Harumnya Manfaat Rosemary Ini Layak untuk Dicoba

Manfaat rosemary tak sekadar untuk penyedap masakan, namun juga melindungi kesehatan mata dan mencegah kanker
Tanaman rosemary sering langsung ditambahkan ke berbagai masakan

Rosemary adalah tanaman herbal yang memiliki nama ilmiah Rosmarinus officinalis. Tanaman ini merupakan tumbuhan asli Asia dan Mediterania, namun juga tumbuh di berbagai belahan dunia lain, termasuk Amerika Serikat.

Selain sebagai tanaman herbal, rosemary pun banyak ditambahkan dalam berbagai masakan. Tak hanya itu, tumbuhan ini juga diolah menjadi bubuk, teh, dan terkenal dalam bentuk minyak aromaterapi. Apa saja manfaat rosemary sehingga begitu digemari banyak orang?

Ragam manfaat rosemary yang memukau untuk kesehatan

Berikut ini sejumlah manfaat rosemary yang mungkin belum familiar bagi Anda:

1. Melawan radikal bebas dan peradangan

Rosemary kaya dengan molekul antioksidan dan senyawa antiperadangan. Dengan begitu, rosemary diyakini memiliki manfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit. Tak hanya itu, tumbuhan yang sering ditambahkan dalam kuliner ini juga berpotensi untuk meningkatkan sirkulasi darah.

Sebagai informasi, molekul antioksidan diperlukan tubuh untuk melawan radikal bebas berlebih. Radikal bebas berlebih merupakan penyebab stres oksidatif dan menimbulkan penyakit.

2. Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Therapeutic Advances in Psychopharmacology, aroma dari rosemary dapat meningkatkan konsentrasi seseorang. Tak hanya itu, aroma rosemary ini juga membantu meningkatkan kecepatan, performa dan ketepatan seseorang dalam bekerja.

3. Membantu melindungi otak

Manfaat rosemary juga dirasakan oleh otak dan sistem saraf. Menurut ahli, rosemary mengandung zat yang disebut sebagai asam karnosik. Asam karnosik dapat menangkal kerusakan yang dipicu oleh radikal bebas di otak.

Selain itu, beberapa penelitian yang diujicobakan pada tikus menyimpulkan, rosemary memiliki potensi manfaat untuk pasien yang menderita stroke. Rosemary dipercaya mampu melindungi otak dari kerusakan dan meningkatkan pemulihan.

4. Mencegah penuaan otak

Tak hanya melindungi otak dari kerusakan, rosemary juga memiliki khasiat untuk mencegah penuaan otak secara signifikan, dibuktikan oleh beberapa penelitian. Walau masih diperlukan kajian lebih lanjut, rosemary diyakini dapat menjadi harapan baru untuk mencegah Alzheimer.

5. Melindungi kesehatan mata

Sebuah studi dari di Sanford-Burnham Medical Research Institute mengungkapkan bahwa asam karnosik memiliki potensi untuk melidungi kesehatan mata. Hasil temuan ini pun menyebutkan manfaat rosemary untuk melindungi mata dari penyakit yang memengaruhi bagian retina, seperti degenerasi makula akibat faktor usia.

6. Memperbaiki kesehatan pencernaan

Rosemary telah digunakan untuk membantu mengobati gangguan pencernaan di benua Eropa. Bahkan, lembaga berwenang di Jerman juga telah menyetujui rosemary untuk pengobatan gangguan di sistem pencernaan.

Walau begitu, belum ada studi ilmiah yang benar-benar mampu mendukung klaim manfaat rosemary tersebut.

7. Berpotensi melawan sel kanker

Manfaat rosemary lainnya yang menakjubkan adalah melawan sel kanker. Dibuktikan oleh kajian akademik, ekstrak rosemary dapat memperlambat leukemia (salah satu jenis kanker darah) serta sel karsinoma payudara.

Tak sampai di situ, rosemary juga memiliki potensi sebagai antiradang dan antitumor. Penelitian lain dalam Journal of Food Science juga menemukan, ekstrak rosemary yang ditambahkan ke daging sapi dapat mengurangi pembentukan agen penyebab kanker yang dapat berkembang selama proses memasak.

Perhatikan hal ini untuk mendapatkan manfaat rosemary

Umumnya, rosemary aman digunakan dalam jumlah yang sedikit. Walau jarang terjadi, mengonsumsinya terlalu banyak dapat menimbulkan beberapa efek samping yang serius, yang meliputi:

  • Muntah
  • Kejang
  • Koma
  • Edema paru atau adanya cairan di paru-paru
  • Keguguran, sehingga tidak dianjurkan bagi wanita hamil untuk mengonsumsi suplemen rosemary

Tak hanya itu, penting untuk diingat bahwa rosemary dapat memengaruhi kinerja beberapa kelompok obat. Kelompok obat tersebut adalah:

  • Obat antikoagulan, termasuk obat pengencer darah, seperti warfarin, aspirin, dan clopidogrel.
  • Obat diuretik untuk meningkatkan pengeluaran urin, seperti hydrocholorothiazide dan furosemide.
  • Obat penghambat ACE yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Obat-obatan ini termasuk termasuk lisinopril, fosinopril, captopril, dan enalapril.
  • Lithium, digunakan untuk mengobati episode mania dari depresi mania. Rosemary dapat bertindak sebagai diuretik dan menyebabkan lithium mencapai titik toksik dalam tubuh.

Meski rosemary sangat bermanfaat untuk kesehatan, tetapi harap gunakan dengan bijak. Bila Anda ragu apakah rosemary akan memberi efek samping medis, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/266370.php
Diakses pada 27 November 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3736918
Diakses pada 27 November 2019

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/does-rosemary-actually-improve-your-memory-4156875
Diakses pada 27 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed