti dapat membantu mengurangi: nafsu makan, indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, dan total massa lemak.
Dari mana kemampuan saffron untuk menekan nafsu makan masih menjadi tanda tanya bagi banyak ilmuwan. Namun, salah satu teori berpendapat bahwa hal ini ada kaitannya dengan kemampuan saffron untuk meningkatkan suasana hati dan menurunkan depresi.Memiliki suasana hati bahagia dapat membuat keinginan ngemil berkurang dan mencegah terjadinya kebiasaan makan berlebihan secara kompulsif. Alhasil, hal ini dapat membantu mengendalikan berat badan.

Manfaat saffron lainnya untuk kesehatan

Selain manfaat saffron untuk diet, ada keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan dari saffron.

1. Sumber antioksidan

Saffron kaya akan senyawa antioksidan, seperti crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol, yang mampu melindungi sel dari stres oksidatif.

2. Bermanfaat bagi kesehatan mental

Saffron terbukti secara ilmiah efektif untuk meningkatkan suasana hati dan mengobati gejala depresi ringan hingga sedang dengan efek samping yang lebih ringan.Ekstrak saffron dapat meningkatkan hormon dopamin tanpa menurunkan hormon otak lainnya. Meski demikian, masih diperlukan penelitian yang lebih komprehensif sebelum saffron dapat direkomendasikan untuk pengobatan depresi.

3. Membantu memerangi kanker

Di samping manfaat saffron untuk diet, penderita kanker juga bisa mendapatkan keuntungan dari rempah ini. Kandungan senyawa antioksidan pada saffron dapat membantu mematikan sel kanker tanpa merusak sel normal. Akan tetapi, penelitian terkait hal ini juga masih perlu dikembangkan lebih lanjut.

4. Mengatasi sindrom pramenstruasi (PMS)

Saffron juga terbukti secara ilmiah dapat membantu mengatasi gejala PMS. PMS adalah sekumpulan gejala fisik dan psikologis yang terjadi menjelang masa menstruasi.Kondisi ini dapat diatasi dengan konsumsi suplemen saffron sebanyak 30 mg setiap hari. Gejala psikologis PMS, seperti kecemasan dan emosional, juga dapat diatasi dengan hanya mencium saffron selama 20 menit.

5. Mengurangi risiko penyakit jantung

Senyawa antioksidan pada saffron memiliki potensi untuk menurunkan kolesterol darah dan mencegah penyumbatan pembuluh darah. Pada akhirnya, hal ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

6. Menurunkan kadar gula darah

Selain manfaat saffron untuk diet, ada juga manfaat rempah ini bagi penderita diabetes. Saffron dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh mampu mengatur kadar gula darah dengan baik.

7. Bermanfaat bagi manula

Saffron juga sangat bermanfaat bagi manula atau lansia, khususnya untuk menjaga kesehatan penglihatan dan juga kemampuan otak. Penelitian menunjukkan saffron dapat meningkatkan penglihatan pada orang dewasa dengan degenerasi makula. Rempah ini juga dapat meningkatkan kognitif orang dewasa yang memiliki penyakit Alzheimer.Itulah manfaat saffron untuk diet dan keuntungan lainnya bagi kesehatan. Selain dalam bentuk rempah, saffron banyak dikonsumsi sebagai suplemen.Umumnya, tidak ada efek samping untuk penggunaan saffron dalam takaran kecil sebagai bumbu masakan. Namun, penggunaan saffron berupa suplemen berpotensi menimbulkan efek samping, seperti mual, muntah, pusing, dan mulut kering. Batas keamanan konsumsi saffron adalah 1,5 gram setiap harinya.Ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi saffron karena bisa menyebabkan keguguran meski belum terbukti secara ilmiah. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen dalam bentuk apa pun.Jika Anda punya pertanyaan lainnya seputar makanan sehat, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
makanan sehatherbal
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/saffron
Diakses 24 Desember 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327017#benefits
Diakses 24 Desember 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/health-benefits-of-saffron-extract-89511
Diakses 24 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait