Menguak Manfaat Obat Herbal Varikokel, Apakah Ampuh?


Penggunaan sejumlah bahan alami sebagai obat herbal varikokel belum terbukti secara ilmiah. Operasi masih menjadi jalan satu-satunya untuk mengatasi penyakit reproduksi pria yang satu ini.

(0)
07 Mar 2021|Rhandy Verizarie
obat herbal varikokelEfektivitas obat herbal varikokel hingga saat ini belum didukung oleh bukti ilmiah yang mencukupi
Obat dan bahan herbal disebut-sebut ampuh sebagai salah satu cara mengobati varikokel secara alami. Akan tetapi, apa benar penyakit ini bisa sembuh hanya dengan mengonsumsi obat-obatan tradisional tanpa harus operasi? Jika ya, apa saja pilihan obat herbal varikokel? Simak informasinya berikut ini.

Apa itu varikokel

Varikokel merupakan penyakit organ reproduksi pria, tepatnya skrotum (kulit pembungkus testis). Penyakit varikokel ditandai dengan pembesaran pembuluh darah pampiniform flexus yang ada di dalam skrotum.Penyebab varikokel adalah adanya masalah pada katup pembuluh darah vena di dalamnya. Secara garis besar, kondisi ini sama dengan varises yang terjadi pada pembuluh darah kaki.Varikokel umumnya memerlukan tindakan operasi untuk mengobatinya. Namun, sejumlah bahan alami berikut ini dipercaya dapat menjadi obat herbal varikokel tanpa harus melalui operasi. Apa sajakah itu?

Adakah obat herbal untuk varikokel?

Sayangnya, hingga kini tidak ada obat herbal untuk mengobati varikokel. Operasi masih menjadi cara satu-satunya untuk menyembuhkan varises pada testis ini secara tuntas.Pada kasus ringan yang tidak menimbulkan gejala, varikokel mungkin bisa membaik dengan sendirinya tanpa operasi.Namun demikian, ada sejumlah bahan herbal yang diklaim dapat membantu meredakan gejala yang muncul akibat varikokel, yaitu:

1. Minyak lavender

Salah satu cara mengobati gejala yang muncul akibat varikokel secara alami adalah menggunakan minyak esensial lavender. Penelitian tahun 2013 mengungkapkan bahwa ekstrak lavender memiliki kandungan zat yang bersifat analgesik yang artinya dapat meredakan nyeri.Varikokel terkadang menyebabkan skrotum terasa nyeri. Minyak lavender mungkin memiliki khasiat untuk mengurangi rasa sakit yang muncul, bukan menghilangkan varises yang muncul. 

2. Minyak pinus

Selain lavender, minyak pinus juga disebut dapat berguna sebagai obat varikokel alami. Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the German Society of Dermatology menyimpulkan bahwa ekstrak pohon pinus dapat mengatasi pembengkakan akibat masalah pada pembuluh darah vena, seperti pada kasus varikokel.

3. Minyak berangan kuda

Masih dari penelitian yang sama, selain minyak pinus ada juga minyak berangan kuda (horse-chestnut oil) yang dianggap mampu mengatasi pembesaran pembuluh darah pada kaki.Kendati keampuhannya sebagai obat herbal varikokel belum memiliki bukti ilmiah, minyak ini diklaim memiliki kemungkinan potensi serupa. Hal ini karena varikokel adalah kondisi yang serupa dengan varises di kaki.

4. Minyak bunga yarrow

Minyak esensial lainnya yang juga dipercaya dapat mengobati varikokel adalah minyak ekstrak bunga yarrow.Bahkan, minyak ini sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi varises

5. Ekstrak biji anggur

Menurut National Institutes of Health, ekstrak biji anggur (Vitis vinifera) memiliki potensi dalam mengatasi sejumlah masalah kesehatan, salah satunya varises.Hal ini mungkin juga berlaku untuk kasus varikokel.Akan tetapi, manfaat ekstrak biji anggur sebagai obat herbal varikokel masih perlu dibuktikan lebih lanju. Meski diklaim dapat membantu meredakan gejala yang muncul akibat varikokel, masih belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung penggunaan bahan-bahan alami di atas sebagai obat varikokel alami. Harus dilakukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan keampuhan kelima bahan herbal tersebut dalam meredakan gejala varikokel.Itu sebabnya, Anda tetap disarankan melakukan konsultasi dan menjalani anjuran dokter untuk mengobati varikokel yang Anda alami. Sebaiknya, Anda juga tidak menggantikan pengobatan medis yang dokter berikan dengan bahan-bahan herbal.

Efek samping obat herbal varikokel

Selain masih terbatasnya bukti ilmiah yang mendukung, penggunaan bahan-bahan alami yang diklaim mampu mengobati varikokel tersebut juga berisiko menimbulkan efek samping, seperti:
  • Iritasi pada skrotum
  • Reaksi alergi
Selain itu, biji ekstrak anggur berpotensi memperparah perdarahan apabila digunakan oleh orang-orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah (antikoagulan).Oleh sebab itu, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan penggunaan obat varikokel alami tersebut.

Cara mengatasi varikokel secara alami di rumah

Alih-alih menggunakan obat herbal varikokel yang ternyata belum terbukti secara jelas, ada sejumlah cara mengobati berbagai gejala varikokel secara alami yang lebih aman dan bisa Anda lakukan di rumah, yaitu:

1. Kompres es batu

Dilansir dari Cleveland Clinic, kompres es batu pada area skrotum dapat membantu meredakan gejala varikokel.Tempatkan es batu pada handuk atau kain bersih—bisa juga menggunakan ice packs—kemudian tempelkan pada skrotum selama 15 menit.

2. Gunakan celana dalam ketat

Anda juga disarankan untuk menggunakan celana dalam yang cukup ketat atau jockstrap, khususnya saat sedang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, atau jika harus berdiri dalam waktu lama.

3. Minum obat pereda nyeri

Varikokel akan membuat skrotum Anda terasa nyeri. Oleh karena itu, Anda juga dapat mengonsumsi obat seperti acetaminophen dan ibuprofen untuk membantu meringankan rasa sakit.

4. Lakukan aktivitas fisik ringan

Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga bertujuan untuk membantu melancarkan peredaran darah. Beberapa contoh aktivitas olahraga untuk membantu mengobati varikokel adalah sebagai berikut:
  • Jalan santai
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Yoga 
Akan tetapi, lakukan kegiatan olahraga di atas dalam intensitas yang ringan selama masa penyembuhan. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai hal ini.

5. Makan makanan bergizi

Makanan juga bisa jadi pendamping obat varikokel yang aman. Orang dengan varikokel dianjurkan untuk makan makanan mengandung potasium, seperti:
  • Kentang
  • Sayuran berdaun hijau gelap
  • Ikan salmon
  • Ikan tuna
  • Kacang almon
  • Kacang pistachio
Makanan kaya potasium berfungsi untuk mencegah terjadinya retensi cairan yang dapat memperparah varikokel. Penderita varikokel juga sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung flavonoid (bayam, paprika, brokoli, apel, dsb.) untuk membantu melancarkan peredaran darah, Selain itu, makanlah makanan yang mengandung serat (gandum utuh, kacang-kacangan, tomat, dsb.) untuk mencegah susah buang air besar (BAB) alias sembelit. Pasalnya, sembelit akan membuat Anda mengejan keras saat BAB dan hal ini bisa memperparah varikokel.

Kapan harus operasi?

Apabila varikokel yang Anda alami sudah masuk kategori berat, operasi menjadi jalan satu-satunya untuk mengatasi kondisi tersebut sebelum bertambah parah. Ada tiga jenis operasi yang umum dilakukan, yaitu:

Catatan dari SehatQ

Varikokel adalah penyakit yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi pria bila tidak segera ditangani. Dampak buruk tersebut mulai dari penyusutan testis hingga kemandulan.Oleh sebab itu, segera cari pertolongan medis apabila Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah pada kondisi tersebut alih-alih menggunakan obat herbal varikokel yang belum terbukti secara klinis.Jika merasa khawatir akan gejala-gejala yang Anda rasakan, Anda juga dapat menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui solusinya. Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play.
masalah reproduksiherbalvarikokelkesehatan priareproduksi pria
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15239-varicoceleV Diakses pada 22 Februari 2021
Journal of the German Association of Dermatology. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1610-0387.2010.07472.x Diakses pada 22 Februari 2021
Journal of Hindawi. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3612440/ Diakses p
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait