9 Manfaat Pil KB Selain untuk Mencegah Kehamilan


Manfaat pil KB adalah untuk mencegah kehamilan. Namun alat kontrasepsi ini ternyata bisa digunakan untuk mengatasi kondisi kesehatan lain.

0,0
Manfaat pil KB mampu mengatasi gangguan siklus haidKonsumsi pil KB tak hanya bermanfaat bagi wanita yang ingin mencegah kehamilan
Ada berbagai pilihan alat kontrasepsi yang tersedia di pasaran, salah satunya adalah pil KB atau pil Keluarga Berencana. Seperti yang Anda ketahui, manfaat pil KB yang utama adalah untuk mencegah kehamilan. Namun tahukah Anda bahwa pil KB ternyata bisa digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan lain yang dialami oleh kaum hawa?

Manfaat pil KB selain mencegah kehamilan

Selain mencegah kehamilan, pil KB juga bisa digunakan untuk mengatasi sederet gangguan kesehatan pada wanita di bawah ini:

1. Membuat siklus haid lebih teratur

Manfaat pil KB bisa bikin siklus haid jadi teratur
Manfaat pil KB adalah membuat siklus haid teratur
Salah satu manfaat pil KB yang mungkin belum Anda ketahui adalah membuat siklus haid lebih teratur. Dengan ini, Anda pun jadi lebih mudah untuk memperkirakan jadwal menstruasi Anda. 

2. Mengurangi kram perut saat premenstrual syndrome (PMS)

Sebagian besar wanita yang mengalami kram perut, sakit kepala, nyeri pada payudara, perut kembung, hingga perubahan suasana hati pada hari pertama dan kedua haid. Hal ini terjadi akibat perubahan hormon dalam tubuhnya. Dengan menggunakan pil KB, gejala-gejala PMS tersebut bisa lebih ringan, sehingga tidak mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

3. Menghentikan sakit kepala atau migrain saat PMS

Sakit kepala atau migrain yang kerap muncul saat PMS umumnya disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron. Dokter bisa meresepkan metode pil kontrasepsi KB jika migrain dan sakit kepala yang Anda alami termasuk parah. 

4. Mengurangi munculnya jerawat hormonal

Bagi Anda yang bermasalah dengan jerawat, pil KB ini bisa membantu. Jerawat umumnya disebabkan oleh produksi kelenjar minyak atau sebum yang berlebihan.Produksi sebum tersebut dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh. Saat Anda datang bulan, fluktuasi hormon bisa menjadi kacau dan tidak stabil. Akibatnya, jerawat pun bisa tumbuh lebih banyak.
Manfaat pil KB adalah mengurangi produksi jerawat hormonal
Penggunaan pil KB sebagai obat antijerawat harus sesuai anjuran dokter
Menurut sebuah studi, pil KB kombinasi (yang mengandung estrogen dan progesteron) bisa menjadi obat antijerawat yang efektif. Pasalnya, alat kontrasepsi ini dapat membantu dalam menyeimbangkan kadar hormon tersebut dalam tubuh wanita.Meski begitu, manfaat pil KB ini hanya disarankan untuk mengatasi kondisi jerawat yang parah dan sesuai anjuran dokter.

5. Meringankan gejala endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi ketika jaringan pembentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini bisa ditandai dengan gejala kram perut yang sangat menyakitkan ketika haid.Meski tidak dapat menyembuhkan endometriosis, manfaat pil KB berikutnya adalah meringankan kram perut akibat endometriosis. 

6. Meredakan gejala PCOS

Meredakan gejala PCOS jadi manfaat pil KB lainnya
PCOS adalah kondisi ketidakseimbangan hormon
Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) terjadi ketika ada ketidakseimbangan hormon, di mana indung telur menghasilkan jumlah testosteron tambahan. Sebagai akibatnya, Anda bisa mengalami siklus menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut yang tak diinginkan di beberapa bagian tubuh, hingga munculnya jerawat. Untuk mengembalikan keseimbangan hormon, konsumsi pil KB mungkin disarankan oleh dokter. 

7. Mengurangi risiko munculnya kista ovarium

Kista ovarium bisa terbentuk ketika kaum hawa sedang subur alias mengalami ovulasi. Kantung-kantung kecil berisi cairan ini tumbuh pada indung telur atau ovarium.Salah satu pemicu kista ini adalah PCOS. Karena itu, penderitanya sering mengalami kista ovarium dalam jumlah banyak. Berkat manfaat pil KB yang dapat menghambat proses ovulasi, pembentukan kista ovarium pun bisa dicegah. 

8. Mengurangi risiko anemia

Kaum hawa bisa saja mengalami perdarahan secara berlebihan saat menstruasi. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh menjadi kekurangan zat besi dan memicu anemia defisiensi besi.Menggunakan pil KB ternyata mampu membantu dalam mengurangi jumlah perdarahan saat haid. Manfaat pil KB ini muncul berkat fungsinya yang mampu mencegah terjadinya ovulasi sehingga lapisan dinding rahim lebih tipis. Dengan ini, perdarahan saat haid pun akan lebih ringan.  

9. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker 

Manfaat pil KB lainnya adalah menurunkan risiko beberapa jenis penyakit kanker, termasuk kanker ovarium dan kanker rahimWanita yang mengonsumsi pil KB memiliki risiko lebih rendah untuk terkena kanker ovarium. Penurunan risiko ini mencapai 30-50% dibandingkan wanita yang tidak meminumnya.Wanita yang mengonsumsi pil KB juga kemungkinan bisa mencegah terjadinya kanker rahim, yakni hingga 50%. Semakin lama Anda meminum pil KB, risiko kanker rahim pun akan semakin kecil.Manfaat pil KB untuk cegah kanker rahim tersebut bahkan bisa bertahan hingga 20 tahun setelah Anda berhenti mengonsumsi pil KB. Mesi begitu, konsumsi pil KB juga dikatakan dapat mempertinggi risiko terjadinya sejumlah jenis kanker lain. Untuk itu, Anda perlu mengonsultasikannya ke dokter agar lebih jelas. 

Efek samping pil KB

Perlu diingat bahwa ada efek sampingnya yang mungkin terjadi ketika seseorang mengonsumsi pil KB. Beberapa efek samping pil KB yang kerap terjadi di antaranya:

1. Menstruasi lebih lama

Sangat mungkin ketika hormon berubah akibat pengaruh pil KB, maka menstruasi terjadi di luar prediksi. Pil KB bekerja sehingga dinding rahim luruh dan mustahil terjadi pembuahan. Ketika proses awal seseorang mulai mengonsumsi pil KB, biasanya yang terjadi adalah menstruasi terjadi lebih lama bahkan volume darah yang keluar juga lebih banyak.

2. Berat badan naik

Bukan tidak mungkin pula efek samping pil KB membuat berat badan naik. Hal ini terjadi karena hormon estrogen dalam pil KB menyebabkan cairan dalam tubuh tertahan, terutama di bagian payudara dan pinggul.

3. Mual

Reaksi lain yang mungkin muncul saat mengonsumsi pil KB adalah rasa mual seperti ingin muntah. Hal ini terjadi terutama apabila seseorang baru mulai mengonsumsi pil KB. Selama masih bisa ditoleransi, tidak masalah.

4. Gairah seksual fluktuatif

Memang wajar jika gairah seksual seseorang naik turun bergantung pada kondisi dan rangsangan. Namun pada orang yang mengonsumsi pil KB, fluktuasi gairah seksual ini bisa terjadi lebih dominan dari biasanya.

5. Mood berubah

Hormon yang berubah terkadang membuat mood menjadi tak bisa ditebak. Biasanya, hal ini terjadi ketika seseorang akan menstruasi atau menopause. Namun wanita yang mengonsumsi pil KB juga bisa merasakan hal serupa.Meski dapat mencegah kehamilan dan berguna dalam mengatasi kondisi kesehatan tertentu, metode kontrasepsi pil KB tidak dapat melindungi Anda dari penyakit menular seksual. Oleh sebab itu, Anda tetap membutuhkan kondom dan langkah pencegahan lainnya jika berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan. Pastikan pula Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk meminum pil KB. Dengan begitu, manfaat pil KB bisa Anda dapatkan secara optimal.
siklus haidmenstruasipenggunaan kbkanker endometriummerencanakan kehamilankontrasepsikista ovariumpcos
WebMD. https://www.webmd.com/sex/birth-control/other-benefits-birth-control#1
Diakses pada 22 Oktober 2019
WebMD. https://www.webmd.com/sex/birth-control/birth-control-pills#1
Diakses pada 22 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/birth-control-benefits
Diakses pada 22 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279209/
Diakses pada 22 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/290196.php
Diakses 16 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait