Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan yang Beraneka Ragam, Apa Saja?

Ada beragam manfaat rumput laut, mulai dari menjaga fungsi kelenjar tiroid, hingga berpotensi mencegah diabetes
Selain memiliki cita rasa yang enak, rumput laut juga memiliki sederet manfaat menakjubkan untuk kesehatan

Rumput laut banyak Anda temukan di berbagai panganan Nusantara. Paling populer? Tentu saja es rumput laut dan es teler. Selain rasanya yang enak, ada berbagai manfaat rumput laut untuk kesehatan, yang mungkin belum Anda ketahui.

Rumput laut merupakan jenis alga yang tumbuh di laut, dengan nutrisi yang melimpah ruah. Bahan makanan yang kerap dikonsumsi di Asia Timur ini, mengandung beragam jenis mineral, vitamin, dan nutrisi-nutrisi lain.

Apa saja manfaat rumput laut yang menakjubkan?

Dengan kandungan nutrisinya, rumput laut menawarkan khasiat untuk kesehatan Anda. Manfaat rumput laut tersebut, mulai dari untuk kesehatan kelenjar tiroid, kesehatan usus, bahkan berpotensi melawan diabetes.

Ini khasiat dan manfaat rumput laut untuk kesehatan, yang wajib Anda ketahui.

  • Mendukung fungsi kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid memainkan peran penting untuk tubuh. Peran tersebut, seperti mengontrol pertumbuhan, reproduksi, dan pemulihan sel yang rusak.

Untuk menjalankan peran penting tersebut, kelenjar tiroid memerlukan nutrisi berupa iodin, serta asam amino tirosin, yang ada dalam rumput laut.

  • Melindungi tubuh dari radikal bebas

Rumput laut mengandung nutrisi, yang di antaranya dapat bertindak sebagai molekul antioksidan. Molekul antioksidan sangat krusial bagi kesehatan, untuk melawan radikal bebas yang berlebihan. Radikal bebas yang berlebihan dapat memicu penyakit, melalui suatu proses, yang disebut tekanan oksidatif.

Beberapa vitamin pada rumput laut yang dapat menangkal radikal bebas, yakni vitamin A, vitamin C, dan Vitamin E. Senyawa tumbuhan yang memiliki efek antioksidan, seperti karotenoid dan flavonoid, juga memiliki peran serupa.

  • Sebagai makanan bakteri baik untuk kesehatan usus

Manfaat rumput lainnya yakni mampu memelihara kesehatan usus Anda. Sebab, bahan makanan ini juga memiliki serat pangan, yang kandungannya bahkan lebih tinggi dibandingkan sebagian besar buah dan sayuran. Serat dapat menjadi sumber makanan, untuk bakteri yang hidup di usus.

Selain serat, rumput laut juga mengandung gula-gula polisakarida sulfat, untuk memastikan pertumbuhan bakteri baik tersebut. Tak hanya itu, polisakarida ini membantu peningkatan produksi asam lemak rantai pendek, yang memberikan dukungan dan nutrisi bagi sel-sel yang melapisi usus.

  • Berpotensi menurunkan berat badan

Serat dalam rumput laut tak hanya membantu memelihara kesehatan usus. Kandungan seratnya, karena tak terlalu tinggi kalori, juga dapat membantu Anda yang sedang menjalankan diet penurunan bobot.

Selain itu, serat juga dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan demikian, Anda pun terhindar dari keinginan makan berlebihan.

Bahkan, berbagai penelitian pada hewan juga menunjukkan, serat memiliki fukosantin yang antigemuk. Kandungan ini disebutkan dapat menyerap lemak tubuh, sehingga membantu menurunkan berat badan Anda.

  • Berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu pembunuh nomor satu, yang disebabkan oleh beberapa faktor risiko. Faktor risiko tersebut, seperti kadar kolesterol, tekanan darah tinggi, hingga penggumpalan darah.

Ternyata, rumput laut berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung, karena dapat mengurangi kadar kolesterol. Selain itu, bahan makanan ini juga mengandung fucans (sejenis karbohidrat), yang dapat mencegah darah dari penggumpalan.

lmuwan juga tengah meneliti peptida, yang menyerupai protein di rumput laut. Sebab, peptida diperkirakan dapat mencegah peningkatan tekanan darah di tubuh.

  • Berpotensi menurunkan risiko diabetes

Seperti penyakit jantung, diabetes juga penyakit yang menjadi momok masyarakat dunia. Namun, kabar gembiranya, rumput laut dapat menurunkan risiko penyakit ini. Sebab, kandungan serat dalam bahan makanan ini, mengatur kadar gula darah dan kadar insulin.

Nutrisi yang terkandung di rumput laut juga berpotensi mengurangi faktor risiko diabetes lain, seperti peradangan, kadar lemak yang tinggi, dan sensitivitas terhadap insulin. Walau begitu, riset-riset lanjutan masih diperlukan, untuk mengonfirmasi bukti yang lebih kuat, terkait manfaat rumput laut ini.

Perhatikan ini, sebelum mengonsumsi rumput laut

Walau manfaat rumput laut di atas amat memukau, jangan sampai mengonsumsinya secara berlebihan.

Pertimbangan pertama yakni risiko konsumsi iodin yang terlalu tinggi. Walau beberapa orang tidak mendapatkan masalah dari asupan iodin yang tinggi, sebagian lainnya mengalami kondisi berbeda. Sebab, asupan iodin yang terlalu banyak berisiko menyebabkan disfungsi kelenjar tiroid.

Pertimbangan lain terkait konsumsi rumput laut terlalu banyak, adalah kandungan logam di dalamnya. Beberapa penelitian menyebutkan, rumput laut mengandung logam berat seperti aluminium, cadnium, dan timbal. Walau sedikit, namun tetap ada risiko terjadinya penumpukkan logam tersebut di tubuh.

Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, Anda bisa mengonsumsi bahan makanan, namun dalam porsi yang secukupnya.

Catatan dari SehatQ

Rumput laut bisa Anda jadikan bahan pangan tambahan, karena nutrisi dan manfaatnya yang menakjubkan. Namun, konsumsi iodin terlalu tinggi, serta adanya logam berat di bahan makanan ini, menjadi pertimbangan. Anda disarankan untuk mengonsumsi rumput laut, dengan tidak berlebihan

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-seaweed

Diakses pada 20 September 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323916.php

Diakses pada 20 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed