7 Manfaat Minyak Kelapa untuk Rambut Sehat dan Berkilau

Manfaat minyak kelapa untuk rambut tidak dapat dianggap remeh
Manfaat minyak kelapa untuk rambut di antaranya meluruskan, melembutkan, dan melembapkan rambut

Minyak kelapa termasuk salah satu bahan alami yang memiliki sederet manfaat. Tidak hanya berkhasiat untuk kecantikan kulit, manfaat minyak kelapa untuk rambut nyatanya juga tak bisa dianggap remeh. Apa sajakah?

Sederet manfaat minyak kelapa untuk rambut

Minyak kelapa mengandung rantai asam lemak yang dikenal dengan asam laurat. Kandungan zat tersebut dianggap dapat meluruskan, melembutkan, dan melembapkan rambut.

Bahkan, sebuah hasil penelitian membuktikan bahwa minyak kelapa merupakan minyak alami paling baik untuk rambut karena dapat mengembalikan protein yang hilang dan menjaganya tetap sehat, baik dioleskan sebelum atau setelah keramas.

Berikut adalah manfaat minyak kelapa untuk rambut selengkapnya:

1. Melembapkan rambut dan kulit kepala

Salah satu manfaat minyak kelapa untuk rambut adalah melembapkan rambut dan kulit kepala. Ya, hasil studi mengemukakan bahwa minyak kelapa memiliki kemampuan meresap hingga batang rambut.

Kemampuan meresap yang maksimal tersebut dapat mengembalikan protein yang hilang dan merawat rambut yang sebelumnya kering dan rusak sehingga tampak lebih sehat.

2. Mencegah rambut jadi kusut

Manfaat minyak kelapa untuk rambut lainnya adalah mencegah rambut kusut
Oleskan minyak kelapa untuk mencegah rambut kusut

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa rambut jadi kusut dan sulit diatur, terutama saat cuaca sedang lembap? Nah, sebagai solusinya, Anda bisa mengoleskan minyak kelapa.

Minyak kelapa dapat menyerap hingga ke batang rambut sehingga membuat rambut Anda terasa lebih lembut dan sehat. Maka dari itu, cobalah mengoleskan 1-2 tetes minyak kelapa pada rambut sebelum bepergian ke luar rumah saat cuaca sedang lembap.

3. Mencegah kerusakan rambut

Manfaat minyak kelapa untuk rambut dapat melindungi dari kerusakan rambut
Paparan sinar matahari dan polusi dapat menyebabkan rambut rusak

Sebuah hasil studi yang dipublikasikan pada tahun 2015 menyatakan bahwa penggunaan minyak kelapa dapat melindungi dari kerusakan rambut akibat paparan sinar matahari, polusi, udara, hingga penggunaan produk tatanan rambut tertentu.

Tak ayal bila sebagian besar orang yang memiliki rambut kering dan rusak akibat penggunaan produk tatanan rambut tertentu mendapati rambutnya lebih sehat setelah menggunakan minyak kelapa.

4. Membuat rambut lebih panjang

Manfaat minyak kelapa untuk rambut adalah membuat rambut lebih panjang
Minyak kelapa dipercaya dapat menebalkan rambut

Manfaat minyak kelapa untuk rambut selanjutnya adalah membuat rambut lebih panjang.

Di dalam penelitian yang melibatkan tikus sebagai hewan percobaannya, minyak kelapa ternyata diyakini dapat menumbuhkan dan menebalkan rambut secara efektif.

5. Mengurangi kerontokan rambut

Beberapa wanita mungkin ada yang gemar melakukan perawatan rambut. Namun, perlu diingat bahwa perawatan rambut yang berlebihan dapat memicu kerusakan batang rambut. Pada kondisi ekstrem, kerusakan batang rambut dapat menyebabkan rambut rontok.

Nah, menggunakan minyak kelapa bisa membantu mengurangi kerontokan rambut dan menjaganya tetap sehat.

6. Mengatasi ketombe

Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba dan antijamur yang diklaim dapat digunakan untuk mengatasi ketombe yang disebabkan oleh jamur pada kulit kepala.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat minyak kelapa untuk rambut satu ini.

7. Membuat rambut lebih berkilau

Sama seperti kebanyakan jenis minyak pada umumnya, minyak kelapa dapat membuat rambut lebih berkilau dan terlihat lembut. Oleh karena itu, beberapa pemilik rambut kering bisa menjadikan minyak kelapa sebagai serum agar rambut tampak lebih sehat.

Cara mendapatkan manfaat minyak kelapa untuk rambut

Setelah mengetahui khasiat yang ditawarkan minyak kelapa untuk kecantikan rambut, saatnya Anda mendapatkan manfaat minyak kelapa dengan cara berikut:

  • Tuangkan air hangat ke dalam sebuah mangkuk kecil.
  • Dalam sebuah gelas, tuangkan 2 sendok teh minyak kelapa. Pilihlah minyak kelapa murni, atau bila perlu, gunakan minyak kelapa organik.
  • Letakkan gelas yang berisi minyak kelapa ke dalam mangkuk yang berisi air hangat. Biarkan selama beberapa menit hingga minyak kelapa meleleh.
  • Oleskan minyak kelapa ke seluruh helaian rambut dan kulit kepala Anda. Anda dapat menggunakannya ketika rambut dalam kondisi kering atau basah. Jika Anda memiliki tipe kulit kepala berminyak, cukup oleskan minyak kelapa di tengah kulit kepala saja.
  • Sisir dari akar hingga ujung rambut agar minyak kelapa dapat merata. Kuncir atau gulung rambut, kemudian bungkus menggunakan penutup kepala.
  • Diamkan selama 30 menit atau biarkan semalaman. Setelah itu, bilas rambut menggunakan sampo dan air hangat.

Lakukan langkah-langkah di atas guna mendapatkan manfaat minyak kelapa untuk rambut. Jangan mengoleskan minyak ini jika ada luka pada kepala karena dapat berisiko infeksi. Jika rambut Anda masih bermasalah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/coconut-oil-and-hair#section8

Diakses pada 12 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324563.php#summary

Diakses pada 12 Februari 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/23594-use-coconut-oil-hair-conditioner/

Diakses pada 12 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19343362

Diakses pada 12 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12715094

Diakses pada 12 Februari 2020

Hair: Therapy and Transplantation. http://martinelangsam.com/wp-content/uploads/2017/07/understanding-hair-loss-due-to-air-pollution-and-the-approach-to-management-2167-0951-1000133.pdf

Diakses pada 12 Februari 2020

Research Gate. https://www.researchgate.net/profile/Pushpendra_Jain6/publication/301601784_Evaluating_hair_growth_potential_of_some_traditional_herbs/links/571bd91e08aee3ddc569e1eb/Evaluating-hair-growth-potential-of-some-traditional-herbs.pdf

Diakses pada 12 Februari 2020

Artikel Terkait