5 Manfaat Masker Kopi dan Garam untuk Kesehatan Kulit Anda

(0)
Manfaat masker kopi dan garam membuat kulit bercahayaManfaat masker kopi dan garam mampu hindari kulit dari bahaya kanker
Manfaat masker kopi dan garam banyak dipercaya penggiat tren kecantikan untuk memelihara kecantikan kulit. Selain itu, masker ini juga diklaim dapat membantu mengatasi masalah kulit yang mengganggu.Nah ternyata, Anda bisa membuat masker kopi dan garam sendiri di rumah. Cara ini bisa dijadikan alternatif perawatan kulit yang praktis dan tidak terlalu menguras kocek.

Apa manfaat masker kopi dan garam untuk kulit?

Manfaat masker kopi dan garam bisa didapat dari kandungan aktif pada kopi maupun garam. Biasanya, garam yang digunakan untuk masker kopi dan garam adalah garam laut (sea salt).Lantas, apa saja manfaat masker kopi dan garam untuk kulit?

1. Mengurangi kantung mata dan lingkar hitam

Kafein bantu samarkan kantung mata dan lingkar hitam 
Penelitian yang terbit pada Journal of Applied Pharmaceutical Science menemukan, kafein pada kopi ampuh mengurangi kantung mata. Kantung mata muncul akibat pembuluh kapiler yang menyempit. Kafein bekerja dengan cara memperlebar pembuluh kapiler sehingga kantung mata berkurang.Penelitian lain yang diterbitkan Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery membuktikan, lingkar hitam di bawah mata terjadi akibat penumpukan pembuluh darah di bawah lapisan kulit.Hal ini membuat cairan di bawah mata membengkak dan menyebabkan lingkar hitam di bawah mata. Riset ini menemukan, kafein mampu mengurangi penumpukan cairan di bawah mata dan pigmentasi.

2. Mencegah penuaan dini

Antioksidan pada kafein lindungi kulit dari penuaan dini
Manfaat masker kopi dan garam lainnya adalah mampu menangkal penuaan dini. Temuan yang rilis pada jurnal Skin Pharmacology and Physiology memaparkan, kandungan kafein pada kopi memiliki sifat antioksidan tinggi.Dalam hal ini, antioksidan melindungi sel dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang ada pada cahaya matahari.Diketahui, cahaya matahari mampu mengurangi kolagen sehingga kulit pun menjadi kendur dan keriput. Cahaya matahari pun juga membuat kulit memiliki bintik-bintik hitam.Tidak hanya itu, warna kulit pun menjadi tidak rata akibat sinar ultraviolet.

3. Mencerahkan kulit

Kulit cerah dengan vitamin B3 pada kopi panggang
Menurut riset pada jurnal Coffee in Health and Disease Prevention, biji kopi mentah mengandung senyawa bernama trigonelline. Namun setelah melewati proses pemanggangan (roasting), senyawa trigonelline ini berubah menjadi niacin (vitamin B3).Manfaat masker kopi dan garam ditemukan pada kandungan niacin-nya. Terbukti, niacin bermanfaat untuk mencerahkan kulit. Hal ini dibuktikan pada penelitian yang diterbitkan pada The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Menurut riset ini, penggunaan niacin mampu mengurangi munculnya pigmentasi berlebihan (hiperpigmentasi) yang membuat kulit menjadi kusam.Hal ini dikarenakan niacin mampu mengurangi proses perpindahan sel yang menyimpan melanin (zat yang membuat kulit lebih gelap) menuju permukaan kulit terluar. Efeknya, hiperpigmentasi pun berkurang dan kulit pun terlihat lebih cerah.

4. Mencegah kanker kulit

Niacin tangkis sinar UV penyebab kanker kulit
Manfaat paling mengejutkan dari masker kopi dan garam adalah potensinya untuk mengurangi risiko kanker kulit.Manfaat ini datang dari kandungan niacin pada biji kopi yang sudah dipanggang, dan dibuktikan pada riset yang terbit dalam jurnal International Journal of CancerPenelitian ini membuktikan, niacin mampu mengurangi tingkat kepekaan kulit terhadap sinar UV. Selain itu, niacin juga membuat kekebalan tubuh meningkat dalam menangkal sinar UV.Paparan sinar UV diketahui sebagai penyebab kanker kulit. Sebab, paparan sinar UV yang terus-menerus mampu merusak DNA pada sel kulit sehingga pertumbuhannya tidak terkendali.Selain itu, kandungan chlorogenic acid pada kopi pun juga bersifat sebagai antikanker. Hal ini pun ditemukan pada riset yang terbit pada Journal of Evidence-Based Integrative Medicine. Penelitian ini menunjukkan, chlorogenic acid berfungsi sebagai penekan pertumbuhan kanker. Dalam hal ini, chlorogenic acid bekerja dengan cara menekan jalur yang mampu mempertahankan sel kanker. Meski manfaat masker kopi dan garam ini begitu menggoda, tetap jangan lupa gunakan tabir surya setiap hari untuk mencegah kanker kulit.

5. Menghidrasi kulit

Lembapkan kulit dengan kandungan magnesium pada sea salt
Manfaat masker kopi dan garam yang bisa dirasakan adalah kulit menjadi tidak kering. Garam laut, terutama garam dari Laut Mati terbukti mampu menghidrasi kulit. Hal ini dipaparkan temuan yang terbit pada jurnal International Journal of Dermatology.Menurut riset ini, garam laut dari Laut Mati mengandung magnesium yang mampu mencegah kulit dari kehilangan air. Selain itu, garam ini juga memberikan efek lebih halus pada kulit. Kulit kemerahan akibat terlalu kering pun juga bisa berkurang dengan garam laut ini.

Cara membuat masker kopi dan garam

Masker kopi garam mudah dibuat sendiri di rumah
Manfaat masker kopi dan garam bisa didapat dengan mudah. Bahkan, kita pun bisa membuat sendiri tanpa harus keluar rumah. Untuk membuat masker kopi dan garam, campurkan bahan-bahan berikut:
  • 1/2 cangkir kopi bubuk.
  • 1/4 cangkir cangkir madu.
  • 2 sendok makan garam laut (sea salt).
  • Air perasan dari 1/2 lemon.
Ikuti langkah menggunakan masker kopi dan garam ini:
  • Cuci muka terlebih dahulu dengan sabun.
  • Oles masker ke wajah dan leher menggunakan kuas atau tangan yang sudah dicuci dengan sabun.
  • Tunggu masker selama tidak lebih dari 20 menit. Terlalu lama menggunakan masker justru membuat kulit kering.
  • Bilas dengan air hangat.
  • Keringkan dengan handuk dengan lembut.
Perlu diingat, kopi dan garam memiliki tekstur yang tidak begitu halus. Maka, jangan mengoles terlalu kuat agar kulit tidak iritasi.

Catatan dari SehatQ

Manfaat masker kopi dan garam mampu membuat tampilan wajah lebih cerah dan segar. Tidak hanya itu, manfaat masker kopi dan garam bahkan mampu mengurangi risiko terkena kanker kulit.Jangan mengoleskan pada wajah yang sedang mengalami luka atau peradangan karena berisiko infeksi. Hentikan pemakaian jika Anda mengalami alergi seperti gatal, kemerahan dan sensasi panas pada wajah.Agar lebih aman, coba tes alergi dahulu dengan cara mengoleskan adonan kopi dan garam pada belakang telinga. Jika tidak ada gejala alergi dalam 24 jam, Anda dapat menggunakan masker ini.Jika Anda masih ragu untuk menggunakan masker kopi dan garam di wajah, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
kulit dan kecantikankopimasker wajah
Journal of Applied Pharmaceutical Science. http://japsonline.com/admin/php/uploads/20_pdf.pdf (Diakses pada 23 September 2020)Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4924417/ (Diakses pada 23 September 2020)Skin Pharmacology and Physiology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23075568/ (Diakses pada 23 September 2020)Coffee in Health and Disease Prevention. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780124095175000036 (Diakses pada 23 September 2020)The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2921764/ (Diakses pada 23 September 2020)Journal of Food Science. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1750-3841.2011.02213.x (Diakses pada 23 September 2020)Multidisciplinary Digital Publishing Institute Microorganism. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6560440/ (Diakses pada 23 September 2020)International Journal of Dermatology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25041334/ (Diakses pada 23 September 2020)International Journal of Cancer. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5937269/ (Diakses pada 23 September 2020)Cancer Research UK. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/causes-of-cancer/sun-uv-and-cancer/how-does-the-sun-and-uv-cause-cancer (Diakses pada 23 September 2020)Journal of Evidence-Based Integrative Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6073821/ (Diakses pada 23 September 2020)International Journal of Dermatology. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1365-4632.2005.02079.x (Diakses pada 23 September 2020)Tovita Nutrition. http://www.tovitanutrition.com/blog/2015/7/13/diy-coffee-scrub-face-mask (Diakses pada 23 September 2020)Healthline. https://www.healthline.com/health/face-mask-before-or-after-shower (Diakses pada 23 September 2020)
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait