Masker kefir dianggap mampu melawan tanda-tanda penuaan
Masker kefir merupakan salah satu produk olahan susu

Bahan pembuat masker pada berbagai produk perawatan kecantikan sungguh tidak terbatas. Salah satu yang sempat booming adalah penggunaan masker kefir yang dipercaya memiliki manfaat seperti antipenuaan dan mencerahkan kulit. Apakah klaim itu memang terbukti secara ilmiah?

Sebelum membahas soal masker kefir, ada baiknya Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan kefir itu sendiri. Kefir adalah produk olahan susu yang dibuat dengan cara memfermentasikan susu sapi atau susu kambing.

Anda mungkin mengenal fermentasi susu lewat produk yogurt. Namun, tekstur kefir lebih padat dibanding yogurt, serta digadang-gadang memiliki kandungan probiotik alias bakteri baik yang lebih banyak daripada yogurt.

Manfaat masker kefir untuk kecantikan

Penggunaan kefir sebagai bahan campuran dalam berbagai jenis kosmetik, seperti krim maupun masker wajah, bukanlah hal baru. Pasalnya, kefir mengandung AHA (Alpha Hydroxyl Acids), vitamin B3, dan provitamin B5 yang berguna untuk menjaga kesehatan kulit.

Manfaat masker kefir berdasarkan kandungannya tersebut pun sudah pernah diteliti oleh mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara. Berikut manfaat masker kefir berdasarkan hasil penelitian tersebut:

  • Melembapkan kulit

Masker kefir terbukti dapat meningkatkan kadar air pada kulit sehingga kulit menjadi lembap. Manfaat masker kefir ini dapat Anda rasakan setelah pemakaian selama 4 minggu berturut-turut.

Semakin tinggi kadar kefir di dalam masker, semakin baik kulit Anda akan terhidrasi. Dalam penelitian, pemakaian masker kefir dengan konsentrasi 2% akan menaikkan kadar air di kulit hingga 14,16% dan konsentrasi kefir 4% membuat kulit lebih lembap 23,11% dibanding sebelum memakai masker kefir. 

Sementara fungsi pelembap paling baik terdapat pada masker dengan konsentrasi kefir 6%. Pasalnya, masker ini dapat meningkatkan kelembapan kulit hingga 30,69%.

  • Menghaluskan kulit

Klaim yang menyatakan masker kefir dapat menghaluskan kulit juga sudah dibuktikan lewat penelitian ini. Kehalusan kulit berhubungan dengan tanda penuaan, seperti berubahnya kulit menjadi lebih kasar karena paparan sinar matahari terus-menerus.

Semakin tinggi konsentrasi kefir di dalam masker, maka semakin tinggi juga manfaat masker kefir yang dapat Anda rasakan. Konsentrasi kefir 2% menghasilkan level kehalusan kulit hingga 15,77%, kefir 4% menghasilkan 26,35%, dan kefir 6% menghasilkan peningkatkan kehalusan kulit hingga 32,17% dibanding sebelum pemakaian. 

  • Mengecilkan pori-pori

Ukuran pori-pori seseorang ditentukan oleh faktor genetik, tapi ada juga faktor eksternal, yakni penumpukkan minyak (sebum) yang ketika kulit tidak lagi elastis akan membuat pori-pori membesar. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan masker kefir.

Pada masker kefir dengan konsentrasi 2%, pengecilan pori-pori setelah pemakaian 4 minggu adalah 6,84%. Sedangkan pada kefir 4% sebesar 18,73% dan pada kefir 6% pengecilan ukuran pori mencapai 28,12%.

  • Mengurangi noda hitam

Noda hitam (hiperpigmentasi) pada kulit wajah adalah salah satu tanda penuaan maupun pertanda Anda terlalu banyak terpapar sinar matahari. Untungnya, manfaat masker kefir yang satu ini bisa mengatasi masalah Anda.

Pada masker dengan konsentrasi kefir 2%, penurunan jumlah noda hitam pada kulit bisa mencapai 8,39%. Sedangkan pada kefir 4% mendapai 13,69%, dan kefir 6% mencapai 24,99%.

  • Menghilangkan kerutan

Tanda lain penuaan adalah keriput, dan ini juga bisa diantisipasi dengan menggunakan masker kefir. Manfaat masker kefir ini dapat Anda rasakan dengan memilih konsentrasi kefir yang lebih tinggi. Masker kefir 6% dapat mengurangi kerutan hingga 23,33% setelah pemakaian selama 4 minggu.

Cara membuat masker kefir sendiri

Untuk mendapatkan manfaat kefir bagi kulit wajah di atas, Anda tentu bisa dengan mudah membeli masker kefir yang banyak dijual di toko kosmetik, baik offline maupun online. Namun, cara membuat masker kefir sendiri pun sebetulnya tidak sulit, bahkan Anda bisa mengombinasikannya dengan bahan lain, seperti timun maupun oatmeal.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membeli bibit kefir secara online, kemudian mencampurnya dengan susu sapi atau kambing plain (tanpa pemanis tambahan). Tutup wadah dengan serbet bersih, letakkan di tempat yang hangat dan aman, lalu diamkan selama kurang lebih 24 jam.

Setelah 24 jam, saring susu dan buang biji kefirnya. Susu kefir pun siap digunakan. Berikut contoh cara membuat masker kefir berdasarkan jenis kulit Anda:

  • Kulit normal: campur 2 sendok makan susu kefir dengan parutan timun, aplikasikan ke wajah dan tunggu 20 menit sebelum membilasnya.
  • Kulit berminyak : campur 2 sendok makan susu kefir dengan putih telur dan madu, aplikasikan ke wajah dan tunggu 15-20 menit sebelum membilasnya.
  • Kulit kering: campur 2 sendok makan susu kefir dengan kuning telur dan alpukat, aplikasikan ke wajah dan tunggu 15-20 menit sebelum membilasnya.
  • Kulit berjerawat: campur 2 sendok makan susu kefir dengan oatmeal dan madu, aplikasikan ke wajah dan tunggu 15-20 menit sebelum membilasnya.

Apabila muncul gejala tidak biasa setelah menggunakan masker kefir, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/features/why-is-kefir-good-for-me
Diakses pada 18 Desember 2019

Universitas Sumatera Utara. http://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/12883/141524016.pdf%3Fsequence%3D1%26isAllowed%3Dy&ved=2ahUKEwiawsTS_LzmAhW76nMBHS9cA9QQFjAEegQIBhAC&usg=AOvVaw2xPS9VRraFWDyaFpDQvZH4
Diakses pada 18 Desember 2019

Brilio. https://m.brilio.net/en/health/tremendous-benefits-of-kefir-drinks-kefir-mask-diy-included-1703162.html#
Diakses pada 18 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed