Manfaat Olahraga Saat Haid dan 5 Jenis Olahraga yang Bisa Jadi Pilihan

Olahraga saat haid dengan intensitas ringan bisa dilakukan untuk mengurangi gejala PMS
Datang bulan tidak harus menjadi halangan untuk berolahraga

Saat sedang haid, kaum hawa umumnya akan merasakan berbagai gangguan fisik dan emosional. Mulai dari kram perut, nyeri otot dan sendi, mudah lelah, berjerawat, hingga perubahan mood.

Gejala yang parah bahkan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Alhasil, para wanita menjadi malas bergerak dan memilih untuk berbaring saja.

Padahal, olahraga saat haid bisa membantu dalam mengurangi keluhan-keluhan yang dialami. Namun tidak semua jenis olahraga baik dilakukan ketika menstruasi.

Dapatkan manfaat olahraga saat haid ini

Olahraga saat haid yang dilakukan secara justru dapat mengendalikan keluhan kram perut yang parah akibat premenstruation syndrome (PMS). Mengapa demikian?

Pasalnya, tubuh akan menghasilkan endorfin saat berolahraga. Endorfin adalah senyawa kimia yang dilepaskan oleh otak untuk membantu meringankan rasa sakit yang dialami wanita saat haid.

Endorfin tersebut akan membantu Anda menjadi lebih rileks, merasa lebih baik, memperbaiki suasana hati (mood), dan tidak merasa stres saat PMS. 

Hal ini juga dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Khorasgan Azad University di Iran. Penelitian ini melibatkan 40 orang responden mahasiswi yang tengah mengalami PMS.

Kelompok pertama diminta melakukan olahraga berenang selama 60 menit sebanyak tiga kali seminggu selama delapan minggu. Sementara kelompok kedua diminta tidak melakukan apa pun untuk mengendalikan rasa sakit saat PMS.

Hasilnya, responden yang rutin melakukan olahraga saat haid menyatakan bahwa mereka tak lagi mengalami kram perut dan sakit kepala hebat selama menstruasi. 

Lantas, jenis olahraga apa saja yang boleh dilakukan saat haid?

Beberapa hari pertama saat menstruasi memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Apalagi jika Anda cenderung mengeluarkan banyak darah selama waktu-waktu tersebut. Oleh karena itu, pilihlah jenis olahraga saat haid yang tergolong ringan. 

Anda bisa melakukan olahraga yang Anda sukai agar tidak terasa sebagai beban. Selanjutnya, berikan variasi pada rutinitas olahraga Anda agar tidak bosan. Berikut adalah beberapa jenis olahraga saat haid yang dapat menjadi pilihan:

1. Yoga

Salah satu jenis olahraga saat haid yang dapat dilakukan adalah yoga. Yoga bisa membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks dan berpotensi mengurangi kram perut, nyeri pada payudara, nyeri otot dan sendi, hingga kelelahan. 

Pasalnya, banyak gerakan yoga yang akan meregangkan otot-otot tubuh, termasuk otot panggul. Teknik pernapasan ala yoga juga dapat membantu dalam mengendurkan otot-otot tubuh. Inilah salah satu alasan yoga bisa membantu Anda untuk rileks dan meredakan kram perut.

Untuk mendapatkan kebaikan tersebut, yoga sebaiknya rutin dilakukan selama enam hari, dengan durasi 35 hingga 40 menit per harinya.

Kendati demikian, tidak semua postur yoga baik dilakukan, khususnya saat darah haid sedang deras-derasnya. Sebut saja, headstand atau handstand yang dapat membalikkan, menekan, menghentikan, atau menyumbat aliran darah di rahim. 

2. Jalan kaki

Olahraga saat menstruasi yang paling mudah dilakukan adalah jalan kaki. Ya, tak perlu jauh-jauh, Anda bisa berjalan kaki di sekitar rumah pada pagi atau sore hari.

Berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara umum, terutama meningkatkan kekuatan jantung dan paru-paru. Sedangkan bagi Anda yang sering menderita dismenorea atau nyeri perut saat haid, aktivitas simpel ini bisa menjadi pilihan olahraga saat haid untuk menguranginya.

Lakukanlah jalan kaki setidaknya 30 menit tanpa berhenti. Minimal tiga kali dalam seminggu.

3. Pilates

Sama seperti yoga, pilates termasuk jenis olahraga saat menstruasi yang dapat membuat tubuh Anda menjadi rileks. Terlebih lagi, beberapa gerakan pilates juga menggunakan otot-otot dasar panggul, sehingga mampu mengurangi kram perut ketika datang bulan. 

4. Zumba

Melakukan zumba saat haid, mengapa tidak? Selain dapat membakar kalori dan membantu dalam meregangkan otot-otot tubuh, zumba bisa mengurangi kram perut Anda saat haid. 

5. Menari

Jika tidak ingin melakukan zumba, Anda bisa menyalakan musik favorit Anda dan gerakkan tubuh mengikuti irama. Dengan ini, suasana hati Anda pun bisa terasa jauh lebih baik. 

6. Berenang

Sebagian besar perempuan mungkin menghindari aktivitas fisik satu ini saat haid. Nyatanya, berenang dapat meredakan nyeri saat haid.

Tak hanya itu, berenang juga mampu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh serta meringankan sendi dan otot yang kaku. 

Saat berenang, tekanan air justru akan mencegah darah haid Anda agar tidak keluar. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir mengenai darah haid dapat mengotori air kolam renang. 

Namun hindari berenang apabila Anda mengalami kram perut yang sangat parah, misalnya sampai Anda sulit bergerak karena sakitnya tak tertahankan. Kondisi ini bisa membahayakan bila dipaksa berenang. Pasalnya, Anda bisa saja sukar bernapas dan lebih berisiko mengalami tenggelam. 

Bagaimana dengan olahraga saat haid yang tidak dianjurkan?

Olahraga saat haid memang bisa membantu mengurangi gejala yang mengganggu. Namun tidak semua jenis olahraga cocok dilakukan ketika sedang datang bulan.

Saat menstruasi, Anda tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga yang membutuhkan tekanan atau menggunakan otot secara berlebihan. Misalnya, angkat beban atau Muay Thai.

Pasalnya, latihan jenis ini malah bisa meningkatkan keparahan kram perut, membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur, meningkatkan rasa tidak nyaman, hingga menimbulkan kondisi kesehatan yang serius. 

Pastikan Anda mengetahui kondisi fisik Anda terlebih dalu sebelum melakukan olahraga saat haid. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter agar pilihan olahraga Anda lebih pasti dan cocok bagi kondisi fisik Anda.

Bila sudah mulai lelah, jangan paksakan tubuh untuk terus berolahraga. Ingatlah pula untuk beristirahatlah dan mengurangi intensitas maupun durasi olahraga yang akan Anda lakukan. Semoga bermanfaat!

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3748549/
Diakses pada 16 September 2019

Health. https://www.health.com/menstruation/5-things-to-know-about-exercising-during-your-period
Diakses pada 16 September 2019

Health. https://www.health.com/health/gallery/
Diakses pada 16 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/exercise-during-period
Diakses pada 16 September 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed