Minyak Ikan untuk Bayi, Apa Saja Manfaat dan Efek Sampingnya?


Minyak ikan untuk bayi dipercaya dapat meningkatkan fungsi otak bayi. Namun, sebelum mengonsumsinya, Anda harus mengetahui manfaat, dosis hingga efek samping yang dimiliki minyak ikan terlebih dahulu.

0,0
13 Dec 2019|Anita Djie
minyak ikan untuk bayi yang amanKandungan omega-3 pada minyak ikan untuk bayi bermanfaat bagi otak anak
Banyak yang percaya minyak ikan bermanfaat untuk kesehatan otak baik untuk orang dewasa dan anak-anak. Khususnya manfaat minyak ikan untuk bayi yang dipercaya mampu meningkatkan fungsi otak. Tetapi apakah beragam manfaat minyak ikan tersebut benar adanya atau hanya sekedar mitos? Berikut ulasan selengkapnya.

Manfaat minyak ikan untuk bayi dan anak

Minyak ikan merupakan salah satu sumber omega-3 yang penting untuk nutrisi anak., khususnya anak-anak yang tidak suka mengonsumsi ikan. Omega-3 dinyatakan sebagai asam amino yang penting karena tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh.Secara garis besar, terdapat tiga macam omega-3, yaitu ALA, EPA, dan DHA. Omega-3 EPA dan DHA umum terkandung dalam minyak ikan.Faktanya, manfaat minyak ikan untuk anak bukanlah mitos belaka karena suplemen minyak ikan memang memiliki khasiat untuk anak. Lantas, apa sajakah manfaat minyak ikan untuk bayi anak?

1. Meningkatkan kesehatan otak

Meningkatkan kesehatan otak merupakan salah satu manfaat minyak ini untuk anak yang paling dikenal. Omega-3 dalam minyak ikan memang bisa meningkatkan suasana hati serta fungsi otak anak, khususnya perkembangan otak, memori, dan pembelajaran.Bahkan, minyak ikan bisa meningkatkan kemampuan pembelajaran verbal, kontrol impuls, kemampuan untuk membuat perencanaan, dan atensi pada anak.

2. Membuat tidur lebih baik

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat mengalami kesulitan untuk tidur. Omega-3 dalam minyak ikan mampu mengurangi risiko bayi mengalami gangguan tidur dan terbangun saat sedang tertidur.

3. Mengatasi gejala ADHD

ADHD merupakan kondisi yang ditandai dengan anak yang kesulitan untuk fokus, impulsif, dan hiperaktif. Kandungan dalam fish oil dapat mengurangi gejala ADHD pada anak.Pemberian fish oil  untuk anak dapat mengurangi gejala dari ADHD dengan meningkatkan memori, atensi, dan pembelajaran, serta mengurangi impulsivitas dan hiperaktivitas pada anak.

4. Mengurangi asma

Selain gangguan tidur, asma juga dapat dialami oleh anak-anak, konsumsi minyak ikan yang mengandung kombinasi DHA dan EPA mampu membantu mengurangi dampak dari asma, khususnya asma yang disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan.Bahkan, minyak ikan dipercaya mampu menurunkan risiko anak mengalami gangguan asma. Namun, riset lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengetahui manfaat minyak ikan untuk anak yang satu ini.

5. Menanggulangi gejala depresi

Minyak ikan mampu meningkatkan suasana hati, karenanya berpotensi untuk mengurangi gejala depresi pada anak. Meskipun demikian, masih dibutuhkan penelitian tambahan untuk menyokong keyakinan ini.

6. Mengurangi peluang terkena diabetes

Memberikan minyak ikan untuk anak mampu membantu menurunkan risiko anak mengalami diabetes tipe 2. Namun, serupa dengan manfaat minyak ikan dalam menanggulangi gejala depresi, hal ini masih memerlukan studi lebih lanjut.

7. Menurunkan risiko antisosial dan perilaku agresif

Studi  menemukan bahwa omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan mampu mengurangi masalah perilaku agresif dan antisosial pada anak. Efek tersebut ditemukan dapat bertahan lama dan mempengaruhi perkembangan saraf.

Efek samping minyak ikan untuk bayi

Minyak ini aman dikonsumsi. Namun, mengonsumsi omega-3 fish oil supplements dalam dosis tinggi dapat meningkatkan kemungkinan anak mengalami masalah pada perdarahan dan pembekuan darah.Beberapa efek samping lain yang bisa dialami saat memberikan minyak ikan untuk anak adalah:
  • Rasa yang tidak enak.
  • Ketidaknyamanan di perut.
  • Diare.
  • Mual.
  • Sensasi panas di dada (heartburn).
  • Bau mulut.
  • Sakit kepala.
Selalu konsumsi minyak ikan sesuai dengan dosis yang dianjurkan pada kemasan. Bila khawatir dengan efek sampingnya, Anda dapat memberikan minyak ikan dalam dosis kecil terlebih dahulu sebelum meningkatkan dosisnya secara perlahan.

Tips memberikan minyak ikan untuk bayi

Jika bayi tidak menyukai minyak ikan yang diberikan, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut untuk menyiasatinya:
  • Bila ada, pilih suplemen minyak ikan dengan varian rasa lain seperti mint, jahe hingga campuran buah
  • Berikan minyak ikan dengan cara mencampurkannya pada makanan kesukaan anak
  • Campurkan minyak ikan dengan madu
  • Pilih minyak ikan dalam bentuk kunyah sehingga mudah dikonsumsi
  • Campurkan minyak ikan dengan minuman yang Anda buat untuk si Kecil

Minyak ikan untuk bayi umur berapa?

Orang tua juga sebaiknya tidak memaksakan bayi untuk minum minyak ikan. Pemberian suplemen minyak ikan untuk bayi 6 bulan atau di bawah 1 tahun tidak direkomendasikan. Ini karena umumnya bayi telah mendapatkan semua lemak yang dibutuhkan dari ASI.Sehingga pemberian suplemen minyak ikan secara langsung pada anak dapat dimulai sejak melewati usia 1 tahun atau sesuai anjuran dokter. Adapun dosis pemberian minyak ikan untuk bayi yang umumnya diberikan adalah 1 gram yang terdiri dari 150-600 mg EPA dan 100-350 mg DHA. 

Aturan minum minyak ikan untuk anak 

Secara umum, pemberian miyak ikan untuk bayi memang cukup aman, namun minyak ikan sebaiknya tidak diberikan pada anak dengan gangguan perdarahan, mengonsumsi obat pengencer atau memiliki alergi.Jangan berikan minyak ikan kepada anak yang alergi ikan atau kerang. Anda bisa mencari alternatif lain, seperti flaxseed atau minyak alga. Konsultasikan kepada dokter bila anak mengalami gejala alergi atau efek samping di atas.Minyak ikan bisa diberikan sebagai lemak tambahan MPASI pada anak. Minyak ikan untuk anak diketahui kaya akan manfaat dan dapat mendukung tumbuh kembangnya.Meski demikian, konsumsi minyak ikan untuk anak sebaiknya telah melalui konsultasi dokter anak terlebih dahulu untuk memastikan anak memperoleh manfaatnya secara optimal serta menentukan takaran yang tepat.
minyak ikantips parentingmakanan mengandung omega 3
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/omega-3-for-kids#what-are-they
Diakses pada 12 Desember 2019
ScienceDaily. https://www.sciencedaily.com/releases/2015/05/150515134827.htm
Diakses pada 12 Desember 2019
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/is-fish-oil-supplementation-right-for-kids-2634437
Diakses pada 12 Desember 2019
WebMD. https://www.webmd.com/diet/features/who-needs-omega-3s#2
Diakses pada 12 Desember 2019
American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/first-year-of-life/omega-3-supplements-baby-4582/ Diakses pada 1 Desember 2020Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/is-fish-oil-supplementation-right-for-kids-2634437
Diakses pada 8 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait