Manfaat Mandi Air Belerang Memang Banyak, Adakah Risikonya?


Berendam dan mandi air belerang merupakan destinasi wisata yang selalu populer di penjuru dunia. Menikmati pemandangan sembari bersantai berendam di air kaya mineral jadi kemewahan tersendiri. Namun, perhatikan risiko seperti temperatur ekstrem hingga adanya mikroorganisme berbahaya.

(0)
11 May 2021|Azelia Trifiana
Mandi belerang menyehatkanMandi belerang menyehatkan
Berendam dan mandi air belerang merupakan destinasi wisata yang selalu populer di penjuru dunia. Menikmati pemandangan sembari bersantai berendam di air kaya mineral jadi kemewahan tersendiri. Namun, perhatikan risiko seperti temperatur ekstrem hingga adanya mikroorganisme berbahaya.Jadi, apabila ingin mencoba hot potting, pastikan sudah tahu betul bahwa lokasi itu aman dan dikelola dengan baik. Selain itu, hindari pula berendam terlalu lama atau mencoba memasukkan kepala ke air.

Asal usul mandi air belerang

Hots spring terbentuk ketika air masuk ke dalam Bumi dan mengalami sirkulasi kembali ke atas. Semakin dalam bebatuannya, semakin panas pula temperaturnya. Pada area gunung berapi pun, air mungkin saja mendapatkan sumber panas karena kontak dengan magma.Kebiasaan mandi air belerang telah ada sejak ribuan tahun silam. Klaimnya adalah membuat tubuh rileks dan menyehatkan. Bahkan, ada orang yang gemar mencoba pengalaman mandi air belerang dari satu tempat ke lokasi lainnya.

Risiko mandi air belerang

Temperatur dan kondisi lokasi mandi air belerang berbeda-beda. Ini pula yang meningkatkan risiko dan efek sampingnya, seperti:
  • Temperatur ekstrem

Sekilas dilihat, air belerang bisa terkesan tidak terlalu panas. Namun faktanya, temperatur 50 derajat Celsius bisa menyebabkan luka bakar hanya dengan berendam selama 10 menit.Di beberapa tempat seperti Yellowstone National Park, magma membuat air sangat panas sebelum kembali ke permukaan. Saat sudah mencapai suhu 60 derajat Celsius, hanya perlu 3 detik untuk membuat seseorang mengalami luka bakar serius.Pada tahun 2016, kasus kematian pria berusia 23 tahun di Yellowstone National Park menjadi sorotan dunia. Ketika akan berendam di air belerang, ia tergelincir dan masuk ke air dengan temperatur ekstrem sehingga tewas di tempat.Selain catatan kasus itu, setidaknya ada 22 orang lainnya yang juga menjadi korban. Sebagian besar adalah kecelakaan. Namun, 2 di antaranya memang orang yang berencana berenang di air belerang.
  • Kadar asam tinggi

Beberapa lokasi mandi air belerang juga mengandung kadar keasaman yang terlalu tinggi. Apabila terjadi kontak langsung antara air dan mata atau kulit, ini bisa menyebabkan luka bakar dan berbahaya.
  • Infeksi

Tidak ada yang tahu mikroorganisme apa saja yang ada di pemandian alami semacam ini. Ada jenis infeksi yang penularannya lewat air seperti infeksi, ruam kulit, hingga sakit pencernaan.

Cara aman mandi air belerang

Pastikan ketika berencana mandi air belerang, area itu memang dikelola dengan baik serta tidak terlarang. Selalu ikuti aturan setempat tentang jarak aman dan sebagainya untuk menghindari cedera.Berikut ini beberapa langkah agar bisa menikmati mandi air belerang dengan aman:
  • Selalu cek temperatur air sebelumnya
  • Tidak melakukan mandi air belerang sendirian
  • Tidak menenggelamkan kepala
  • Hindari menelan air
  • Lakukan mandi atau berendam dalam waktu singkat
  • Segera keluar dari air apabila ada tanda-tanda luka bakar
Selain itu, ada beberapa kelompok orang yang tidak disarankan berendam air panas, seperti:
  • Penderita penyakit jantung
  • Ibu hamil
  • Orang yang rentan tergelincir atau jatuh
  • Orang yang rentan tidak sadarkan diri
  • Orang yang memiliki luka terbuka
Apabila ragu, individu dengan kondisi medis tertentu sebaiknya berdiskusi dengan dokter sebelum mulai berendam di air belerang.

Bagaimana dengan manfaatnya?

Salah satu hal yang membuat mandi air belerang sangat populer adalah klaimnya bermanfaat untuk kesehatan. Namun sebenarnya penelitian seputar hal ini masih sangat terbatas. Terlebih, temperatur kolam air belerang di satu lokasi dan lainnya bisa saja berbeda. Kandungan mineralnya pun demikian.Berikut ini beberapa potensi manfaat dari mandi air belerang:

1. Relaksasi

Tentunya, orang senang melakukan mandi air belerang karena membuat tubuh dan pikiran rileks. Selain itu, berendam di air kaya mineral ini juga bisa meredakan nyeri sendi. Stres pun bisa berkurang ketika menyempatkan diri menikmati waktu berendam di ruang terbuka sembari melihat pemandangan.

2. Potensi menyembuhkan masalah kulit

Sebuah ulasan pada tahun 2019 menyebutkan bahwa kandungan mineral di air Teluk Persia bisa meredakan gejala psoriasis. Selain itu, kondisi kulit lain yang bisa sembuh berkat air thermal adalah dermatitis hingga kelainan kolagen.

3. Baik untuk jantung

Sebuah riset pada tahun 2016 menunjukkan bahwa berendam di air hangat dapat mengoptimalkan fungsi jantung serta mengendalikan tekanan darah.

Catatan dari SehatQ

Ada manfaat dan risiko yang menyertai aktivitas mandi air belerang. Apabila Anda akan melakukannya, pastikan sudah tahu betul keamanan serta peraturan di lokasi itu. Ingat pula bahwa klaim seputar manfaat air belerang untuk kesehatan masih perlu penelitian lebih intensif lagi.Hindari pula melakukan mandi air belerang sendirian atau mencoba di lokasi yang belum dikelola dengan baik. Selalu ada risiko temperaturnya menjadi terlalu ekstrem dan membahayakan.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar potensi penularan penyakit lewat media air serta gejala infeksi kulit, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kesehatanhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/hot-potting#Are-hot-springs-safe?
Diakses pada 26 April 2021
The Journal of Physiology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5023696/
Diakses pada 26 April 2021
The Guardian. https://www.theguardian.com/environment/2016/nov/17/yellowstone-oregon-man-body-dissolved-hot-spring
Diakses pada 26 April 2021
Wiley Online Library. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/dth.12969
Diakses pada 26 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait