Sehatkan Jantung Hingga Turunkan Berat Badan, Ini 7 Manfaat Olahraga Lari untuk Tubuh

Manfaat olahraga lari tak hanya menyehatkan fisik, namun juga untuk kondisi psikologis
Olahraga lari dapat Anda tunaikan di pagi hari, sebelum memulai rutinitas

Jika Anda mencari olahraga yang mudah dilakukan tanpa ribet, maka lari dapat menjadi salah satu pertimbangan. Selain gampang diterapkan, lari juga juga memiliki sejumlah manfaat, baik untuk kesehatan fisik dan kesehatan mental.

Yang Anda perlukan? Sepatu yang nyaman dan baju lari yang menyerap keringat, Anda bisa mendapatkan manfaat olahraga lari walau dilakukan beberapa menit saja.

Manfaat olahraga lari untuk kesehatan jiwa dan raga

Berikut ini sejumlah manfaat olahraga lari, yang mudah untuk Anda dapatkan:

1. Menjaga kesehatan jantung

Sudah bukan rahasia lagi, olahraga lari memiliki manfaat untuk jantung Anda. Olahraga aerobik, seperti lari, dapat memperkuat jantung sehingga mampu memompa lebih banyak oksigen ke tubuh. Dengan melakukan olahraga lari, Anda membantu jantung untuk beraktivitas lebih efisien.

Rutin berolahraga lari dapat menurunkan risiko penyakit jantung, termasuk risiko serangan jantung. Risiko stroke, kanker, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson, juga dapat berkurang.

Walau menyehatkan, Anda disarankan untuk membatasi aktivitas tersebut tidak lebih dari 60 menit dalam satu hari. Sebab, melebihi rekomendasi durasi tersebut dapat memicu efek negatif terhadap jantung.

2. Meningkatkan harga diri (self-esteem) dan rasa percaya diri

Manfaat olahraga lari tak hanya untuk kesehatan fisik dan organ tubuh, melainkan juga berpengaruh positif terhadap kondisi psikologis. Olahraga ini dapat memberikan sensasi kebebasan dan penguatan diri karena kaki yang terus melangkah dan berlari.

Pakar telah menyimpulkan, berpatisipasi dalam aktivitas fisik dan olahraga lari berkorelasi langsung terhadap peningkatan self-esteem. Secara umum juga, aktivitas fisik meningkatkan persepsi positif serta citra tubuh.

3. Meredakan stres

Anda pun sudah sering mendengar manfaat olahraga lari untuk melepas stres. Dengan berlari santai dan jogging, Anda didorong untuk melupakan sejenak masalah duniawi sekaligus meredakan stres dalam waktu jangka panjang.

4. Memperbaiki mood

Sejalan dengan meredakan stres, manfaat olahraga lainnya adalah membantu memperbaiki suasana hati. Studi telah menemukan, melakukan olahraga lari dapat meredakan gejala dari gangguan kecemasan dan gangguan mood.

5. Meningkatkan kinerja otak

Tak hanya badan dan kaki yang dipengaruhi oleh manfaat olahraga lari, namun juga fungsi otak dan kognitif diri. Dengan berlari, Anda akan belajar untuk fokus dan membulatkan tekad untuk menyelesaikan rintangan serta mengatasi rasa lelah.

Pakar juga menemukan, organ otak pelari memiliki hubungan yang lebih kuat antara jaringan frontal dan parietalnya, serta area lain di otak yang berkaitan dengan kontrol diri dan daya ingat. Para ahli percaya, manfaat olahraga lari untuk otak tersebut terjadi karena adanya peningkatan kapasitas aerobik yang meningkat.

6. Mengencangkan otot

Olahraga lari dapat ‘mengajak’ seluruh bagian tubuh untuk bergerak sehingga dapat membantu mengencangkan otot. Untuk mengoptimalkan manfaat olahraga ini, Anda dapat mengombinasikan lari dengan latihan angkat beban dan diet yang sehat.

7. Menurunkan berat badan

Melakukan olahraga lari berpotensi untuk membantu Anda kurus lebih cepat karena membantu pembakaran kalori. Walau begitu, untuk menurunkan bobot, Anda juga perlu memerhatikan asupan kalori yang masuk. Anda juga harus memerhatikan asupan pangan dengan fokus mengonsumsi makanan yang sehat.

Studi menunjukkan, olahraga lari dan bersepeda membantu menekan keinginan makan pada pria muda. Optimalkan aktivitas tersebut dengan belajar mengendalikan rasa lapar serta mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

Tips mendapatkan manfaat olahraga lari

Untuk mendapatkan manfaat olahraga lari, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan:

1. Melakukan peregangan

Sebelum lari, Anda tak harus melakukan peregangan. Anda cukup berjalan selama beberapa menit atau berlari dengan langkah kecil, untuk memanaskan otot. Setelah berlari, selalu lakukan peregangan.

2. Menyesuaikan dengan kemampuan diri

Untuk pemula, berlari setiap hari tidak disarankan demi menghindari cedera. Berlari selama 20-30 menit beberapa kali dalam seminggu (bukan setiap hari) menjadi durasi yang disarankan.

Agar tak terganggu oleh rutinitias sehari-hari, usahakan melakukan olahraga lari di pagi hari sebelum bekerja. Lakukan lari dengan durasi pendek di hari kerja, dan lakukan lebih lama pada akhir pekan.

Catatan dari SehatQ

Memulai gaya hidup sehat bisa Anda awali dengan olahraga lari. Anda bisa mengalokasikan waktu 30 menit untuk berlari di pagi hari, beberapa kali dalam seminggu

Healthline. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/cycling-vs-running
Diakses pada 2 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/running-everyday
Diakses pada 2 Desember 2019

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/the-mental-benefits-of-jogging-2911666
Diakses pada 2 Desember 2019

Artikel Terkait