7 Manfaat Main Pasir yang Baik untuk Tumbuh Kembang Anak


Bermain pasir di pantai atau di rumah menawarkan segudang manfaat yang baik untuk tumbuh kembang Si Kecil, mulai dari meningkatkan kreativitas dan imajinasi, hingga meningkatkan sistem imun tubuh.

0,0
20 Jul 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anak kecil bermain pasir di pantaiMain pasir di pantai menawarkan segudang manfaat untuk tumbuh kembang anak.
Sebagian orangtua mungkin melarang anak-anaknya bermain pasir karena takut pakaian dan badannya kotor. Padahal, aktivitas menyenangkan ini ternyata menawarkan segudang manfaat yang baik untuk tumbuh kembang si kecil.Tidak hanya meningkatkan rasa ingin tahu anak-anak, bermain pasir sungguhan di pantai atau pasir kinetik di tempat bermain juga dianggap bisa mengasah kreativitas dan imajinasi mereka.Pahami lebih lanjut berbagai manfaat bermain pasir untuk anak berikut ini.

7 manfaat main pasir untuk tumbuh kembang Si Kecil

Jika Anda masih ragu untuk mengajak anak bermain pasir di pantai atau tempat bermainnya, ada baiknya Anda memahami berbagai manfaat main pasir untuk anak di bawah ini.

1. Baik untuk perkembangan fisik tubuhnya

Bermain pasir di pantai atau tempat bermain ternyata baik untuk perkembangan fisik tubuh si kecil. Tidak hanya mengasah kemampuan motorik anak, bermain pasir diyakini dapat memperkuat otot-ototnya.Saat bermain di pasir, anak dapat meningkatkan kemampuan motorik halusnya sambil belajar mengambil pasir dengan sekop mainan. Mereka juga bisa meningkatkan kemampuan motorik kasarnya dengan mengangkat ember berisikan pasir.

2. Mengasah kreativitas dan imajinasi

Dengan pasir, anak-anak dapat membuat apa pun yang ada di benaknya, mulai dari jembatan, gunung, atau bahkan kastil.Aktivitas ini dapat membantu anak mengasah kreativitas dan imajinasinya. Maka dari itu, saat Anda mengajak anak untuk bermain pasir, jangan lupa untuk memberikannya mainan yang bisa ia gunakan untuk berkreasi dengan pasir.

3. Meningkatkan kemampuan sosial dan komunikasi

Saat bermain pasir, anak-anak mungkin dapat bertemu dengan anak lain yang juga sedang bermain. Ini merupakan momen tepat yang dapat digunakan si kecil untuk mencari teman baru dan mengasah kemampuan sosialnya.Selanjutnya, mereka dapat saling berbagi mainan, membuat kastil pasir, atau bahkan menggali lubang di atas pasir bersama-sama.Selain mengasah kemampuan sosial dan komunikasi, nantinya anak-anak juga bisa belajar untuk memecahkan masalah bersama dengan temannya.

4. Berkenalan dengan sains

Bermain pasir dapat memperkenalkan anak terhadap sains, bahkan sebelum ia masuk ke sekolah dasar.Si kecil dapat menemukan banyak benda-benda atau makhluk hidup yang terkubur di dalam pasir. Selain itu, ia juga bisa memahami lapisan dan perubahan tekstur pasir saat mereka menggali lebih dalam.Nantinya, anak Anda juga bisa menyadari bahwa pasir di permukaan terasa lebih dingin, dibandingkan dengan pasir yang ada di bagian dalam.

5. Memperkenalkan konsep matematika

Jangan salah, bermain pasir di pantai ternyata juga bisa 'mengakrabkan' anak dengan konsep matematika.Hal ini dapat terjadi saat anak mengukur berapa banyak pasir yang harus diisi di dalam sebuah ember untuk membuat kastil.Selain itu, anak juga bisa belajar menghitung berapa banyak air yang dibutuhkan untuk mengubah tekstur pasir menjadi keras.

6. Membantu perkembangan sensorik

Bermain pasir di pantai ternyata juga bisa membantu perkembangan sensorik anak. Terdapat tiga area sensorik yang bisa menikmati manfaat kegiatan ini, pertama adalah sensori taktil, yang berhubungan dengan indera peraba, tekanan, temperatur, serta deteksi getaran.Setelah itu ada sensori vestibular, yang berkaitan dengan kemampuan anak untuk mengerti gerakan tubuh dan belajar untuk menyeimbangkan tubuhnya di atas permukaan.Terakhir ada sensori proprioseptif, yang berkaitan dengan kesadaran si kecil terhadap fungsi bagian tubuhnya.

7. Meningkatkan koordinasi tangan dan mata

Koordinasi mata dan tangan dianggap penting untuk berbagai aktivitas anak, seperti berolahraga atau menulis misalnya.Untuk meningkatkan dan mengasah koordinasi mata dan tangan anak, orangtua boleh mengajaknya bermain pasir.Nantinya, anak dapat berusaha untuk membentuk pasir dengan berbagai peralatan mainan yang ada. Aktivitas ini tentu membutuhkan kerjasama antara tangan dan mata sehingga koordinasi antara keduanya dapat diasah.

Tips bermain pasir yang aman untuk anak

Meski bermain pasir menawarkan banyak manfaat untuk anak, orangtua tetap disarankan untuk terus memberikan pengawasan demi keamanan si kecil.Selain itu, beberapa tips berikut juga bisa diikuti untuk memastikan keamanan anak saat bermain pasir.
  • Kunjungi pantai yang pasirnya bersih dari sampah
  • Hindari pasir yang basah karena bisa jadi tempat berkembang biak parasit dan cacing kremi
  • Selalu cuci tangan dan mandikan anak hingga bersih setelah bermain pasir
  • Gunakan tabir surya pada kulit anak jika sedang bermain pasir di bawah sinar matahari.
Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentingparenting stressgaya parenting
Baby Sparks. https://babysparks.com/2019/10/21/developmental-benefits-of-sand-play/
Diakses pada 6 Juli 2021
Empowered Parents. https://empoweredparents.co/10-things-your-child-is-learning-in-the-sandpit/
Diakses pada 6 Juli 2021
Kids Club Child Care. https://www.kidsclubchildcare.com.au/5-surprising-benefits-of-sand-water-play-for-toddlers/
Diakses pada 6 Juli 2021
Pathways. https://pathways.org/sand-play-natures-etch-a-sketch/
Diakses pada 6 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait