8 Manfaat Peterseli, Bumbu Dapur yang Punya Berbagai Khasiat Kesehatan

Manfaat peterseli alias parsley untuk kesehatan ternyata sangat banyak.
Selain untuk menyedapkan makanan, manfaat peterseli juga berguna di dunia kesehatan.

Manfaat peterseli atau parsley bukan sekadar menyedapkan makanan. Manfaat peterseli di dunia kesehatan ternyata sangatlah beragam!

Sering dijuluki sebagai salah satu tumbuhan yang paling ampuh mengobati berbagai macam penyakit, daun peterseli memang memiliki kandungan nutrisi yang berpotensi baik bagi kesehatan.

Manfaat peterseli untuk kesehatan

Peterseli berasal dari Mediterania. Kegunaannya dalam menyedapkan makanan sudah sangat populer di lidah masyarakat dunia.

Namun, bagaimana dengan manfaat peterseli dari sisi medis? Apakah bisa menyaingi kemampuannya dari dunia kuliner? Berikut ini manfaatnya yang bisa Anda rasakan.

1. Mengandung banyak nutrisi

Manfaat peterseli tidak lepas dari kandungan nutrisinya. Terdapat berbagai macam vitamin dan zat mineral yang dikandung oleh peterseli.

Setengah cangkir (30 gram) daun peterseli, memiiliki kandungan nutrisi ini:

  • Kalori: 11
  • Karbohidrat: 2 gram
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: kurang dari 1 gram
  • Serat: 1 gram
  • Vitamin A: 108% dari rekomendasi asupan harian (RAH)
  • Vitamin C: 53% dari RAH
  • Vitamin K: 547% dari RAH
  • Folat: 11% dari RAH
  • Kalium: 4% dari RAH

Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, manfaat peterseli untuk kesehatan tidak boleh diremehkan. Sebut saja kandungan vitamin K dan C daun peterseli yang sangat melimpah itu. Tentu, tubuh sangat membutuhkannya untuk kesehatan yang optimal.

2. Kaya antioksidan

Antioksidan berfungsi melawan radikal bebas yang mampu menyebabkan penyakit di dalam tubuh. Manfaat peterseli selanjutnya datang dari berbagai macam kandungan antioksidan yang dimilikinya.

Ada tiga jenis antioksidan yang dimiliki daun peterseli; flavonoid, karotenoid, dan vitamin C. Berbagai riset juga menyatakan bahwa kandungan antioksidan flavonoid yang dikandung daun peterseli bisa mencegah penyakit kanker usus besar, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung.

Sementara itu, karotenoid dipercaya sebagai antioksidan yang mampu menurunkan risiko kanker paru-paru.
Perlu dicatat, daun peterseli kering mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan daun peterseli yang baru dipetik dari pohonnya.

3. Mendukung kesehatan tulang

Tidak heran kalau manfaat peterseli bisa mendukung kesehatan tulang. Dilihat dari kandungan vitamin K-nya yang sangat banyak, dalam setengah cangkir daun peterseli bisa memenuhi kebutuhan harian Anda sebanyak 547%.

Beberapa penelitian menjelaskan, mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K bisa mencegah risiko patah tulang sebanyak 22%.

4. Mengandung komponen antikanker

Daun parsley
Manfaat peterseli alias parsley untuk kesehatan

Ada banyak komponen antikanker yang dikandung daun peterseli. Itulah mengapa, para ahli melihat bahwa manfaat peterseli dianggap potensial dalam mencegah kanker.

Misalnya, beberapa jenis antioksidan flavonoid (apigenin dan myricetin) yang dikandung daun peterseli, terbukti menunjukkan aktivitias antikanker pada studi tabung dan hewan uji.

Selain itu, kandungan vitamin C yang dimiliki daun peterseli juga bisa mencegah kanker. Sebab riset membuktikan, mengonsumsi vitamin C sebanyak 100 miligram per hari bisa menurunkan risiko kanker sebanyak 7%.

5. Menyehatkan mata

Lutein, beta karoten, dan zeaxanthin adalah tiga jenis karotenoid yang dikandung daun peterseli. Manfaat peterseli dalam menyehatkan mata datang dari ketiga jenis antioksidan tersebut.

Bayangkan saja, manfaat peterseli dianggap ampuh dalam mencegah degenerasi makula (penyakit mata yang tak bisa disembuhkan), yang mampu menyebabkan kebutaan.

Faktanya, mengonsumsi makanan yang mengandung lutein dan zeaxanthin, seperti daun peterseli, bisa mencegah degenerasi makula sebanyak 26%.

6. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat peterseli yang sangat dibutuhkan tubuh selanjutnya adalah menjaga kesehatan jantung. Sebab, kandungan nutrisi daun peterseli dilengkapi dengan folat.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 58ribu partisipan yang mengonsumsi folat berhasil membuktikan penurunan risiko penyakit jantung hingga 38%.

7. Mengandung komponen antibakteri

Daun parsley
Manfaat peterseli alias parsley untuk kesehatan

Saat digunakan dalam bentuk ekstrak, daun peterseli dianggap memiliki komponen antibakteri. Dalam sebuah tes tabung, daun peterseli “unjuk gigi” dalam melawan bakteri penyebab infeksi bernama Staphylococcus aureus.

Ekstrak daun peterseli juga dianggap bisa mencegah tumbuhnya bakteri pada makanan seperti Salmonella dan Listeria, yang seringkali menyebabkan keracunan makanan. Sayangnya, riset ini belum dilakukan pada manusia.

8. Mencegah diabetes

Kandungan myricetin yang dimiliki daun peterseli dalam mengobati dan mencegah penyakit diabetes, telah diteliti oleh para ahli.

Riset pada hewan di laboratorium juga menunjukkan bahwa manfaat peterseli yang satu ini bisa menurunkan kadar gula darah dan menurunkan resistensi insulin.

Tidak hanya itu, manfaat peterseli juga bisa mencegah peradangan dan membuang lemak berlebih dalam darah.

Peringatan sebelum mengonsumsi daun peterseli

Di balik banyaknya manfaat peterseli di atas, ada beberapa peringatan yang harus Anda pahami, sebelum mengonsumsinya.

Misalnya, seseorang yang sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, disarankan untuk berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mengonsumsi daun peterseli.

Sebab, daun peterseli mengandung vitamin K yang tinggi. Nutrisi yang satu ini dikenal berguna dalam proses pembekuan darah.

Catatan dari SehatQ:

Walaupun manfaat peterseli sangat menggiurkan, Anda disarankan untuk tidak menjadikannya sebagai pengobatan utama dalam menyembuhkan penyakit. Pengobatan medis dari dokter tetap diperlukan untuk hasil penyembuhan yang optimal.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/parsley-benefits
Diakses pada 25 Juni 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/284490#nutrition
Diakses pada 25 Juni 2020

Artikel Terkait