Dapatkan Manfaat Saling Memaafkan untuk Kesehatan


Manfaat saling memaafkan bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan depresi. Anda perlu berdamai dengan diri sendiri untuk melakukannya.

0,0
13 May 2021|Rena Widyawinata
Manfaat saling memaafkan dengan orang lainSaling memaafkan saat Idulfitri bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental
Aktivitas saling memaafkan selalu identik dengan lebaran. Namun, seharusnya Anda melakukan itu kapan pun dan dengan siapa pun. Pasalnya, manfaat saling memaafkan bisa menurunkan risiko terserang penyakit jantung hingga depresi.
Di sisi lain, memaafkan kesalahan orang lain bukanlah hal yang mudah dilakukan. Jika Anda mampu melakukannya, tak hanya ketenangan batin yang dirasakan. Selain itu, Anda pun bisa menjaga hubungan baik lebih lama.

Manfaat saling memaafkan dengan orang lain

saling memaafkan menyehatkan jantung
Saling memaafkan bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental
Sebuah penelitian yang dimuat dalam John Hopkins Medicine menyebutkan bahwa memaafkan kesalahan orang lain membawa manfaat besar bagi kesehatan secara menyeluruh, beberapa di antaranya adalah:
  • Menurunkan risiko serangan jantung
  • Menjaga kadar kolesterol dalam tubuh
  • Memperbaiki kualitas tidur
  • Mengurangi rasa nyeri
  • Menurunkan tekanan darah
  • Membuat pikiran lebih tenang
  • Mencegah kecemasan, stres, dan depresi
  • Menjaga silaturahmi dengan orang lain
  • Membangun rasa keberhargaan diri sendiri (self esteem)
Melihat banyaknya manfaat di atas, saling memaafkan tentunya perlu dipraktikkan setiap hari di dalam hidup, tak hanya saat Idulfitri. Dokter Karen Swartz, direktur dari Mood Disorders Adult Consultation Clinic di John Hopkins, menyatakan bahwa dendam atau kekesalan yang terus disimpan akan membuat seseorang merasa tertekan dan stres.Meski berhubungan dengan masalah psikologis, stres nyatanya dapat memengaruhi kondisi sistem imun seseorang. Pasalnya, saat stres tubuh mengeluarkan hormon stres, yakni kortisol, yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Itu sebabnya, tubuh jadi rentan terhadap berbagai serangan penyakit.

Tips saling memaafkan dengan orang lain

Terkadang, seseorang menganggap saling memaafkan adalah tradisi Lebaran belaka tanpa benar-benar meresapinya. Akibatnya, masih ada perasaan marah yang tertinggal. Memaafkan berarti menawarkan kebaikan dan empati kepada orang yang berbuat salah kepada Anda.Berikut ini adalah beberapa tips untuk lebih mudah memaafkan kesalahan orang lain.

1. Merefleksikan dan memikirkan kembali

Merefleksikan diri memudahkan Anda memaafkan orang lain
Merefleksikan diri membantu Anda memaafkan kesalahan orang lain lebih mudah
Cobalah refleksikan kembali kejadian tersebut. Pikirkan ulang, apakah Anda akan melakukan hal yang sama jika berada dalam posisinya?Ingat kembali cara Anda bereaksi terhadap perbuatan orang yang bersalah kepada Anda.

2. Berempati

Tanamkan empati terhadap orang yang berbuat kesalahan kepada Anda. Cobalah untuk melihat masalah dari sudut pandang yang ia miliki, beserta latar belakang, dan pengalaman yang pernah dialaminya.

3. Menenangkan diri

Kemarahan yang muncul membuat Anda emosional. Itu sebabnya, untuk dapat memaafkan kesalahan orang lain, Anda perlu menenangkan diri.Terdapat beberapa cara menenangkan diri, seperti menulis jurnal, berdoa, meditasi, atau bahkan bercerita kepada orang lain.Namun, jika Anda memutuskan bercerita kepada orang lain, pastikan mereka dapat memberikan opini yang netral, yang tidak membangkitkan amarah Anda. Carilah mereka yang bijak.Anda juga bisa berkonsultasi dengan tenaga medis, seperti psikolog, jika memang itu yang dibutuhkan.

4. Jangan berekspektasi

mengelola ekspektasi
Saat memutuskan untuk memaafkan, kelola ekspektasi Anda
Kesalahan yang dibuat oleh orang lain ataupun kita bisa jadi merusak hubungan yang telah terjalin. Beberapa dari mereka menganggap bahwa memaafkan bisa mendatangkan manfaat baik untuk hubungan.Sayangnya, tidak demikian. Memaafkan, ataupun meminta maaf kepada orang lain, tidak menjamin hubungan akan kembali seperti semula. Terlebih, jika pihak lainnya menolak untuk berkomunikasi.Tidak berekspektasi menjadi jalan untuk “melindungi” diri dari rasa sakit yang muncul jika yang kita harapkan tak terjadi. Namun, tak perlu berkecil hati. Hal yang perlu Anda ingat, memaafkan dan meminta maaf adalah tentang berdamai dengan diri sendiri.

5. Berdamai dengan diri sendiri

Memaafkan kesalahan orang lain juga berarti memaafkan diri sendiri. Kesalahan yang dilakukan orang lain tidak membuat diri Anda menjadi tidak bernilai.Pahami bahwa setiap orang memiliki ketidaksempurnaan dalam hidupnya dan tak ada yang salah dengan itu. Ketimbang terus menyesalinya, Anda bisa membuat daftar hikmah yang bisa diambil dan mempraktikkannya di masa mendatang.

Catatan dari SehatQ

Membuat seseorang berubah karena kita telah mengampuni kesalahannya bukanlah esensi dari memaafkan. Memaafkan lebih kepada pencapaian dan penerimaan diri Anda terhadap situasi yang telah terjadi. Hal ini bisa membuat hidup Anda lebih damai, bahagia, dan pulih seutuhnya. Dengan demikian, Anda juga bisa lebih terbebas dari masalah kesehatan.Jika Anda merasa kesulitan menemukan cara untuk menghadapi emosi yang Anda miliki, cobalah untuk meminta bantuan profesional, seperti berkonsultasi dengan psikolog atau dokter lewat fitur chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play, gratis!
mengatasi depresikesehatan mentalstres
American Psychological Association. https://www.apa.org/monitor/2017/01/ce-corner
Diakses pada 07 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/forgiveness/art-20047692
Diakses pada 11 Mei 2021
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/no-more-regrets/201103/make-peace-yourself-how-we-let-go-regret
Diakses pada 11 Mei 2021
University of Arkansas. https://www.uaex.edu/life-skills-wellness/personal-family-well-being/docs/Making%20Peace%20with%20Yourself.pdf
Diakses pada 11 Mei 2021
John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/forgiveness-your-health-depends-on-it
Diakses pada 11 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait