5 Manfaat Mandi Air Hangat, Mulai Dari Redakan Flu Hingga Stres

Mandi air hangat bermanfaat untuk relaksasi otot dan meredakan stres
Mandi air hangat juga dapat dilakukan dengan berendam

Jika Anda biasanya hanya mandi air hangat ketika sedang demam, sekarang saatnya Anda menjadikannya sebagai rutinitas. Pasalnya, mandi air hangat memiliki banyak manfaat asalkan Anda tahu saat yang tepat untuk melakukannya dan mengikuti beberapa tips berikut.

Perlu diingat bahwa manfaat ini hanya bisa Anda dapatkan jika menggunakan air hangat, bukan air panas yang justru dapat membuat kulit kering karena mandi pada dasarnya dapat mengikis kelembapan kulit. Anda pun sebaiknya hanya mandi air hangat selama 5-10 menit untuk mencegah terjadinya efek negatif pada kulit seperti iritasi.

Manfaat mandi air hangat untuk kesehatan

Setelah menjalani aktivitas di kantor atau sehabis berolahraga, rasanya sangat menyegarkan ketika Anda mendapat guyuran air hangat. Bukan hanya kotoran dan peluh yang terbuang ke saluran air, namun rasa stres dan lelah juga bisa terbawa keluar dari tubuh Anda.

Perasaan ini tidak mengherankan, mengingat salah satu efek mandi air hangat memang membuat otot rileks. Mandi air hangat juga mengaktifkan sistem saraf parasimpatetik yang membuat Anda merasa lelah dan mengantuk sehingga dapat tidur dengan waktu yang lebih berkualitas.

Berikut beberapa manfaat yang dapat Anda rasakan ketika mandi air hangat.

  • Melegakan jalan napas

Mengapa Anda kerap disarankan untuk mandi air hangat ketika sedang terserang demam karena flu? Yang jelas, anjuran itu bukan sekedar mencegah Anda merasa menggigil, melainkan juga merupakan cara alami untuk meredakan gejala demam dan batuk.

Uap dari air hangat dapat membantu melegakan saluran pernapasan, mengencerkan dahak, dan membuka jalan napas sehingga Anda dapat bernapas lega.

  • Mengeluarkan kotoran yang menyumbat pori-pori

Ketika Anda membasuh wajah dengan air hangat, pori-pori wajah akan terbuka sehingga kotoran yang menyumbat pori-pori lebih mudah dibersihkan.

Prinsip yang sama terjadi ketika Anda mandi air hangat yang memiliki efek mengeluarkan debu dan minyak berlebih yang ada pada permukaan kulit tubuh.

  • Relaksasi otot

Seperti diungkapkan sebelumnya, mandi air hangat dapat membuat otot rileks. Bila Anda melakukannya sebelum tidur, Anda dipercaya akan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

  • Meredakan stres

Ketika kulit Anda terkena air hangat, organ ini akan melepas hormon endorfin atau sering disebut juga sebagai hormon bahagia. Efek ini mirip ketika tubuh Anda merasakan hangatnya sinar matahari setelah seharian berada di dalam ruangan.

  • Mencegah berbagai penyakit

Mandi air hangat juga dapat melancarkan aliran darah karena merangsang jantung untuk bekerja lebih teratur. Mandi air hangat juga dapat meredakan peradangan dan meningkatkan respons gula darah sehingga Anda tidak mudah terserang infeksi.

Selain mandi di bawah guyuran shower atau gayung, Anda juga dapat mendapatkan efek yang sama ketika berendam di air hangat.

Untuk meningkatkan manfaatnya, Anda pun dapat menambahkan bahan tertentu, misalnya campuran air hangat dan serbuk oatmeal dapat mengatasi gatal-gatal, atau air hangat plus aromaterapi akan meningkatkan fungsinya sebagai pereda stres.

Kapan waktu terbaik untuk mandi air hangat?

Mandi air hangat dapat dilakukan pada pagi atau malam hari. Tidak ada yang salah dengan kedua waktu tersebut. Keputusan kapan sebaiknya mandi dilakukan dapat disesuaikan tujuan Anda melakukan mandi itu sendiri.

Mandi air hangat di malam hari, misalnya, dilakukan untuk membersihkan tubuh dari debu dan minyak yang menempel di tubuh setelah seharian beraktivitas. Selain itu, mandi air hangat di malam hari juga membuat otot lebih rileks sehingga Anda lebih cepat terlelap dan bangun dalam keadaan segar.

Sekalipun Anda telah mandi air hangat di malam hari, tidak ada salahnya mengulang hal yang sama pada pagi hari. Mandi pagi biasanya bertujuan menghilangkan keringat dan bau apek saat Anda terlelap.

Meski demikian, mandi air hangat dengan temperatur yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kulit kering karena sel keratin pada kulit menjadi rusak akibat terkena panas. Mandi air hangat juga disebut-sebut membuat masalah kulit tertentu, seperti eksim, menjadi semakin parah.

Air hangat juga dianggap dapat menyebabkan gatal. Oleh karena itu, pastikan Anda mengoles pelembap pada kulit setelah mandi air hangat.

NY Times. https://www.nytimes.com/2017/12/22/well/showering-morning-night.html
Diakses pada 21 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/cold-shower-vs-hot-shower
Diakses pada 21 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/chronic-pain/hot-bath-benefits-sento-furo-japanese-bathing
Diakses pada 21 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/eczema/features/take-a-healing-bath
Diakses pada 21 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed