logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Hidup Sehat

9 Manfaat Minyak Wijen untuk Kesehatan dan Potensi Efek Sampingnya

open-summary

Manfaat minyak wijen untuk kesehatan adalah menyehatkan organ jantung, mengontrol gula darah, hingga membantu meredakan gejala radang sendi. Meski demikian, kalori minyak wijen cukup tinggi sehingga tidak boleh dikonsumsi berlebihan.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

9 Nov 2022

Manfaat minyak wijen untuk kesehatan

Manfaat minyak wijen tidak hanya sekadar melezatkan makanan, tapi juga baik untuk kesehatan.

Table of Content

  • Kandungan nutrisi minyak wijen
  • Manfaat minyak wijen untuk kesehatan
  • Efek samping minyak wijen
  • Kegunaan minyak wijen untuk masakan

Pernahkah Anda menggunakan minyak wijen dalam proses memasak? Berkat kandungan nutrisinya, minyak ini mendapatkan predikat sebagai “ratu dari segala minyak biji-bijian”, lho. Untuk mengenal lebih jauh seputar manfaat minyak wijen, simaklah penjelasan berikut ini.

Advertisement

Kandungan nutrisi minyak wijen

Minyak wijen adalah minyak yang dibuat dengan cara menekan atau memeras biji wijen panggang

Khasiat minyak wijen tidak lepas dari berbagai kandungan nutrisinya. Berikut adalah berbagai kandungan minyak wijen dalam satu sendok makan.

  • Kalori: 120
  • Lemak total: 14 gram (g)
  • Asam lemak jenuh total: 1,99 g
  • Asam lemak tak jenuh tunggal: 5,56 g
  • Asam lemak tak jenuh ganda: 5,84 g
  • Vitamin E: 0,196 miligram (mg)
  • Kolin: 0,028 mg
  • Vitamin K: 1,9 mikrogram (mcg).

Manfaat minyak wijen untuk kesehatan

1. Kaya antioksidan

Minyak wijen mengandung sesamol dan sesaminol, yakni dua antioksidan yang berpotensi memberikan manfaat pada kesehatan.

Antioksidan adalah senyawa yang membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas.

Penumpukan radikal bebas dalam sel-sel tubuh dapat memicu peradangan dan penyakit.

Sebuah studi hewan uji dalam Journal of Cardiovascular Disease Research mengungkapkan, suplemen minyak wijen terbukti menjaga tikus dari kerusakan sel jantung.

Masih dari studi yang sama, aktivitas antioksidan pada tikus meningkat setelah mengonsumsi 5-10 mililiter (ml) minyak wijen per kilogram (kg) berat badan setiap hari.

Namun, dibutuhkan lebih banyak studi pada manusia untuk membuktikan khasiat minyak wijen di atas.

2. Mengandung senyawa antiradang

Baru-baru ini, sebuah tes tabung yang dimuat di Journal of Medicinal Food menyebutkan bahwa minyak wijen berpotensi mengurangi peradangan.

Pada tes tersebut, minyak wijen menunjukkan kemampuannya dalam mengurangi penanda peradangan, seperti produksi oksida nitrat.

Sayangnya, masih diperlukan studi pada manusia untuk memperkuat klaim manfaat ini.

3. Baik untuk jantung

Minyak wijen terdiri dari 82 persen asam lemak tak jenuh dan mengandung asam lemak omega-6. Ini menjadi alasan mengapa minyak tersebut dianggap baik untuk jantung.

Asam lemak omega-6 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang baik untuk kesehatan dan berperan penting dalam pencegahan penyakit jantung.

Sebuah riset dalam International Journal of Preventive Medicine menjelaskan, partisipan yang mengonsumsi 4 sendok makan (59 ml) minyak wijen setiap hari mengalami penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi minyak zaitun.

4. Membantu mengontrol gula darah

Fungsi minyak wijen dipercaya membantu pasien diabetes untuk mengontrol kadar gula darah.

Sebuah studi dalam Journal of the American College of Nutrition mengungkapkan, pasien diabetes tipe 2 yang mengonsumsi minyak wijen selama 90 hari mengalami penurunan kadar gula darah puasa dan hemoglobin A1c (HbA1c) secara signifikan, dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Sebagai informasi, kadar HbA1c adalah indikator kontrol gula darah jangka panjang.

5. Meredakan gejala radang sendi

Tahukah Anda bahwa minyak wijen juga dianggap bisa mengatasi arthritis (radang sendi)?

Sebuah penelitian hewan uji berdurasi 28 hari dalam jurnal Food & Nutrition Research menemukan bahwa tikus mengalami penurunan penanda stres oksidatif dan gejala radang sendi, seperti nyeri sendi, setelah diberikan 1 ml minyak wijen per kg berat badan setiap hari.

Walaupun hasil studi tersebut cukup menjanjikan, belum diketahui apakah efek serupa dapat dirasakan manusia. Oleh sebab itu, dibutuhkan lebih banyak riset lanjutan.

6. Membantu menyembukan luka

Selain dikonsumsi langsung, manfaat minyak wijen juga bisa dirasakan dengan cara dioleskan ke kulit, khususnya kulit yang mengalami luka gores atau luka bakar.

Alasannya, minyak wijen mengandung antioksidan dan antiradang yang berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka gores ataupun luka bakar.

Meskipun demikian, dibutuhkan lebih banyak penelitian terkait manfaat ini.

7. Menyehatkan rambut

Berkat kandungan sesamin dan vitamin E-nya, minyak wijen diyakini bisa menyehatkan rambut.

Sebuah studi menjelaskan bahwa suplemen yang mengandung kedua senyawa antioksidan tersebut bisa meningkatkan kekuatan rambut dan membuatnya berkilau.

8. Melawan stres dan depresi

Di balik rasa minyak wijen yang lezat, ternyata ada kandungan tirosin yang punya manfaat untuk kesehatan mental.

Tirosin adalah asam amino yang dinilai bisa meningkatkan hormon serotonin sehingga membantu melawan perasaan stres dan depresi.

9. Menjaga kulit dari kerusakan sinar matahari

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam minyak wijen bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV).

Berdasarkan penelitian tersebut, minyak ini berhasil menahan hingga 30 persen sinar UV, sedangkan minyak lainnya hanya dapat menahan sebanyak 20 persen.

Lagi-lagi, masih diperlukan studi lanjutan untuk memperkuat hasil penelitian di atas.

Efek samping minyak wijen

  • Alergi

Bagi beberapa orang, biji wijen dapat menimbulkan reaksi alergi. Bahkan, dalam kasus yang parah, alergi wijen dapat mengakibatkan anafilaksis (reaksi alergi berbahaya yang mengancam nyawa).

  • Kenaikan berat badan

Kalori minyak wijen cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka kenaikan berat badan bisa terjadi.

  • Mengganggu kinerja obat-obatan tertentu

Minyak wijen dipercaya punya dampak positif pada tekanan darah dan kadar gula darah.

Namun, jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan untuk tekanan darah tinggi (hipertensi) atau diabetes, sebaiknya hindari minyak ini.

Pasalnya, minyak wijen berpotensi menyebabkan tekanan darah atau kadar gula darah menjadi terlalu rendah.

Baca Juga

  • Beras Ketan Putih yang Rasanya Lezat Namun Juga Sehat
  • Asam Gelugur, Buah Asam dengan Khasiat Turunkan Berat Badan
  • Stres Akibat Lockdown, Penyebab Berat Badan Naik Selama Pandemi

Kegunaan minyak wijen untuk masakan

Ada banyak cara mengonsumsi minyak wijen yang bisa Anda coba, salah satunya adalah menggunakannya untuk menumis daging ataupun sayur.

Kegunaan minyak wijen untuk masakan lainnya adalah menyedapkan saus atau bumbu masak.

Dalam sebagian besar resep makanan, minyak wijen biasanya ditambahkan pada fase terakhir memasak.

Berbagai manfaat minyak wijen untuk masakan di atas tentunya dapat menambah cita rasa maupun kelezatan dari makanan Anda.

Jika Anda punya pertanyaan lain seputar kesehatan, Anda bisa konsultasi langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

makanan sehathidup sehatbuah dan sayuran

Ditulis oleh Fadli Adzani

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved